<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>6 Juta Data NPWP Diduga Bocor, Ini Penjelasan Ditjen Pajak</title><description>Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan buka suara soal kebocoran data 6 juta Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/09/19/320/3064788/6-juta-data-npwp-diduga-bocor-ini-penjelasan-ditjen-pajak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/09/19/320/3064788/6-juta-data-npwp-diduga-bocor-ini-penjelasan-ditjen-pajak"/><item><title>6 Juta Data NPWP Diduga Bocor, Ini Penjelasan Ditjen Pajak</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/09/19/320/3064788/6-juta-data-npwp-diduga-bocor-ini-penjelasan-ditjen-pajak</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/09/19/320/3064788/6-juta-data-npwp-diduga-bocor-ini-penjelasan-ditjen-pajak</guid><pubDate>Kamis 19 September 2024 08:53 WIB</pubDate><dc:creator>Kurniasih Miftakhul Jannah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/19/320/3064788/6-juta-data-npwp-diduga-bocor-ini-penjelasan-ditjen-pajak-9eF3VzMHAW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">6 juta data NPWP diretas (Foto: Akun X secgron)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/19/320/3064788/6-juta-data-npwp-diduga-bocor-ini-penjelasan-ditjen-pajak-9eF3VzMHAW.jpg</image><title>6 juta data NPWP diretas (Foto: Akun X secgron)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan buka suara soal kebocoran data 6 juta Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). DJP mengaku akan mendalami peretasan data NPWP yang menyeret nama Presiden Jokowi hingga Menteri Keuangan Sri Mulyani
&quot;Terkait dengan informasi kebocoran data yang beredar, saat ini tim teknis DJP sedang melakukan pendalaman,&quot; kata Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP Kemenkeu Dwi Astuti dilansir dari Antara, Kamis (19/9/2024).

BACA JUGA:
Data NPWP Jokowi hingga Sri Mulyani Diretas Hacker, Dijual Rp150 Juta


Untuk diketahui, Dugaan bocornya data NPWP mencuat usai pendiri Ethical Hacker Indonesia Teguh Aprianto mengunggah tangkapan layar situs Breach Forums.
Melalui akun X @secgron, dia menyebut 6 juta data NPWP diperjualbelikan dalam situs itu oleh akun bernama Bjorka pada tanggal 18 September 2024.

BACA JUGA:
6 Juta NPWP Diretas, Ada Data Jokowi hingga Sri Mulyani


&amp;ldquo;Sebanyak 6 juta data NPWP diperjualbelikan dengan harga sekitar Rp150 juta. Data yang bocor di antaranya NIK, NPWP, alamat, no hp, email,&amp;rdquo; tulis akun X @secgron, Kamis (19/9/2024).
Dia pun membagikan sebagian nama pejabat yang datanya diretas oleh Bjorka. Selain Jokowi dan Sri Mulyani, dalam daftar tersebut ada nama Wakil Presiden Terpilih Gibran Rakabuming Raka hingga Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan.
&amp;ldquo;NPWP milik Jokowi, Gibran, Kaesang, Menkominfo, Sri Mulyani &amp;amp;  menteri lainnya juga dibocorkan di sampel yang diberikan oleh pelaku,&amp;rdquo;  tulis akun @secgron.
Postingan tersebut pun ramai dibicarakan netizen. Salah satu akun X  mengaku khawatir dengan keamanan data masyarakat yang tidak dilindungi  oleh pemerintah.
&amp;ldquo;Ini sangat mengkhawatirkan! Perlindungan data pribadi harus menjadi  prioritas untuk mencegah kebocoran seperti ini,&amp;rdquo; tulis akun  w*zw*n_w*rr**r.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan buka suara soal kebocoran data 6 juta Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). DJP mengaku akan mendalami peretasan data NPWP yang menyeret nama Presiden Jokowi hingga Menteri Keuangan Sri Mulyani
&quot;Terkait dengan informasi kebocoran data yang beredar, saat ini tim teknis DJP sedang melakukan pendalaman,&quot; kata Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP Kemenkeu Dwi Astuti dilansir dari Antara, Kamis (19/9/2024).

BACA JUGA:
Data NPWP Jokowi hingga Sri Mulyani Diretas Hacker, Dijual Rp150 Juta


Untuk diketahui, Dugaan bocornya data NPWP mencuat usai pendiri Ethical Hacker Indonesia Teguh Aprianto mengunggah tangkapan layar situs Breach Forums.
Melalui akun X @secgron, dia menyebut 6 juta data NPWP diperjualbelikan dalam situs itu oleh akun bernama Bjorka pada tanggal 18 September 2024.

BACA JUGA:
6 Juta NPWP Diretas, Ada Data Jokowi hingga Sri Mulyani


&amp;ldquo;Sebanyak 6 juta data NPWP diperjualbelikan dengan harga sekitar Rp150 juta. Data yang bocor di antaranya NIK, NPWP, alamat, no hp, email,&amp;rdquo; tulis akun X @secgron, Kamis (19/9/2024).
Dia pun membagikan sebagian nama pejabat yang datanya diretas oleh Bjorka. Selain Jokowi dan Sri Mulyani, dalam daftar tersebut ada nama Wakil Presiden Terpilih Gibran Rakabuming Raka hingga Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan.
&amp;ldquo;NPWP milik Jokowi, Gibran, Kaesang, Menkominfo, Sri Mulyani &amp;amp;  menteri lainnya juga dibocorkan di sampel yang diberikan oleh pelaku,&amp;rdquo;  tulis akun @secgron.
Postingan tersebut pun ramai dibicarakan netizen. Salah satu akun X  mengaku khawatir dengan keamanan data masyarakat yang tidak dilindungi  oleh pemerintah.
&amp;ldquo;Ini sangat mengkhawatirkan! Perlindungan data pribadi harus menjadi  prioritas untuk mencegah kebocoran seperti ini,&amp;rdquo; tulis akun  w*zw*n_w*rr**r.</content:encoded></item></channel></rss>
