<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Neraca Dagang RI Surplus USD2,9 Miliar di Agustus 2024, Rekor 52 Bulan Berturut-turut</title><description>Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia surplus USD2,9 miliar pada Agustus 2024.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/09/17/320/3063905/neraca-dagang-ri-surplus-usd2-9-miliar-di-agustus-2024-rekor-52-bulan-berturut-turut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/09/17/320/3063905/neraca-dagang-ri-surplus-usd2-9-miliar-di-agustus-2024-rekor-52-bulan-berturut-turut"/><item><title>Neraca Dagang RI Surplus USD2,9 Miliar di Agustus 2024, Rekor 52 Bulan Berturut-turut</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/09/17/320/3063905/neraca-dagang-ri-surplus-usd2-9-miliar-di-agustus-2024-rekor-52-bulan-berturut-turut</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/09/17/320/3063905/neraca-dagang-ri-surplus-usd2-9-miliar-di-agustus-2024-rekor-52-bulan-berturut-turut</guid><pubDate>Selasa 17 September 2024 11:52 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/17/320/3063905/neraca-dagang-ri-surplus-usd2-9-miliar-di-agustus-2024-rekor-52-bulan-berturut-turut-VwhlAnuIit.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Neraca perdagangan RI surplus selama 52 bulan (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/17/320/3063905/neraca-dagang-ri-surplus-usd2-9-miliar-di-agustus-2024-rekor-52-bulan-berturut-turut-VwhlAnuIit.jpeg</image><title>Neraca perdagangan RI surplus selama 52 bulan (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia surplus USD2,9 miliar pada Agustus 2024. Nilainya naik USD2,4 miliar dibandingkan Juli 2024 atau secara bulanan.
&quot;Dengan demikian, neraca perdagangan Indonesia telah mencatat surplus selama 52 bulan berturut-turut sejak Mei 2020,&quot; kata Deputi Bidang Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini dalam konferensi pers Rilis BPS, Selasa (17/9/2024).

BACA JUGA:
Topang Surplus Neraca Dagang, RI Ekspor Baja Made in Purwakarta ke 3 Negara


Menurut Pudji, surplus Agustus 2024 ini lebih tinggi dibandingkan dengan surplus Juli 2024 tetapi masih lebih rendah jika dibandingkan dengan surplus pada Agustus 2023.
&quot;Surplus neraca perdagangan Agustus 2024 ini lebih ditopang oleh surplus pada komoditas nonmigas yaitu sebesar USD4,34 miliar dengan komoditas penyumbang surplus utamanya adalah yang pertama bahan bakar mineral atau hs27, kemudian lemak dan hewan atau nabati yaitu hs15, serta besi dan baja atau hs72,&quot; jelas Pudji.

BACA JUGA:
Neraca Dagang RI Surplus, Pengusaha Singgung Ekspor dan Daya Beli Turun


Pudji melanjutkan, surplus neraca perdagangan nonmigas Agustus 2024 lebih tinggi jika dibandingkan dengan bulan lalu tetapi lebih rendah jika dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun yang lalu.
Pada saat yang sama neraca perdagangan komoditas migas tercatat  defisit USD1,44 miliar  dengan komoditas penyumbang defisit yang pertama  hasil minyak dan minyak mentah.
&quot;Defisit neraca perdagangan migas Agustus 2024 ini tidak sedalam  bulan sebelumnya tetapi masih lebih dalam jika dibandingkan bulan yang  sama tahun lalu,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia surplus USD2,9 miliar pada Agustus 2024. Nilainya naik USD2,4 miliar dibandingkan Juli 2024 atau secara bulanan.
&quot;Dengan demikian, neraca perdagangan Indonesia telah mencatat surplus selama 52 bulan berturut-turut sejak Mei 2020,&quot; kata Deputi Bidang Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini dalam konferensi pers Rilis BPS, Selasa (17/9/2024).

BACA JUGA:
Topang Surplus Neraca Dagang, RI Ekspor Baja Made in Purwakarta ke 3 Negara


Menurut Pudji, surplus Agustus 2024 ini lebih tinggi dibandingkan dengan surplus Juli 2024 tetapi masih lebih rendah jika dibandingkan dengan surplus pada Agustus 2023.
&quot;Surplus neraca perdagangan Agustus 2024 ini lebih ditopang oleh surplus pada komoditas nonmigas yaitu sebesar USD4,34 miliar dengan komoditas penyumbang surplus utamanya adalah yang pertama bahan bakar mineral atau hs27, kemudian lemak dan hewan atau nabati yaitu hs15, serta besi dan baja atau hs72,&quot; jelas Pudji.

BACA JUGA:
Neraca Dagang RI Surplus, Pengusaha Singgung Ekspor dan Daya Beli Turun


Pudji melanjutkan, surplus neraca perdagangan nonmigas Agustus 2024 lebih tinggi jika dibandingkan dengan bulan lalu tetapi lebih rendah jika dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun yang lalu.
Pada saat yang sama neraca perdagangan komoditas migas tercatat  defisit USD1,44 miliar  dengan komoditas penyumbang defisit yang pertama  hasil minyak dan minyak mentah.
&quot;Defisit neraca perdagangan migas Agustus 2024 ini tidak sedalam  bulan sebelumnya tetapi masih lebih dalam jika dibandingkan bulan yang  sama tahun lalu,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
