<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kisruh Kadin, Bos Buruh Sebut Jokowi Tak Akan Terbitkan Keppres</title><description>Presiden Jokowi tak akan menerbitkan keputusan presiden (Keppres) terkait pergantian Ketum Kadin.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/09/18/320/3064270/kisruh-kadin-bos-buruh-sebut-jokowi-tak-akan-terbitkan-keppres</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/09/18/320/3064270/kisruh-kadin-bos-buruh-sebut-jokowi-tak-akan-terbitkan-keppres"/><item><title>Kisruh Kadin, Bos Buruh Sebut Jokowi Tak Akan Terbitkan Keppres</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/09/18/320/3064270/kisruh-kadin-bos-buruh-sebut-jokowi-tak-akan-terbitkan-keppres</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/09/18/320/3064270/kisruh-kadin-bos-buruh-sebut-jokowi-tak-akan-terbitkan-keppres</guid><pubDate>Rabu 18 September 2024 07:51 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/18/320/3064270/kisruh-kadin-bos-buruh-sebut-jokowi-tak-akan-terbitkan-keppres-zv0pQ2fQhG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Andi Gani temui Presiden Jokowi membahas kisruh Kadin (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/18/320/3064270/kisruh-kadin-bos-buruh-sebut-jokowi-tak-akan-terbitkan-keppres-zv0pQ2fQhG.jpg</image><title>Andi Gani temui Presiden Jokowi membahas kisruh Kadin (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Presiden Jokowi tak akan menerbitkan keputusan presiden (Keppres) terkait pergantian Ketum Kadin. Hal ini disampaikan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea usai menemui Presiden di Istana Kepresidenan, kemarin.
Dalam pertemuan dengan Presiden itu, Andi mengaku membahas mengenai konflik internal pada kamar dagang industri (Kadin) Indonesia. Menurutnya Jokowi tidak akan ikut campur dengan urusan internal Kadin.

BACA JUGA:
Arsjad vs Anindya Bakrie Berebut Kursi Ketum Kadin Bisa Ganggu Investasi di RI


&quot;Saya sangat concern dengan munas Kadin karena ini berkaitan dengan perhitungan upah minimum ke depan. Karena itu presiden menegaskan tadi saat pertemuan dengan saya, presiden tidak akan ikut campur internal Kadin,&quot; kata Andi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (17/9/2024).
Andi meyakini bahwa Presiden Jokowi tidak akan menerbitkan keputusan presiden (Keppres) terkait pergantian Ketum Kadin.

BACA JUGA:
Ketum Kadin Rebutan Jabatan, Jokowi: Selesaikan Secara Internal


&quot;Jadi jangan ada lagi yang mendorong presiden mengeluarkan Keppres, karena presiden sudah menegaskan dikembalikan kepada internal Kadin,&quot; ungkapnya.
&quot;Saya meyakini hal itu,&quot; sambungnya.
Jokowi, kata Andi, secara tegas berbicara kepadanya bahwa mantan  Gubernur DKI Jakarta melakukan cawe-cawe terhadap pemilihan Ketum Kadin.
&quot;Karena presiden dengan tegas 'Mas Andi jangan lemparkan bola panas  ke saya, yang ribut Kadin kok malah dilempar ke saya. Itu tegas  penjelasan presiden sama seperti yang beliau jelaskan tadi pagi,&quot; kata  Andi.
Andi berharap masyarakat dan semua pihak tidak menuduh Jokowi  melakukan cawe-cawe di akhir masa jabatan sebagai Presiden. Dirinya juga  menekankan bahwa Jokowi tidak memiliki hubungan timbal balik dengan  parpol manapun.
&quot;Sebagai loyalis beliau tentu saya juga tidak rela presiden langsung  mendapatkan masalah berat yang sebetulnya beliau tidak cawe-cawe,&quot; kata  Andi.
&quot;Ada isu rumor saya terima ini adalah timbal balik, Pak Jokowi  tegaskan tidak ada Mas Andi. Urusan saya dengan parpol atau ada timbal  balik enggak ada. Tidak ada timbal balik apapun sehingga terjadi munas  Kadin, presiden menegaskan ke saya langsung gak ada itu,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Presiden Jokowi tak akan menerbitkan keputusan presiden (Keppres) terkait pergantian Ketum Kadin. Hal ini disampaikan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea usai menemui Presiden di Istana Kepresidenan, kemarin.
Dalam pertemuan dengan Presiden itu, Andi mengaku membahas mengenai konflik internal pada kamar dagang industri (Kadin) Indonesia. Menurutnya Jokowi tidak akan ikut campur dengan urusan internal Kadin.

BACA JUGA:
Arsjad vs Anindya Bakrie Berebut Kursi Ketum Kadin Bisa Ganggu Investasi di RI


&quot;Saya sangat concern dengan munas Kadin karena ini berkaitan dengan perhitungan upah minimum ke depan. Karena itu presiden menegaskan tadi saat pertemuan dengan saya, presiden tidak akan ikut campur internal Kadin,&quot; kata Andi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (17/9/2024).
Andi meyakini bahwa Presiden Jokowi tidak akan menerbitkan keputusan presiden (Keppres) terkait pergantian Ketum Kadin.

BACA JUGA:
Ketum Kadin Rebutan Jabatan, Jokowi: Selesaikan Secara Internal


&quot;Jadi jangan ada lagi yang mendorong presiden mengeluarkan Keppres, karena presiden sudah menegaskan dikembalikan kepada internal Kadin,&quot; ungkapnya.
&quot;Saya meyakini hal itu,&quot; sambungnya.
Jokowi, kata Andi, secara tegas berbicara kepadanya bahwa mantan  Gubernur DKI Jakarta melakukan cawe-cawe terhadap pemilihan Ketum Kadin.
&quot;Karena presiden dengan tegas 'Mas Andi jangan lemparkan bola panas  ke saya, yang ribut Kadin kok malah dilempar ke saya. Itu tegas  penjelasan presiden sama seperti yang beliau jelaskan tadi pagi,&quot; kata  Andi.
Andi berharap masyarakat dan semua pihak tidak menuduh Jokowi  melakukan cawe-cawe di akhir masa jabatan sebagai Presiden. Dirinya juga  menekankan bahwa Jokowi tidak memiliki hubungan timbal balik dengan  parpol manapun.
&quot;Sebagai loyalis beliau tentu saya juga tidak rela presiden langsung  mendapatkan masalah berat yang sebetulnya beliau tidak cawe-cawe,&quot; kata  Andi.
&quot;Ada isu rumor saya terima ini adalah timbal balik, Pak Jokowi  tegaskan tidak ada Mas Andi. Urusan saya dengan parpol atau ada timbal  balik enggak ada. Tidak ada timbal balik apapun sehingga terjadi munas  Kadin, presiden menegaskan ke saya langsung gak ada itu,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
