<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Alasan Prabowo Alihkan Anggaran Subsidi BBM Jadi Transfer Tunai</title><description>Alasan Presiden Terpilih Prabowo Subianto akan mengalihkan anggaran subsidi BBM menjadi bantuan tunai.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/09/27/320/3068165/alasan-prabowo-alihkan-anggaran-subsidi-bbm-jadi-transfer-tunai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/09/27/320/3068165/alasan-prabowo-alihkan-anggaran-subsidi-bbm-jadi-transfer-tunai"/><item><title>Alasan Prabowo Alihkan Anggaran Subsidi BBM Jadi Transfer Tunai</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/09/27/320/3068165/alasan-prabowo-alihkan-anggaran-subsidi-bbm-jadi-transfer-tunai</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/09/27/320/3068165/alasan-prabowo-alihkan-anggaran-subsidi-bbm-jadi-transfer-tunai</guid><pubDate>Jum'at 27 September 2024 10:25 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Akbar Malik</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/27/320/3068165/alasan-prabowo-alihkan-anggaran-subsidi-bbm-jadi-transfer-tunai-v4Qa9oItTX.png" expression="full" type="image/jpeg">Alasan Prabowo Alihkan Subsidi BBM Jadi Transfer Tunai (Foto: Setpres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/27/320/3068165/alasan-prabowo-alihkan-anggaran-subsidi-bbm-jadi-transfer-tunai-v4Qa9oItTX.png</image><title>Alasan Prabowo Alihkan Subsidi BBM Jadi Transfer Tunai (Foto: Setpres)</title></images><description>JAKARTA - Alasan Presiden Terpilih Prabowo Subianto akan mengalihkan anggaran subsidi BBM menjadi bantuan tunai. Pemerintah ingin menyalurkan BBM subsidi tepat sasaran. Sebab, selama ini penyaluran BBM subsidi kurang tepat sasaran.

Ketua Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, Burhanuddin Abdullah mengatakan, pemerintahan Prabowo nantinya akan menyempurnakan yang sudah dilakukan pemerintah saat ini. Salah satunya terkait penyaluran subsidi energi, BBM, listrik dan gas elpiji sebesar Rp540 triliun.

&quot;Minggu lalu saya pergi ke Solo, saya ketemu pelanggan PLN paling bawah, mereka bayar bulanan paling Rp30 ribu, lampunya hanya satu. Orang-orang miskin dan mereka tidak mendapat subsidi dari BBM. Mereka enggak punya sepeda motor, mereka beli gas, tapi satu tabung ini untuk dua minggu jadi kecil sekali,&quot; ujarnya dalam sebuah diskusi, Kamis 26 September 2024.

BACA JUGA:
Harga BBM Pertamina Hari Ini, Ada yang Turun


&quot;Jadi kalau begitu, siapa yang sebetulnya menikmati subsidi itu,&quot; tanya Burhanuddin yang juga Gubernur BI periode 2003-2008.

Atas kejadian tersebut, pemerintahan Prabowo Subianto akan memperbaiki data-data tersebut. Disempurnakan supaya mereka yang tidak mampu itu diberikan transfer tunai langsung kepada mereka.

&quot;Bukan kepada komoditinya, tapi kepada keluarga yang berhak menerima. Itu yang akan kita lakukan,&quot; ujarnya.

BACA JUGA:
Luhut Ingin Pembatasan BBM Subsidi Sudah Final di Oktober 2024


Menurutnya, dengan cara itu maka hitung-hitungan anggaran subsidi energi bakal lebih efektif dan efisen, sehingga dana yang ada nantinya bisa dialihkan ke program-program yang sifatnya produktif.

&quot;Anggaran akan berkurang, itu akan digunakan untuk yang sifatnya produktif. Kita kurangi subsidi secara langsung tadi, kita alihkan ke hal produktif kita leverage pertumbuhan kita melalui pengurangan subsid tersebut,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Alasan Presiden Terpilih Prabowo Subianto akan mengalihkan anggaran subsidi BBM menjadi bantuan tunai. Pemerintah ingin menyalurkan BBM subsidi tepat sasaran. Sebab, selama ini penyaluran BBM subsidi kurang tepat sasaran.

Ketua Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, Burhanuddin Abdullah mengatakan, pemerintahan Prabowo nantinya akan menyempurnakan yang sudah dilakukan pemerintah saat ini. Salah satunya terkait penyaluran subsidi energi, BBM, listrik dan gas elpiji sebesar Rp540 triliun.

&quot;Minggu lalu saya pergi ke Solo, saya ketemu pelanggan PLN paling bawah, mereka bayar bulanan paling Rp30 ribu, lampunya hanya satu. Orang-orang miskin dan mereka tidak mendapat subsidi dari BBM. Mereka enggak punya sepeda motor, mereka beli gas, tapi satu tabung ini untuk dua minggu jadi kecil sekali,&quot; ujarnya dalam sebuah diskusi, Kamis 26 September 2024.

BACA JUGA:
Harga BBM Pertamina Hari Ini, Ada yang Turun


&quot;Jadi kalau begitu, siapa yang sebetulnya menikmati subsidi itu,&quot; tanya Burhanuddin yang juga Gubernur BI periode 2003-2008.

Atas kejadian tersebut, pemerintahan Prabowo Subianto akan memperbaiki data-data tersebut. Disempurnakan supaya mereka yang tidak mampu itu diberikan transfer tunai langsung kepada mereka.

&quot;Bukan kepada komoditinya, tapi kepada keluarga yang berhak menerima. Itu yang akan kita lakukan,&quot; ujarnya.

BACA JUGA:
Luhut Ingin Pembatasan BBM Subsidi Sudah Final di Oktober 2024


Menurutnya, dengan cara itu maka hitung-hitungan anggaran subsidi energi bakal lebih efektif dan efisen, sehingga dana yang ada nantinya bisa dialihkan ke program-program yang sifatnya produktif.

&quot;Anggaran akan berkurang, itu akan digunakan untuk yang sifatnya produktif. Kita kurangi subsidi secara langsung tadi, kita alihkan ke hal produktif kita leverage pertumbuhan kita melalui pengurangan subsid tersebut,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
