<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Era Suku Bunga Murah Angin Segar untuk Sektor Perumahan   </title><description>Penurunan suku bunga yang dilakukan bank sentral AS dan Indonesia menjadi angin segar bagi sektor perumahan</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/09/30/470/3069170/era-suku-bunga-murah-angin-segar-untuk-sektor-perumahan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/09/30/470/3069170/era-suku-bunga-murah-angin-segar-untuk-sektor-perumahan"/><item><title>Era Suku Bunga Murah Angin Segar untuk Sektor Perumahan   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/09/30/470/3069170/era-suku-bunga-murah-angin-segar-untuk-sektor-perumahan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/09/30/470/3069170/era-suku-bunga-murah-angin-segar-untuk-sektor-perumahan</guid><pubDate>Senin 30 September 2024 12:22 WIB</pubDate><dc:creator>Kurniasih Miftakhul Jannah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/30/470/3069170/era-suku-bunga-murah-angin-segar-untuk-sektor-perumahan-OW1PnKXzON.jpg" expression="full" type="image/jpeg">SMF Soal Penurunan Suku Bunga Bank Sentral Bagi Perumahan. (Foto: Okezone.com/Kurniasih)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/30/470/3069170/era-suku-bunga-murah-angin-segar-untuk-sektor-perumahan-OW1PnKXzON.jpg</image><title>SMF Soal Penurunan Suku Bunga Bank Sentral Bagi Perumahan. (Foto: Okezone.com/Kurniasih)</title></images><description>JAKARTA - Penurunan suku bunga yang dilakukan bank sentral AS dan Indonesia menjadi angin segar bagi sektor perumahan. Era suku bunga murah ini akan mendoron laju Kredit Pemilikan Rumah (KPR).
Untuk diketahui, Bank Indonesia (BI) mengumumkan penurunan&amp;nbsp;suku bunga acuan&amp;nbsp;atau BI Rate di Indonesia. Dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 17-18 September 2024 BI rate diputuskan turun menjadi 6%. Suku bunga Deposit Facility juga dipangkas menjadi 5,25%, dan suku bunga Lending Facility menjadi 6,75%.
Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers mengatakan, diharapkan suku bunga deposito turun, suku bunga kredit turun dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

BACA JUGA:
Digitalisasi, Pengajuan KPR di CIMB Niaga Bisa Approve dalam 1 Jam

&quot;Penurunan ini akan berdampak ke sektor perumahan, positif, bunga turun, bunga KPR juga akan turun artinya kemungkinan pasar pembiayaan perumahan tumbuh di tahun depan cukup besar,&quot; papar Chief economist melalui SMF Research Institute Martin Daniel Siyaranamual, Minggu Malam (29/9/2024).
Selain BI, The fed&amp;nbsp;memangkas suku bunga sebesar 50 basis poin menjadi 4,75%-5,00%. Ini adalah pemangkasan suku bunga pertama sejak 4 tahun lalu atau Maret 2020.

BACA JUGA:
BI Ungkap Alasan The Fed Bakal Pangkas Suku Bunga Lagi hingga 1%

&quot;Bicara makro ekonomi khususnya sektor pembiayaan perumahan  akan berhubungan dengan kebijakan suku  bunga,&quot; ucap Martin.Menurutnya, The Fed mulai memasuki era suku bunga murah lantaran inflasi dan angka penganggurannya membaik. Stabilnya angka pengguran membuat bank sentral AS berani melonggarkan kebijakan moneternya.

&quot;Kalau bunga naik untuk mendapat pinjaman sulit, ekspansi terhambat, kalau bunga turun ekspansi bisnis pun gampang dan dampaknya pengangguran juga turun,&quot; tukasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Penurunan suku bunga yang dilakukan bank sentral AS dan Indonesia menjadi angin segar bagi sektor perumahan. Era suku bunga murah ini akan mendoron laju Kredit Pemilikan Rumah (KPR).
Untuk diketahui, Bank Indonesia (BI) mengumumkan penurunan&amp;nbsp;suku bunga acuan&amp;nbsp;atau BI Rate di Indonesia. Dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 17-18 September 2024 BI rate diputuskan turun menjadi 6%. Suku bunga Deposit Facility juga dipangkas menjadi 5,25%, dan suku bunga Lending Facility menjadi 6,75%.
Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers mengatakan, diharapkan suku bunga deposito turun, suku bunga kredit turun dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

BACA JUGA:
Digitalisasi, Pengajuan KPR di CIMB Niaga Bisa Approve dalam 1 Jam

&quot;Penurunan ini akan berdampak ke sektor perumahan, positif, bunga turun, bunga KPR juga akan turun artinya kemungkinan pasar pembiayaan perumahan tumbuh di tahun depan cukup besar,&quot; papar Chief economist melalui SMF Research Institute Martin Daniel Siyaranamual, Minggu Malam (29/9/2024).
Selain BI, The fed&amp;nbsp;memangkas suku bunga sebesar 50 basis poin menjadi 4,75%-5,00%. Ini adalah pemangkasan suku bunga pertama sejak 4 tahun lalu atau Maret 2020.

BACA JUGA:
BI Ungkap Alasan The Fed Bakal Pangkas Suku Bunga Lagi hingga 1%

&quot;Bicara makro ekonomi khususnya sektor pembiayaan perumahan  akan berhubungan dengan kebijakan suku  bunga,&quot; ucap Martin.Menurutnya, The Fed mulai memasuki era suku bunga murah lantaran inflasi dan angka penganggurannya membaik. Stabilnya angka pengguran membuat bank sentral AS berani melonggarkan kebijakan moneternya.

&quot;Kalau bunga naik untuk mendapat pinjaman sulit, ekspansi terhambat, kalau bunga turun ekspansi bisnis pun gampang dan dampaknya pengangguran juga turun,&quot; tukasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
