<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jerman Minat Bangun Pembangkit Panas Bumi, Bukti Potensi Energi Hijau RI   </title><description>Jerman menyatakan minat mengembangkan energi hijau di Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT)</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/09/14/320/3062957/jerman-minat-bangun-pembangkit-panas-bumi-bukti-potensi-energi-hijau-ri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/09/14/320/3062957/jerman-minat-bangun-pembangkit-panas-bumi-bukti-potensi-energi-hijau-ri"/><item><title>Jerman Minat Bangun Pembangkit Panas Bumi, Bukti Potensi Energi Hijau RI   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/09/14/320/3062957/jerman-minat-bangun-pembangkit-panas-bumi-bukti-potensi-energi-hijau-ri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/09/14/320/3062957/jerman-minat-bangun-pembangkit-panas-bumi-bukti-potensi-energi-hijau-ri</guid><pubDate>Sabtu 14 September 2024 14:04 WIB</pubDate><dc:creator>Ghanny Rachmansyah S</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/14/320/3062957/jerman-minat-bangun-pembangkit-panas-bumi-bukti-potensi-energi-hijau-ri-6Lbn65bXJ3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jerman Minat Bangun PLTP di NTT. (Foto: Okezone.com/PGE)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/14/320/3062957/jerman-minat-bangun-pembangkit-panas-bumi-bukti-potensi-energi-hijau-ri-6Lbn65bXJ3.jpg</image><title>Jerman Minat Bangun PLTP di NTT. (Foto: Okezone.com/PGE)</title></images><description>JAKARTA &amp;mdash; Jerman menyatakan minat mengembangkan energi hijau di Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT). Pengembangan tersebut melalui Bank Kreditanstalt f&amp;uuml;r Wiederaufbau (KfW).&amp;nbsp;
Melihat hal tersebut, Peneliti Alpha Research Database Ferdy Hasiman menilai bahwa investasi energi hijau di Indonesia ternyata besar. Oleh karena itu, investasi ini harus terus  dikembangkan.

BACA JUGA:
Percepat Transisi Energi, PGE Rampungkan Proyek PLTP Binary Organic Rankine Cycle

&amp;ldquo;Negara-negara Eropa, seperti Jerman saja sudah mau berinvestasi ke Manggarai melalui pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP). Itu bukti bahwa mereka percaya di wilayah kecil ini mampu melistriki daerahnya dengan energi hijau. Jadi tidak ada alasan bagi kita untuk menolaknya,&amp;rdquo; ujar Peneliti Alpha Research Database Ferdy Hasiman, Sabtu (14/9/2024).

BACA JUGA:
Transisi Energi Terbarukan, Ini Tantangan Terbesar RI

Jika pengembangan PLTP Poco Leok ini berhasil, lanjut Ferdy, maka masyarakat akan menikmati limpahan investasi pada sektor lain yang segera menyusul.
&amp;ldquo;Jadi tidak hanya Jerman, investasi pada sektor pariwisata maupun kelautan bisa datang sangat luar biasa. Namun jika tidak ada pengembangan, ya susah,&amp;rdquo; tegasnya.Ferdy meyakini, pengembangan PLTP Poco Leok ini sebagai gerbang kemandirian energi di Manggarai.
&amp;ldquo;PLTP Poco Leok dipastikan mampu mengurangi ketergantungan energi dari luar wilayah. Kita pasti lebih bisa mandiri secara energi,&amp;rdquo; tegasnya.
Untuk itu, papar Ferdy, masyarakat Poco Leok harus jeli melihat kebutuhan dan memilih energi yang ramah terhadap lingkungan.
&amp;ldquo;PLTP Poco Leok merupakan salah satu energi ramah lingkungan, maka kita sangat membutuhkan,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;mdash; Jerman menyatakan minat mengembangkan energi hijau di Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT). Pengembangan tersebut melalui Bank Kreditanstalt f&amp;uuml;r Wiederaufbau (KfW).&amp;nbsp;
Melihat hal tersebut, Peneliti Alpha Research Database Ferdy Hasiman menilai bahwa investasi energi hijau di Indonesia ternyata besar. Oleh karena itu, investasi ini harus terus  dikembangkan.

BACA JUGA:
Percepat Transisi Energi, PGE Rampungkan Proyek PLTP Binary Organic Rankine Cycle

&amp;ldquo;Negara-negara Eropa, seperti Jerman saja sudah mau berinvestasi ke Manggarai melalui pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP). Itu bukti bahwa mereka percaya di wilayah kecil ini mampu melistriki daerahnya dengan energi hijau. Jadi tidak ada alasan bagi kita untuk menolaknya,&amp;rdquo; ujar Peneliti Alpha Research Database Ferdy Hasiman, Sabtu (14/9/2024).

BACA JUGA:
Transisi Energi Terbarukan, Ini Tantangan Terbesar RI

Jika pengembangan PLTP Poco Leok ini berhasil, lanjut Ferdy, maka masyarakat akan menikmati limpahan investasi pada sektor lain yang segera menyusul.
&amp;ldquo;Jadi tidak hanya Jerman, investasi pada sektor pariwisata maupun kelautan bisa datang sangat luar biasa. Namun jika tidak ada pengembangan, ya susah,&amp;rdquo; tegasnya.Ferdy meyakini, pengembangan PLTP Poco Leok ini sebagai gerbang kemandirian energi di Manggarai.
&amp;ldquo;PLTP Poco Leok dipastikan mampu mengurangi ketergantungan energi dari luar wilayah. Kita pasti lebih bisa mandiri secara energi,&amp;rdquo; tegasnya.
Untuk itu, papar Ferdy, masyarakat Poco Leok harus jeli melihat kebutuhan dan memilih energi yang ramah terhadap lingkungan.
&amp;ldquo;PLTP Poco Leok merupakan salah satu energi ramah lingkungan, maka kita sangat membutuhkan,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
