<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harta Kekayaan Prajogo Pangestu Melejit Jadi Rp855,3 Triliun</title><description>Harta kekayaan Prajogo Pangestu sedang melejit hari ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/09/30/455/3068815/harta-kekayaan-prajogo-pangestu-melejit-jadi-rp855-3-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/09/30/455/3068815/harta-kekayaan-prajogo-pangestu-melejit-jadi-rp855-3-triliun"/><item><title>Harta Kekayaan Prajogo Pangestu Melejit Jadi Rp855,3 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/09/30/455/3068815/harta-kekayaan-prajogo-pangestu-melejit-jadi-rp855-3-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/09/30/455/3068815/harta-kekayaan-prajogo-pangestu-melejit-jadi-rp855-3-triliun</guid><pubDate>Senin 30 September 2024 07:07 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/29/455/3068815/harta-kekayaan-prajogo-pangestu-melejit-jadi-rp855-3-triliun-uwHun2os0X.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harta Kekayaan Prajogo Pangestu. (Foto: Okezone.com/Forbes)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/29/455/3068815/harta-kekayaan-prajogo-pangestu-melejit-jadi-rp855-3-triliun-uwHun2os0X.jpg</image><title>Harta Kekayaan Prajogo Pangestu. (Foto: Okezone.com/Forbes)</title></images><description>JAKARTA - Harta kekayaan Prajogo Pangestu sedang melejit hari ini. Kekayaan naik 2,18% atau sekira USD1,2 miliar atau setara Rp18,1 triliun (kurs Rp15.138 per USD).
Dengan demikian, harta kekayaannya mencapai USD56,5 miliar atau setara Rp855,3 triliun. Demikian dilansir dari Forbes.

BACA JUGA:
SPECIAL REPORT: Gurita Bisnis Orang Terkaya di Indonesia

Prajogo Pangestu mengungguli miliarder lainnya seperti Hartono Bersaudara dan Low Tuck Kwong. Oleh karena itu, Prajogo Pangestu kini menjadi orang terkaya di Indonesia dan menduduki peringkat 26 dalam daftar orang terkaya di dunia 2024 versi Forbes.
Prajogo diketahui memulai bisnis kayu pada akhir 1970. Putra dari seorang pedagang karet ini kemudian membangun usahanya Barito Pacific dan melantai di Bursa Efek Indonesia pada 1993.

BACA JUGA:
Harta Kekayaan Low Tuck Kwong Tembus Rp368 Triliun

Dalam pengembangan bisnisnya, pada 2007 Barito mengakuisisi 70% perusahaan petrokimia Chandra Asri yang juga emiten di BEI.
Kemudian pada 2011, Chandra Asri bergabung dengan Tri Polyta Indonesia dan menjadi produsen petrokimia terintegrasi terbesar di Indonesia.
Thaioil mengakuisisi 15% saham Chandra Asri pada Juli 2021.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wOS8xMS82LzE4NTAzNC81L3g5NWh0emU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Setelah melantai di bursa saham. perusahaan tambang batu bara miliknya, Petrindo Jaya Kreasi, pada Maret 2023, Prajogo mencatatkan anak perusahaan energi terbarukan, Barito Renewables Energy, enam bulan kemudian pada Oktober 2023.
Saat ini harga saham BREN atau Barito Renewables Energy dibanderol Rp6.900-Rp7.000. Pada perdagangan hari ini, harga saham tersebut masih naik turun.
Prajogo Pangestu akrab disapa Phang Djoem Phen, lahir di Sungai Betung, Kalimantan Barat pada tahun 1944. Untuk pendidikannya hanya sampai tingkat sekolah menengah.
Meskipun demikian, pada 1960, tekadnya membawanya merantau ke Jakarta dengan harapan mendapatkan pekerjaan dan kehidupan yang lebih baik.
Perjalanan ke Jakarta tidak sesuai harapan. Prajogo menghadapi kegagalan dan terpaksa kembali ke kampung halamannya. Tanpa menyerah, ia memilih menjadi sopir angkot untuk mencari nafkah.</description><content:encoded>JAKARTA - Harta kekayaan Prajogo Pangestu sedang melejit hari ini. Kekayaan naik 2,18% atau sekira USD1,2 miliar atau setara Rp18,1 triliun (kurs Rp15.138 per USD).
Dengan demikian, harta kekayaannya mencapai USD56,5 miliar atau setara Rp855,3 triliun. Demikian dilansir dari Forbes.

BACA JUGA:
SPECIAL REPORT: Gurita Bisnis Orang Terkaya di Indonesia

Prajogo Pangestu mengungguli miliarder lainnya seperti Hartono Bersaudara dan Low Tuck Kwong. Oleh karena itu, Prajogo Pangestu kini menjadi orang terkaya di Indonesia dan menduduki peringkat 26 dalam daftar orang terkaya di dunia 2024 versi Forbes.
Prajogo diketahui memulai bisnis kayu pada akhir 1970. Putra dari seorang pedagang karet ini kemudian membangun usahanya Barito Pacific dan melantai di Bursa Efek Indonesia pada 1993.

BACA JUGA:
Harta Kekayaan Low Tuck Kwong Tembus Rp368 Triliun

Dalam pengembangan bisnisnya, pada 2007 Barito mengakuisisi 70% perusahaan petrokimia Chandra Asri yang juga emiten di BEI.
Kemudian pada 2011, Chandra Asri bergabung dengan Tri Polyta Indonesia dan menjadi produsen petrokimia terintegrasi terbesar di Indonesia.
Thaioil mengakuisisi 15% saham Chandra Asri pada Juli 2021.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wOS8xMS82LzE4NTAzNC81L3g5NWh0emU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Setelah melantai di bursa saham. perusahaan tambang batu bara miliknya, Petrindo Jaya Kreasi, pada Maret 2023, Prajogo mencatatkan anak perusahaan energi terbarukan, Barito Renewables Energy, enam bulan kemudian pada Oktober 2023.
Saat ini harga saham BREN atau Barito Renewables Energy dibanderol Rp6.900-Rp7.000. Pada perdagangan hari ini, harga saham tersebut masih naik turun.
Prajogo Pangestu akrab disapa Phang Djoem Phen, lahir di Sungai Betung, Kalimantan Barat pada tahun 1944. Untuk pendidikannya hanya sampai tingkat sekolah menengah.
Meskipun demikian, pada 1960, tekadnya membawanya merantau ke Jakarta dengan harapan mendapatkan pekerjaan dan kehidupan yang lebih baik.
Perjalanan ke Jakarta tidak sesuai harapan. Prajogo menghadapi kegagalan dan terpaksa kembali ke kampung halamannya. Tanpa menyerah, ia memilih menjadi sopir angkot untuk mencari nafkah.</content:encoded></item></channel></rss>
