<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IHSG Hari Ini Berpotensi Melemah</title><description>Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari in berpotensi melemah pada perdagangan Selasa (17/9/2024).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/09/17/278/3063822/ihsg-hari-ini-berpotensi-melemah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/09/17/278/3063822/ihsg-hari-ini-berpotensi-melemah"/><item><title>IHSG Hari Ini Berpotensi Melemah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/09/17/278/3063822/ihsg-hari-ini-berpotensi-melemah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/09/17/278/3063822/ihsg-hari-ini-berpotensi-melemah</guid><pubDate>Selasa 17 September 2024 08:46 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/17/278/3063822/ihsg-hari-ini-berpotensi-melemah-yHe6legJiC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indeks Harga Saham Gabungan diprediksi melemah hari ini (Ilustrasi: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/17/278/3063822/ihsg-hari-ini-berpotensi-melemah-yHe6legJiC.jpg</image><title>Indeks Harga Saham Gabungan diprediksi melemah hari ini (Ilustrasi: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari in berpotensi melemah pada perdagangan Selasa (17/9/2024). Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova mengatakan, IHSG diperkirakan dapat memulai koreksi menuju 7.654 jika menembus di bawah support minor 7.736.
&amp;ldquo;Namun demikian, selama tetap berada di atas 7.736, maka IHSG masih berada dalam tren naik menuju 7.904,&amp;rdquo; kata Ivan dalam risetnya.

BACA JUGA:
IHSG Bergerak di 7.677-7.869, Intip Saham Pilihan Hari Ini


Adapun, level support IHSG berada di 7.736, 7.654, 7.547 dan 7.460. Sementara level resistennya di 7.904, 7.995 dan 8.084.
Ivan merekomendasikan hold pada saham PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) dengan target harga terdekat di Rp1.515. AKRA berada dalam tren naik jangka pendek dengan peluang melanjutkan kenaikannya ke level Rp1.565 apabila harga menembus di atas resisten Rp1.515.

BACA JUGA:
IHSG Hari Ini Rawan Koreksi, Cek Saham Pilihan Berikut


&amp;ldquo;Namun demikian, AKRA dapat melanjutkan tren turun sebelumnya menuju Rp1.380 jika tetap berada di bawah Rp1.515,&amp;rdquo; imbuh Ivan.
Aksi hold juga disarankan pada saham PT Bank Jago Tbk (ARTO) dengan target harga terdekat di Rp3.080. ARTO berpeluang untuk menguji kembali resisten Fibonacci Rp3.080 karena masih berada di atas support Rp2.680. Namun demikian, penembusan di bawah Rp2.680 mengindikasikan potensi pembalikan tren.
Pada saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) juga disarankan hold  dengan target harga terdekat di Rp2.330. UNVR masih berada di atas  support Fibonacci Rp2.160 dan diperkirakan akan memulai pembalikan tren  apabila penutupan hariannya berada di atas garis SMA-20.
Ivan juga menyarankan hold pada saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk  (BMRI) dengan target harga terdekat di Rp7.500. BMRI berada di bawah  resisten fraktal Rp7.500, di mana penembusan di atasnya akan  mengonfirmasi struktur uptrend yang baru.
&amp;ldquo;Sementara itu, apabila harga tetap di bawah Rp7.500, maka BMRI dapat memulai koreksi jangka pendek,&amp;rdquo; ujar Ivan.
Terakhir, Ivan merekomendasikan speculative buy pada saham PT  Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) di rentang harga Rp1.060-Rp1.110  dengan target harga terdekat di Rp1.175. PGEO masih berada dalam tren  turun di bawah garis SMA-20 dan berpeluang untuk melemah menuju support  Fibonacci berikutnya di level Rp1.080.</description><content:encoded>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari in berpotensi melemah pada perdagangan Selasa (17/9/2024). Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova mengatakan, IHSG diperkirakan dapat memulai koreksi menuju 7.654 jika menembus di bawah support minor 7.736.
&amp;ldquo;Namun demikian, selama tetap berada di atas 7.736, maka IHSG masih berada dalam tren naik menuju 7.904,&amp;rdquo; kata Ivan dalam risetnya.

BACA JUGA:
IHSG Bergerak di 7.677-7.869, Intip Saham Pilihan Hari Ini


Adapun, level support IHSG berada di 7.736, 7.654, 7.547 dan 7.460. Sementara level resistennya di 7.904, 7.995 dan 8.084.
Ivan merekomendasikan hold pada saham PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) dengan target harga terdekat di Rp1.515. AKRA berada dalam tren naik jangka pendek dengan peluang melanjutkan kenaikannya ke level Rp1.565 apabila harga menembus di atas resisten Rp1.515.

BACA JUGA:
IHSG Hari Ini Rawan Koreksi, Cek Saham Pilihan Berikut


&amp;ldquo;Namun demikian, AKRA dapat melanjutkan tren turun sebelumnya menuju Rp1.380 jika tetap berada di bawah Rp1.515,&amp;rdquo; imbuh Ivan.
Aksi hold juga disarankan pada saham PT Bank Jago Tbk (ARTO) dengan target harga terdekat di Rp3.080. ARTO berpeluang untuk menguji kembali resisten Fibonacci Rp3.080 karena masih berada di atas support Rp2.680. Namun demikian, penembusan di bawah Rp2.680 mengindikasikan potensi pembalikan tren.
Pada saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) juga disarankan hold  dengan target harga terdekat di Rp2.330. UNVR masih berada di atas  support Fibonacci Rp2.160 dan diperkirakan akan memulai pembalikan tren  apabila penutupan hariannya berada di atas garis SMA-20.
Ivan juga menyarankan hold pada saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk  (BMRI) dengan target harga terdekat di Rp7.500. BMRI berada di bawah  resisten fraktal Rp7.500, di mana penembusan di atasnya akan  mengonfirmasi struktur uptrend yang baru.
&amp;ldquo;Sementara itu, apabila harga tetap di bawah Rp7.500, maka BMRI dapat memulai koreksi jangka pendek,&amp;rdquo; ujar Ivan.
Terakhir, Ivan merekomendasikan speculative buy pada saham PT  Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) di rentang harga Rp1.060-Rp1.110  dengan target harga terdekat di Rp1.175. PGEO masih berada dalam tren  turun di bawah garis SMA-20 dan berpeluang untuk melemah menuju support  Fibonacci berikutnya di level Rp1.080.</content:encoded></item></channel></rss>
