<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IHSG Hari Ini Diprediksi Menguat ke Level 7.800</title><description>IHSG berpotensi dalam kecenderungan menguat berada di kisaran 7.700 &amp;ndash; 7.830 sepanjang perdagangan hari ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/09/25/278/3067284/ihsg-hari-ini-diprediksi-menguat-ke-level-7-800</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/09/25/278/3067284/ihsg-hari-ini-diprediksi-menguat-ke-level-7-800"/><item><title>IHSG Hari Ini Diprediksi Menguat ke Level 7.800</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/09/25/278/3067284/ihsg-hari-ini-diprediksi-menguat-ke-level-7-800</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/09/25/278/3067284/ihsg-hari-ini-diprediksi-menguat-ke-level-7-800</guid><pubDate>Rabu 25 September 2024 07:38 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/25/278/3067284/ihsg-hari-ini-diprediksi-menguat-ke-level-7-800-MPUMh1rLwN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">IHSG berpotensi menguat hari ini. (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/25/278/3067284/ihsg-hari-ini-diprediksi-menguat-ke-level-7-800-MPUMh1rLwN.jpg</image><title>IHSG berpotensi menguat hari ini. (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi dalam kecenderungan menguat berada di kisaran 7.700 &amp;ndash; 7.830 sepanjang perdagangan hari ini, Rabu (25/9/2024).
Pengamat pasar modal sekaligus Founder WH Project, William Hartanto mengatakan, IHSG telah berhasil bertahan di atas support 7.700 (MA20), namun pada perdagangan kemarin, level 7.800 telah menjadi resistance sehingga pergerakan IHSG masih mixed di sekitar 7.700 &amp;ndash; 7.800.

BACA JUGA:
249 Saham Menguat, IHSG Hari Ini Berakhir di Level 7.778

&quot;Fokus pasar terpecah karena saham BREN berhasil rebound setelah hari ke-3 ARB. BREN memang sebaiknya tidak ARB berturut-turut karena efek bobotnya mampu merusak IHSG juga,&quot; tulis William dalam analisisnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNy8yMy80LzE4MzEzNC81L3g5MnF2MG0=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Menurut William, kondisi yang terjadi secara khusus pada BREN diharapkan mampu mengembalikan optimisme pasar.

BACA JUGA:
IHSG Sesi I Menguat Tipis 0,08% ke 7.781

&quot;Perdagangan kemarin disertai dengan net buy asing sebesar 360 miliar dan nilai transaksi mencapai 16T. Foreign flow positif, mengindikasikan penguatan lanjutan untuk IHSG,&quot; ujarnya.Secara teknikal, pergerakan IHSG masih dalam kondisi strong uptrend, terindikasi dari posisi candlestick yang terus menguat di atas MA5 dan MA20, sudah ada pembentukan resistance pada 7.900.
&quot;Pada awal pekan ini diperkirakan akan terjadi pengujian support 7700 yang mana juga merupakan support MA20,&quot; kata dia.
Berikut beberapa saham yang direkomendasikan secara teknikal.
CTRA, buy, support 1280, resistance 1400; 1485.
Telah menyelesaikan pembentukan demand zone pada area 1280 &amp;ndash; 1380.
BBNI, buy, support 5700, resistance 5950.
Trend following dengan posisi candlestick menguat di atas MA5 dan MA20.
INDF, buy, support 7050, resistance 7350.
Trend following dengan posisi candlestick menguat di atas MA5 dan MA20.
GOTO, sell on strength, support 60, resistance 67.
Indikasi jenuh beli dengan belum berhasilnya menembus resistance 67. Potensi koreksi terbatas dengan support 60.
</description><content:encoded>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi dalam kecenderungan menguat berada di kisaran 7.700 &amp;ndash; 7.830 sepanjang perdagangan hari ini, Rabu (25/9/2024).
Pengamat pasar modal sekaligus Founder WH Project, William Hartanto mengatakan, IHSG telah berhasil bertahan di atas support 7.700 (MA20), namun pada perdagangan kemarin, level 7.800 telah menjadi resistance sehingga pergerakan IHSG masih mixed di sekitar 7.700 &amp;ndash; 7.800.

BACA JUGA:
249 Saham Menguat, IHSG Hari Ini Berakhir di Level 7.778

&quot;Fokus pasar terpecah karena saham BREN berhasil rebound setelah hari ke-3 ARB. BREN memang sebaiknya tidak ARB berturut-turut karena efek bobotnya mampu merusak IHSG juga,&quot; tulis William dalam analisisnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNy8yMy80LzE4MzEzNC81L3g5MnF2MG0=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Menurut William, kondisi yang terjadi secara khusus pada BREN diharapkan mampu mengembalikan optimisme pasar.

BACA JUGA:
IHSG Sesi I Menguat Tipis 0,08% ke 7.781

&quot;Perdagangan kemarin disertai dengan net buy asing sebesar 360 miliar dan nilai transaksi mencapai 16T. Foreign flow positif, mengindikasikan penguatan lanjutan untuk IHSG,&quot; ujarnya.Secara teknikal, pergerakan IHSG masih dalam kondisi strong uptrend, terindikasi dari posisi candlestick yang terus menguat di atas MA5 dan MA20, sudah ada pembentukan resistance pada 7.900.
&quot;Pada awal pekan ini diperkirakan akan terjadi pengujian support 7700 yang mana juga merupakan support MA20,&quot; kata dia.
Berikut beberapa saham yang direkomendasikan secara teknikal.
CTRA, buy, support 1280, resistance 1400; 1485.
Telah menyelesaikan pembentukan demand zone pada area 1280 &amp;ndash; 1380.
BBNI, buy, support 5700, resistance 5950.
Trend following dengan posisi candlestick menguat di atas MA5 dan MA20.
INDF, buy, support 7050, resistance 7350.
Trend following dengan posisi candlestick menguat di atas MA5 dan MA20.
GOTO, sell on strength, support 60, resistance 67.
Indikasi jenuh beli dengan belum berhasilnya menembus resistance 67. Potensi koreksi terbatas dengan support 60.
</content:encoded></item></channel></rss>
