<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Arsjad Rasjid Bakal Tempuh Jalur Hukum, Anindya: Kadin Hanya Satu</title><description>Kadin kubu Arsjad Rasjid kabarkan menempuh jalur hukum untuk membatalkan hasil Musyawarah luar biasa (Munaslub).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/09/26/320/3067857/arsjad-rasjid-bakal-tempuh-jalur-hukum-anindya-kadin-hanya-satu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/09/26/320/3067857/arsjad-rasjid-bakal-tempuh-jalur-hukum-anindya-kadin-hanya-satu"/><item><title>Arsjad Rasjid Bakal Tempuh Jalur Hukum, Anindya: Kadin Hanya Satu</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/09/26/320/3067857/arsjad-rasjid-bakal-tempuh-jalur-hukum-anindya-kadin-hanya-satu</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/09/26/320/3067857/arsjad-rasjid-bakal-tempuh-jalur-hukum-anindya-kadin-hanya-satu</guid><pubDate>Kamis 26 September 2024 14:13 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/26/320/3067857/arsjad-rasjid-bakal-tempuh-jalur-hukum-anindya-kadin-hanya-satu-x7f1qTH9tF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Anindya Bakrie merespons rencana Arsjad menempuh jalur hukum (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/26/320/3067857/arsjad-rasjid-bakal-tempuh-jalur-hukum-anindya-kadin-hanya-satu-x7f1qTH9tF.jpg</image><title>Anindya Bakrie merespons rencana Arsjad menempuh jalur hukum (Foto: Okezone)</title></images><description>BEKASI &amp;ndash; Kadin kubu Arsjad Rasjid kabarkan menempuh jalur hukum untuk membatalkan hasil Musyawarah luar biasa (Munaslub). Dalam Munaslub Kadin pada 14 September 2024, Anindya Bakrie ditetapkan sebagai Ketua Umum.

BACA JUGA:
Sempat Diusir, Arsjad Rasjid Kembali Kerja di Menara Kadin


Namun hasil munaslub tersebut masih belum diakui oleh pengurus Kadin kubu Ketua Umum Arsjad Rasjid.
Menjawab hal ini, Anindya Bakrie menyebut bahwa Kadin Indonesia hanyalah satu.

BACA JUGA:
5 Fakta Anindya Bakrie vs Arsjad Rasjid Berebut Kursi Ketum Kadin hingga Sikap Jokowi


&amp;ldquo;Kadin (Indonesia) hanya satu,&amp;rdquo; kata Anindya kepada wartawan di Pasar Baru Bekasi, Kamis (26/9/2024).
Anindya tak menjawab gamblang merespons rencana jalur hukum yang  disiapkan kubu Arsjad Rasjid. Namun Anindya mengaku kubunya menghormati  seluruh pemikiran yang ada.
&amp;ldquo;Semua orang tentu kita hormatilah mempunyai pemikiran,&amp;rdquo; kata dia.
Sebagai informasi, rencana jalur hukum dari kubu Arsjad Rasjid  berawal dari tak terimanya hasil Munaslub yang menunjuk Anindya sebagai  Ketum Kadin. Kubu Arsjad menilai bahwa Munaslub yang digelar tidak  sesuai dengan prosedur sebagaimana AD/ART Kadin Indonesia.</description><content:encoded>BEKASI &amp;ndash; Kadin kubu Arsjad Rasjid kabarkan menempuh jalur hukum untuk membatalkan hasil Musyawarah luar biasa (Munaslub). Dalam Munaslub Kadin pada 14 September 2024, Anindya Bakrie ditetapkan sebagai Ketua Umum.

BACA JUGA:
Sempat Diusir, Arsjad Rasjid Kembali Kerja di Menara Kadin


Namun hasil munaslub tersebut masih belum diakui oleh pengurus Kadin kubu Ketua Umum Arsjad Rasjid.
Menjawab hal ini, Anindya Bakrie menyebut bahwa Kadin Indonesia hanyalah satu.

BACA JUGA:
5 Fakta Anindya Bakrie vs Arsjad Rasjid Berebut Kursi Ketum Kadin hingga Sikap Jokowi


&amp;ldquo;Kadin (Indonesia) hanya satu,&amp;rdquo; kata Anindya kepada wartawan di Pasar Baru Bekasi, Kamis (26/9/2024).
Anindya tak menjawab gamblang merespons rencana jalur hukum yang  disiapkan kubu Arsjad Rasjid. Namun Anindya mengaku kubunya menghormati  seluruh pemikiran yang ada.
&amp;ldquo;Semua orang tentu kita hormatilah mempunyai pemikiran,&amp;rdquo; kata dia.
Sebagai informasi, rencana jalur hukum dari kubu Arsjad Rasjid  berawal dari tak terimanya hasil Munaslub yang menunjuk Anindya sebagai  Ketum Kadin. Kubu Arsjad menilai bahwa Munaslub yang digelar tidak  sesuai dengan prosedur sebagaimana AD/ART Kadin Indonesia.</content:encoded></item></channel></rss>
