<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bahlil Pamer Harta Karun Panas Bumi RI Terbesar di Dunia</title><description>Bahlil Lahadalia menyatakan Indonesia memiliki total kapasitas listrik sebesar 93 Gigawatt (GW).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/09/18/320/3064397/bahlil-pamer-harta-karun-panas-bumi-ri-terbesar-di-dunia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/09/18/320/3064397/bahlil-pamer-harta-karun-panas-bumi-ri-terbesar-di-dunia"/><item><title>Bahlil Pamer Harta Karun Panas Bumi RI Terbesar di Dunia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/09/18/320/3064397/bahlil-pamer-harta-karun-panas-bumi-ri-terbesar-di-dunia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/09/18/320/3064397/bahlil-pamer-harta-karun-panas-bumi-ri-terbesar-di-dunia</guid><pubDate>Rabu 18 September 2024 13:07 WIB</pubDate><dc:creator>Atikah Umiyani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/18/320/3064397/bahlil-pamer-harta-karun-panas-bumi-ri-terbesar-di-dunia-qkp2gEtHBq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri ESDM Bahlil soal Harta Karun Panas Bumi di Indonesia (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/18/320/3064397/bahlil-pamer-harta-karun-panas-bumi-ri-terbesar-di-dunia-qkp2gEtHBq.jpg</image><title>Menteri ESDM Bahlil soal Harta Karun Panas Bumi di Indonesia (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan Indonesia memiliki total kapasitas listrik sebesar 93 Gigawatt (GW). Di mana 13,7 GW atau sekitar 15% berasal dari energi baru terbarukan (EBT).
Bahlil menyebut Indonesia merupakan negara dengan potensi energi panas bumi atau geothermal terbesar di dunia dengan potensi 24 GW. Menurutnya angka itu setara dengan 40 persen potensi panas bumi dunia berada di Indonesia.

BACA JUGA:
Target Prabowo Ekonomi Tumbuh 8%, Bahlil Naikkan Konsumsi Listrik per Kapita

&quot;Saat ini, kapasitas dari pembangkit listrik panas bumi (PLTP) di Indonesia mencapai 2,6 GW, tertinggi ke-2 di dunia. Angka tersebut naik sekitar dua kali lipat dalam 10 tahun terakhir,&quot; ujar Bahlil dihadapan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam acara pembukaan The 10th Indonesia International Geothermal Convention &amp;amp; Exhibition (IIGCE) 2024 di Jakarta Convention Center, Rabu (18/9/2024).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wOS8xMy80LzE4NTExOC8zL21tS0xwVy1FUExJ&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Maka itu Bahlil memastikan Indonesia  akan memanfaatkan sumber energi dari panas bumi untuk mendorong tercapanya target bauran energi baru terbarukan (EBT) sebesar 23 persen pada tahun 2025 mendatang. Hal ini sekaligus untuk mendorong target Net Zero Emission (NZE) tahun 2060 mendatang.

BACA JUGA:
Di Hadapan Jokowi, Bahlil Prediksi Investasi Panas Bumi RI Tembus Rp134,8 Triliun

&quot;Energi panas bumi dapat menjadi salah satu instrumen penting untuk meningkatkan porsi EBT dalam bauran energi nasional,&quot; imbuhnya.Bahlil juga menambahkan kapasitas PLTP sendiri mencapai 18,5 persen dari total listrik EBT nasional atau 3 persen dari total potensi listrik di Indonesia sebesar 93 GW.
&quot;Pembangunan PLTP tersebut telah menciptakan lapangan pekerjaan kurang lebih sekitar 900 ribu dan mampu memberikan kontribusi kepada negara kurang lebih sekitar Rp16 triliun rupiah. Tidak hanya dampak ekonomi, PLTP juga telah berkontribusi untuk mengurangi 17,4 juta ton CO2 per tahun di Indonesia,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan Indonesia memiliki total kapasitas listrik sebesar 93 Gigawatt (GW). Di mana 13,7 GW atau sekitar 15% berasal dari energi baru terbarukan (EBT).
Bahlil menyebut Indonesia merupakan negara dengan potensi energi panas bumi atau geothermal terbesar di dunia dengan potensi 24 GW. Menurutnya angka itu setara dengan 40 persen potensi panas bumi dunia berada di Indonesia.

BACA JUGA:
Target Prabowo Ekonomi Tumbuh 8%, Bahlil Naikkan Konsumsi Listrik per Kapita

&quot;Saat ini, kapasitas dari pembangkit listrik panas bumi (PLTP) di Indonesia mencapai 2,6 GW, tertinggi ke-2 di dunia. Angka tersebut naik sekitar dua kali lipat dalam 10 tahun terakhir,&quot; ujar Bahlil dihadapan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam acara pembukaan The 10th Indonesia International Geothermal Convention &amp;amp; Exhibition (IIGCE) 2024 di Jakarta Convention Center, Rabu (18/9/2024).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wOS8xMy80LzE4NTExOC8zL21tS0xwVy1FUExJ&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Maka itu Bahlil memastikan Indonesia  akan memanfaatkan sumber energi dari panas bumi untuk mendorong tercapanya target bauran energi baru terbarukan (EBT) sebesar 23 persen pada tahun 2025 mendatang. Hal ini sekaligus untuk mendorong target Net Zero Emission (NZE) tahun 2060 mendatang.

BACA JUGA:
Di Hadapan Jokowi, Bahlil Prediksi Investasi Panas Bumi RI Tembus Rp134,8 Triliun

&quot;Energi panas bumi dapat menjadi salah satu instrumen penting untuk meningkatkan porsi EBT dalam bauran energi nasional,&quot; imbuhnya.Bahlil juga menambahkan kapasitas PLTP sendiri mencapai 18,5 persen dari total listrik EBT nasional atau 3 persen dari total potensi listrik di Indonesia sebesar 93 GW.
&quot;Pembangunan PLTP tersebut telah menciptakan lapangan pekerjaan kurang lebih sekitar 900 ribu dan mampu memberikan kontribusi kepada negara kurang lebih sekitar Rp16 triliun rupiah. Tidak hanya dampak ekonomi, PLTP juga telah berkontribusi untuk mengurangi 17,4 juta ton CO2 per tahun di Indonesia,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
