<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Siap-Siap! Harga Pertalite dan Solar Bakal Naik Gegara Ini</title><description>Harga Pertalite dan Solar dipastikan naik bila subsidi BBM benar-benar dialihkan jadi transfer tunai</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/09/29/320/3068850/siap-siap-harga-pertalite-dan-solar-bakal-naik-gegara-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/09/29/320/3068850/siap-siap-harga-pertalite-dan-solar-bakal-naik-gegara-ini"/><item><title>Siap-Siap! Harga Pertalite dan Solar Bakal Naik Gegara Ini</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/09/29/320/3068850/siap-siap-harga-pertalite-dan-solar-bakal-naik-gegara-ini</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/09/29/320/3068850/siap-siap-harga-pertalite-dan-solar-bakal-naik-gegara-ini</guid><pubDate>Minggu 29 September 2024 14:09 WIB</pubDate><dc:creator>Fitria Azizah Banowati</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/29/320/3068850/siap-siap-harga-pertalite-dan-solar-bakal-naik-gegara-ini-t4Du5rfKX6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga BBM Berpotensi Naik karena Subsidi Akan Dialihkan. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/29/320/3068850/siap-siap-harga-pertalite-dan-solar-bakal-naik-gegara-ini-t4Du5rfKX6.jpg</image><title>Harga BBM Berpotensi Naik karena Subsidi Akan Dialihkan. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Harga Pertalite dan Solar dipastikan naik bila subsidi BBM benar-benar dialihkan jadi transfer tunai. BBM subsidi pun akan dijual dengan harga keekonomiannya.
Pengamat Kebijakan Energi Sofyano Zakaria mengatakan, subsidi BBM menjadi BLT bisa membuat harga bensin naik seperti halnya harga BBM non subsidi.

BACA JUGA:
Stok BBM Ditambah, Ekonomi Bergerak Jelang MotoGP Mandalika 2024

&amp;ldquo;Harga BBM jika tidak ada muatan subsidi akan mengikuti harga pasar/harga keekonomian seperti hal nya harga BBM non subsidi yang ada selama ini,&quot; ujarnya saat dihubungi Okezone.
Menurutnya, pola subsidi yang telah diterapkan selama beberapa dekade sudah tidak bisa dipertahankan. Oleh karena itu, pemerintah perlu mengembangkan pendekatan serta konsep yang lebih jelas untuk pemberian subsidi di masa mendatang.

BACA JUGA:
Pembatasan BBM Subsidi 1 Oktober 2024 Batal, Ada Kebijakan Baru?

&amp;ldquo;Namanya subsidi dan besarnya pun nggak bisa juga sebesar seperti yang saat ini dikatakan, Misalnya solar. Ya harga pasar solar sekarang kalau nggak salah sekitar 15 ribuan ya, katakanlah Rp13 ribu Rp14 ribu. Nah sedangkan harga solar subsidi hanya Rp6.850, Jadi pemerintah mensubsidi sampai 100 persen. Nah ini bukan subsidi namanya,&amp;rdquo; ucap Sofyano.Meski demikian, penting untuk dilakukan pengkajian ulang terkait subsidi tersebut. Pemerintah diharapkan memiliki data yang kuat dan akurat mengenai siapa saja yang berhak menerima subsidi dalam bentuk transfer tunai.
Sebagai informasi, anggaran subsidi BBM akan diubah menjadi Biaya Langsung Tunai (BLT) yang dicanangkan Prabowo. Prabowo akan mengambil langkah ini karena distribusi subsidi yang dinilai kurang tepat sasaran.</description><content:encoded>JAKARTA - Harga Pertalite dan Solar dipastikan naik bila subsidi BBM benar-benar dialihkan jadi transfer tunai. BBM subsidi pun akan dijual dengan harga keekonomiannya.
Pengamat Kebijakan Energi Sofyano Zakaria mengatakan, subsidi BBM menjadi BLT bisa membuat harga bensin naik seperti halnya harga BBM non subsidi.

BACA JUGA:
Stok BBM Ditambah, Ekonomi Bergerak Jelang MotoGP Mandalika 2024

&amp;ldquo;Harga BBM jika tidak ada muatan subsidi akan mengikuti harga pasar/harga keekonomian seperti hal nya harga BBM non subsidi yang ada selama ini,&quot; ujarnya saat dihubungi Okezone.
Menurutnya, pola subsidi yang telah diterapkan selama beberapa dekade sudah tidak bisa dipertahankan. Oleh karena itu, pemerintah perlu mengembangkan pendekatan serta konsep yang lebih jelas untuk pemberian subsidi di masa mendatang.

BACA JUGA:
Pembatasan BBM Subsidi 1 Oktober 2024 Batal, Ada Kebijakan Baru?

&amp;ldquo;Namanya subsidi dan besarnya pun nggak bisa juga sebesar seperti yang saat ini dikatakan, Misalnya solar. Ya harga pasar solar sekarang kalau nggak salah sekitar 15 ribuan ya, katakanlah Rp13 ribu Rp14 ribu. Nah sedangkan harga solar subsidi hanya Rp6.850, Jadi pemerintah mensubsidi sampai 100 persen. Nah ini bukan subsidi namanya,&amp;rdquo; ucap Sofyano.Meski demikian, penting untuk dilakukan pengkajian ulang terkait subsidi tersebut. Pemerintah diharapkan memiliki data yang kuat dan akurat mengenai siapa saja yang berhak menerima subsidi dalam bentuk transfer tunai.
Sebagai informasi, anggaran subsidi BBM akan diubah menjadi Biaya Langsung Tunai (BLT) yang dicanangkan Prabowo. Prabowo akan mengambil langkah ini karena distribusi subsidi yang dinilai kurang tepat sasaran.</content:encoded></item></channel></rss>
