<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menkumham Sebut Dualisme Ketum Kadin Sudah Selesai Lewat Munaslub</title><description>Kisruh dualisme Ketum Kadin dinilai sudah selesai melalui Munaslub yang digelar 14 September 2024.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/09/16/320/3063463/menkumham-sebut-dualisme-ketum-kadin-sudah-selesai-lewat-munaslub</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/09/16/320/3063463/menkumham-sebut-dualisme-ketum-kadin-sudah-selesai-lewat-munaslub"/><item><title>Menkumham Sebut Dualisme Ketum Kadin Sudah Selesai Lewat Munaslub</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/09/16/320/3063463/menkumham-sebut-dualisme-ketum-kadin-sudah-selesai-lewat-munaslub</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/09/16/320/3063463/menkumham-sebut-dualisme-ketum-kadin-sudah-selesai-lewat-munaslub</guid><pubDate>Senin 16 September 2024 07:50 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/16/320/3063463/menkumham-sebut-dualisme-ketum-kadin-sudah-selesai-lewat-munaslub-yRSxb9Sjav.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dualisme Kadin sudah selesai melalui Munaslub (Foto: Kadin)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/16/320/3063463/menkumham-sebut-dualisme-ketum-kadin-sudah-selesai-lewat-munaslub-yRSxb9Sjav.jpg</image><title>Dualisme Kadin sudah selesai melalui Munaslub (Foto: Kadin)</title></images><description>JAKARTA - Kisruh dualisme Ketum Kadin dinilai sudah selesai melalui Munaslub yang digelar 14 September 2024. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Supratman Andi Agtas menyebut polemik sudah diselesaikan lewat Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) yang menunjuk Anindya Novyan Bakrie sebagai Ketum Kadin.
Menurutnya, penunjukan Anindya Novyan Bakrie sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia Periode 2024-2029 untuk menggantikan Arsjad Rasjid sudah final, mengikuti keputusan seluruh mayoritas pengurus Kadin daerah dan provinsi.

BACA JUGA:
Kadin Kubu Arsjad Rasjid Bakal Gugat Hasil Munaslub Anindya Bakrie


&quot;Kalau kami di Pemerintah ya, ini kan urusan internal Kadin sebenarnya dan sudah diselesaikan lewat dengan keputusan Munaslub yang ada. Dan pemerintah dalam hal ini tentu akan ikut dengan keputusan yang dihasilkan oleh teman-teman di Kadin,&quot; katanya dalam konferensi pers di Menara Kadin, Jakarta Selatan, ditulis Senin (16/9/2024).
Lebih lanjut, Menkumham mengaku akan terus mendukung Kadin sesuai dengan Undang-undang Nomor 1 Tahun 1987 yang menyebut bahwa Kadin adalah mitra strategis Pemerintah. Ia pun berharap Kadin bisa menjadi wadah bagi pengusaha untuk melahirkan kebaikan bagi semua rakyat Indonesia.

BACA JUGA:
Anindya Bakrie Klaim Jabatan Ketua Umum Kadin Sudah Sesuai Aturan


&quot;Saya berharap ini menjadi wadah untuk kita bersatu. Bersatu padu menjadikan Kadin sebagai satu-satunya wadah dan mitra strategis pemerintah dan ini bisa menjadi kebaikan buat semua rakyat Indonesia,&quot; ucapnya.
Dia juga merestui Anindya Novyan Bakrie sebagai Ketua Umum Kadin Periode 2024-2029. Namun begitu, dirinya menitipkan industri tekstil dalam negeri yang tengah menghadapi masalah besar.
&quot;Mas Anin dan teman-teman semua industri tekstil kita sekarang  mengalami sebuah masalah yang besar dan minimal kalau tadi kita mau  membangun sebuah industri yang berbasis ekspor setidak-tidaknya satu,  kalaupun kita belum bisa ekspor, tapi yang bisa mensubstitusi import itu  sudah jauh lebih bagus dan membantu pemerintah dalam hal pengembangan  industri ke depan,&quot; lanjutnya.
Selain menitipkan nasib industri tekstil, Menkumham juga meminta agar  kehadiran pengusaha yang tergabung dalam Kadin turut mengejar target  pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8%. Di sisi lain juga mengerek  investasi yang tidak hanya terfokus kepada industri-industri yang  berbasis sumber daya alam tapi juga industri manufaktur yang juga akan  menampung angkatan kerja.
&quot;Nah karena itu sekali lagi saya ucapkan selamat kepada hasil munas  yang telah digelar dan telah memilih pengurus dan sudah hadir formatur  yang disusun. Saya berharap ini menjadi wadah untuk kita bersatu.  Bersatu padu menjadikan Kadin sebagai satu-satunya wadah dan mitra  strategis pemerintah dan ini bisa menjadi kebaikan buat semua rakyat  Indonesia,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kisruh dualisme Ketum Kadin dinilai sudah selesai melalui Munaslub yang digelar 14 September 2024. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Supratman Andi Agtas menyebut polemik sudah diselesaikan lewat Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) yang menunjuk Anindya Novyan Bakrie sebagai Ketum Kadin.
Menurutnya, penunjukan Anindya Novyan Bakrie sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia Periode 2024-2029 untuk menggantikan Arsjad Rasjid sudah final, mengikuti keputusan seluruh mayoritas pengurus Kadin daerah dan provinsi.

BACA JUGA:
Kadin Kubu Arsjad Rasjid Bakal Gugat Hasil Munaslub Anindya Bakrie


&quot;Kalau kami di Pemerintah ya, ini kan urusan internal Kadin sebenarnya dan sudah diselesaikan lewat dengan keputusan Munaslub yang ada. Dan pemerintah dalam hal ini tentu akan ikut dengan keputusan yang dihasilkan oleh teman-teman di Kadin,&quot; katanya dalam konferensi pers di Menara Kadin, Jakarta Selatan, ditulis Senin (16/9/2024).
Lebih lanjut, Menkumham mengaku akan terus mendukung Kadin sesuai dengan Undang-undang Nomor 1 Tahun 1987 yang menyebut bahwa Kadin adalah mitra strategis Pemerintah. Ia pun berharap Kadin bisa menjadi wadah bagi pengusaha untuk melahirkan kebaikan bagi semua rakyat Indonesia.

BACA JUGA:
Anindya Bakrie Klaim Jabatan Ketua Umum Kadin Sudah Sesuai Aturan


&quot;Saya berharap ini menjadi wadah untuk kita bersatu. Bersatu padu menjadikan Kadin sebagai satu-satunya wadah dan mitra strategis pemerintah dan ini bisa menjadi kebaikan buat semua rakyat Indonesia,&quot; ucapnya.
Dia juga merestui Anindya Novyan Bakrie sebagai Ketua Umum Kadin Periode 2024-2029. Namun begitu, dirinya menitipkan industri tekstil dalam negeri yang tengah menghadapi masalah besar.
&quot;Mas Anin dan teman-teman semua industri tekstil kita sekarang  mengalami sebuah masalah yang besar dan minimal kalau tadi kita mau  membangun sebuah industri yang berbasis ekspor setidak-tidaknya satu,  kalaupun kita belum bisa ekspor, tapi yang bisa mensubstitusi import itu  sudah jauh lebih bagus dan membantu pemerintah dalam hal pengembangan  industri ke depan,&quot; lanjutnya.
Selain menitipkan nasib industri tekstil, Menkumham juga meminta agar  kehadiran pengusaha yang tergabung dalam Kadin turut mengejar target  pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8%. Di sisi lain juga mengerek  investasi yang tidak hanya terfokus kepada industri-industri yang  berbasis sumber daya alam tapi juga industri manufaktur yang juga akan  menampung angkatan kerja.
&quot;Nah karena itu sekali lagi saya ucapkan selamat kepada hasil munas  yang telah digelar dan telah memilih pengurus dan sudah hadir formatur  yang disusun. Saya berharap ini menjadi wadah untuk kita bersatu.  Bersatu padu menjadikan Kadin sebagai satu-satunya wadah dan mitra  strategis pemerintah dan ini bisa menjadi kebaikan buat semua rakyat  Indonesia,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
