<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bahlil: Smelter Amman Mineral Murni Punya Orang RI, Bukan Asing!</title><description>Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan smelter tembaga PT Amman Mineral di Sumbawa Barat milik pengusaha RI.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/09/23/320/3066496/bahlil-smelter-amman-mineral-murni-punya-orang-ri-bukan-asing</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/09/23/320/3066496/bahlil-smelter-amman-mineral-murni-punya-orang-ri-bukan-asing"/><item><title>Bahlil: Smelter Amman Mineral Murni Punya Orang RI, Bukan Asing!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/09/23/320/3066496/bahlil-smelter-amman-mineral-murni-punya-orang-ri-bukan-asing</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/09/23/320/3066496/bahlil-smelter-amman-mineral-murni-punya-orang-ri-bukan-asing</guid><pubDate>Senin 23 September 2024 14:24 WIB</pubDate><dc:creator>Atikah Umiyani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/23/320/3066496/bahlil-smelter-amman-mineral-murni-punya-orang-ri-bukan-asing-kAwivfoSLt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bahlil tegaskan smleter tembaga pertama di Indonesia bukan milik asing (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/23/320/3066496/bahlil-smelter-amman-mineral-murni-punya-orang-ri-bukan-asing-kAwivfoSLt.jpg</image><title>Bahlil tegaskan smleter tembaga pertama di Indonesia bukan milik asing (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA- Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan smelter tembaga PT Amman Mineral di Sumbawa Barat, Nusa Tenggara barat (NTB) milik pengusaha lokal. Smelter pertama di Indonesia ini bukan milik asing dan sepenuhnya dimiliki oleh pengusaha nasional.

BACA JUGA:
Jokowi Sebut Smelter Freeport dan Amman Beroperasi Minggu Depan, Investasi Capai Rp60 Triliun

&quot;Saya harus bangga bapak presiden, karena ini smelter pertama miliki pengusaha nasional. Ini bukan asing. Jadi Pak Hilmi dan seluruh dewan direksi, saya harus mengatakan bahwa Amman adalah perusahaan yang meletakkan awal sejarah panjang untuk membangun hilirisasi di sektor tembaga,&quot; jelas Bahlil dalam peresmian Smelter Tembaga dan Pemurnian Logam Mulia milik PT Amman Mineral Internasional Tbk di Kabupaten Sumbawa Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat, yang dipantau MNC Portal Indonesia secara virtual, Senin (23/9/2024).
Tak hanya itu, Bahlil juga mengklaim bahwa proyek smelter Amman ini telah membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan pendapatan negara. Ia pun berharap kedepan akan banyak pengusaha nasional yang ikut membangun smelter.

BACA JUGA:
Smelter Freeport di Gresik Bisa Hasilkan 60 Ton Emas per Tahun


&quot;Lapangan pekerjaannya pun sudah paten pak, pendapatan negara juga mulai naik, harapan kita besok pengusaha- nasional ini pak yang sudah dikasih izin-izin tambang. Kalau tidak bangun smelter, saya izin saya akan tinjau aja pak. Jadi harus dipaksa dulu bangun smelter, kalau tidak izinnya dipakai utk jual-jual saja,&quot; pungkasnya.
Sebagai informasi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Smelter Tembaga dan Pemurnian Logam Mulia milik PT Amman Mineral Internasional Tbk di Kabupaten Sumbawa Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Dalam sambutannya, Kepala Negara itu menekankan pentingnya hilirisasi  industri sebagai langkah strategis untuk menjadikan Indonesia sebagai  negara industri maju yang mandiri dalam mengolah sumber daya alam.
&quot;Sebagai pemilik cadangan tembaga masuk dalam tujuh besar dunia, kita  telah memasuki babak baru dalam hilirisasi industri tembaga. Dan, kita  ingin menyongsong menjadi negara industri maju dengan mengolah sumber  daya alamnya sendiri,&quot; ujar Presiden Jokowi.
Presiden juga mengapresiasi investasi besar yang dilakukan PT Amman  Mineral dengan total nilai Rp21 triliun untuk pembangunan smelter ini.  Smelter tersebut menggunakan teknologi double flash cyclone untuk  memproduksi katoda tembaga sebagai produk utamanya, dengan kapasitas  pengolahan hingga 900 ribu ton konsentrat per tahun.
Dalam operasinya, smelter ini akan menghasilkan 220 ribu ton katoda  tembaga, 18 ton emas, 55 ton perak, dan 850 ribu ton asam sulfat sebagai  produk sampingan. Menurut Presiden, hal ini akan memberikan efek  berganda (multiplier effect) bagi ekonomi lokal dan nasional, terutama  dengan peningkatan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi NTB  dan penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat.
&quot;Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, Smelter Tembaga dan  Pemurnian Logam Mulia Amman, pagi hari ini saya resmikan,&quot; tutup  Presiden.</description><content:encoded>JAKARTA- Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan smelter tembaga PT Amman Mineral di Sumbawa Barat, Nusa Tenggara barat (NTB) milik pengusaha lokal. Smelter pertama di Indonesia ini bukan milik asing dan sepenuhnya dimiliki oleh pengusaha nasional.

BACA JUGA:
Jokowi Sebut Smelter Freeport dan Amman Beroperasi Minggu Depan, Investasi Capai Rp60 Triliun

&quot;Saya harus bangga bapak presiden, karena ini smelter pertama miliki pengusaha nasional. Ini bukan asing. Jadi Pak Hilmi dan seluruh dewan direksi, saya harus mengatakan bahwa Amman adalah perusahaan yang meletakkan awal sejarah panjang untuk membangun hilirisasi di sektor tembaga,&quot; jelas Bahlil dalam peresmian Smelter Tembaga dan Pemurnian Logam Mulia milik PT Amman Mineral Internasional Tbk di Kabupaten Sumbawa Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat, yang dipantau MNC Portal Indonesia secara virtual, Senin (23/9/2024).
Tak hanya itu, Bahlil juga mengklaim bahwa proyek smelter Amman ini telah membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan pendapatan negara. Ia pun berharap kedepan akan banyak pengusaha nasional yang ikut membangun smelter.

BACA JUGA:
Smelter Freeport di Gresik Bisa Hasilkan 60 Ton Emas per Tahun


&quot;Lapangan pekerjaannya pun sudah paten pak, pendapatan negara juga mulai naik, harapan kita besok pengusaha- nasional ini pak yang sudah dikasih izin-izin tambang. Kalau tidak bangun smelter, saya izin saya akan tinjau aja pak. Jadi harus dipaksa dulu bangun smelter, kalau tidak izinnya dipakai utk jual-jual saja,&quot; pungkasnya.
Sebagai informasi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Smelter Tembaga dan Pemurnian Logam Mulia milik PT Amman Mineral Internasional Tbk di Kabupaten Sumbawa Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Dalam sambutannya, Kepala Negara itu menekankan pentingnya hilirisasi  industri sebagai langkah strategis untuk menjadikan Indonesia sebagai  negara industri maju yang mandiri dalam mengolah sumber daya alam.
&quot;Sebagai pemilik cadangan tembaga masuk dalam tujuh besar dunia, kita  telah memasuki babak baru dalam hilirisasi industri tembaga. Dan, kita  ingin menyongsong menjadi negara industri maju dengan mengolah sumber  daya alamnya sendiri,&quot; ujar Presiden Jokowi.
Presiden juga mengapresiasi investasi besar yang dilakukan PT Amman  Mineral dengan total nilai Rp21 triliun untuk pembangunan smelter ini.  Smelter tersebut menggunakan teknologi double flash cyclone untuk  memproduksi katoda tembaga sebagai produk utamanya, dengan kapasitas  pengolahan hingga 900 ribu ton konsentrat per tahun.
Dalam operasinya, smelter ini akan menghasilkan 220 ribu ton katoda  tembaga, 18 ton emas, 55 ton perak, dan 850 ribu ton asam sulfat sebagai  produk sampingan. Menurut Presiden, hal ini akan memberikan efek  berganda (multiplier effect) bagi ekonomi lokal dan nasional, terutama  dengan peningkatan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi NTB  dan penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat.
&quot;Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, Smelter Tembaga dan  Pemurnian Logam Mulia Amman, pagi hari ini saya resmikan,&quot; tutup  Presiden.</content:encoded></item></channel></rss>
