<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Ungkap Biang Kerok Harga Beras RI Termahal di Asean</title><description>Presiden Jokowi mengungkap biang kerok harga beras di Indonesia paling mahal di Asean.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/09/26/320/3068019/jokowi-ungkap-biang-kerok-harga-beras-ri-termahal-di-asean</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/09/26/320/3068019/jokowi-ungkap-biang-kerok-harga-beras-ri-termahal-di-asean"/><item><title>Jokowi Ungkap Biang Kerok Harga Beras RI Termahal di Asean</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/09/26/320/3068019/jokowi-ungkap-biang-kerok-harga-beras-ri-termahal-di-asean</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/09/26/320/3068019/jokowi-ungkap-biang-kerok-harga-beras-ri-termahal-di-asean</guid><pubDate>Kamis 26 September 2024 20:32 WIB</pubDate><dc:creator>Kurniasih Miftakhul Jannah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/26/320/3068019/jokowi-ungkap-biang-kerok-harga-beras-ri-termahal-di-asean-uZDXmDvWiW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi ungkap penyebab mahalnya harga beras (Foto: Setpres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/26/320/3068019/jokowi-ungkap-biang-kerok-harga-beras-ri-termahal-di-asean-uZDXmDvWiW.jpg</image><title>Jokowi ungkap penyebab mahalnya harga beras (Foto: Setpres)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Jokowi mengungkap biang kerok harga beras di Indonesia paling mahal di Asean. Menurut Jokowi, mahalnya harga beras dipicu oleh harga beras impor yang dihitung dengan skema &quot;free on board&quot; atau FOB.
&quot;Coba dilihat harga beras FOB itu berapa kira-kira 530 sampai 600 US dollar ditambah cost freight kira kira USD40 coba dihitung berapa. Kalau mau membandingkan itu harusnya itu di konsumen. Itu akan kelihatan,&quot; kata Presiden Jokowi, Kamis (26/9/2024).

BACA JUGA:
Serapan Bulog 908 Ribu Ton, Kenapa Harga Beras di RI Paling Mahal se-Asean?

Presiden menilai bahwa harga beras impor dengan skema FOB itu sudah terbilang mahal, yakni USD530-USD600 per ton atau sekitar Rp8 juta sampai Rp9 juta per ton.
Kemudian, ada juga biaya pengiriman barang melalui laut atau &quot;cost freight&quot; yang harus dibayar Indonesia sebagai pengimpor beras, yakni sebesar USD40 per ton atau sekitar Rp600 ribu per ton, demikian dilansir Antara.

BACA JUGA:
Ini Alasan Harga Beras di RI Termahal se-Asean 

Dari paparan tersebut, dapat dikalkulasikan harga beras impor menjadi Rp8,6 juta sampai Rp9,6 juta per ton atau sekitar Rp8.600 sampai Rp9.600 per kg.Sementara itu berbicara tentang pendapatan petani yang dianggap  rendah oleh Bank Dunia, Presiden menekankan bahwa harga jual petani  dipengaruhi oleh harga beras atau gabah kering panen, jika tidak ada  distorsi di lapangan.
Saat ini, Badan Pangan Nasional (Bapanas) menjaga agar harga gabah  kering panen di tingkat petani pada level Rp6.000 per kg, agar petani  tetap mendapat untung dan di sisi lain harga beras di tingkat konsumen  masih terkendali.
&quot;Cek di petani harga gabah berapa. Dulu Rp4.200 (per kg) sekarang  Rp6.000 (per kg). Itu gabah ya bukan beras, dari situ kelihatan NTP juga  dicek di lapangan,&quot; kata Presiden Jokowi pula.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Jokowi mengungkap biang kerok harga beras di Indonesia paling mahal di Asean. Menurut Jokowi, mahalnya harga beras dipicu oleh harga beras impor yang dihitung dengan skema &quot;free on board&quot; atau FOB.
&quot;Coba dilihat harga beras FOB itu berapa kira-kira 530 sampai 600 US dollar ditambah cost freight kira kira USD40 coba dihitung berapa. Kalau mau membandingkan itu harusnya itu di konsumen. Itu akan kelihatan,&quot; kata Presiden Jokowi, Kamis (26/9/2024).

BACA JUGA:
Serapan Bulog 908 Ribu Ton, Kenapa Harga Beras di RI Paling Mahal se-Asean?

Presiden menilai bahwa harga beras impor dengan skema FOB itu sudah terbilang mahal, yakni USD530-USD600 per ton atau sekitar Rp8 juta sampai Rp9 juta per ton.
Kemudian, ada juga biaya pengiriman barang melalui laut atau &quot;cost freight&quot; yang harus dibayar Indonesia sebagai pengimpor beras, yakni sebesar USD40 per ton atau sekitar Rp600 ribu per ton, demikian dilansir Antara.

BACA JUGA:
Ini Alasan Harga Beras di RI Termahal se-Asean 

Dari paparan tersebut, dapat dikalkulasikan harga beras impor menjadi Rp8,6 juta sampai Rp9,6 juta per ton atau sekitar Rp8.600 sampai Rp9.600 per kg.Sementara itu berbicara tentang pendapatan petani yang dianggap  rendah oleh Bank Dunia, Presiden menekankan bahwa harga jual petani  dipengaruhi oleh harga beras atau gabah kering panen, jika tidak ada  distorsi di lapangan.
Saat ini, Badan Pangan Nasional (Bapanas) menjaga agar harga gabah  kering panen di tingkat petani pada level Rp6.000 per kg, agar petani  tetap mendapat untung dan di sisi lain harga beras di tingkat konsumen  masih terkendali.
&quot;Cek di petani harga gabah berapa. Dulu Rp4.200 (per kg) sekarang  Rp6.000 (per kg). Itu gabah ya bukan beras, dari situ kelihatan NTP juga  dicek di lapangan,&quot; kata Presiden Jokowi pula.</content:encoded></item></channel></rss>
