<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Serangan Rudal Iran ke Israel, Harga Emas Bisa Makin Mahal</title><description>Serangan rudal Iran ke Israel akan membuat harga emas bisa semakin mahal.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/10/02/320/3070001/serangan-rudal-iran-ke-israel-harga-emas-bisa-makin-mahal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/10/02/320/3070001/serangan-rudal-iran-ke-israel-harga-emas-bisa-makin-mahal"/><item><title>Serangan Rudal Iran ke Israel, Harga Emas Bisa Makin Mahal</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/10/02/320/3070001/serangan-rudal-iran-ke-israel-harga-emas-bisa-makin-mahal</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/10/02/320/3070001/serangan-rudal-iran-ke-israel-harga-emas-bisa-makin-mahal</guid><pubDate>Rabu 02 Oktober 2024 11:48 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/10/02/320/3070001/serangan-rudal-iran-ke-israel-harga-emas-bisa-makin-mahal-ewCERwIFrP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga emas semakin mahal imbas serangan Iran-Israel (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/10/02/320/3070001/serangan-rudal-iran-ke-israel-harga-emas-bisa-makin-mahal-ewCERwIFrP.jpg</image><title>Harga emas semakin mahal imbas serangan Iran-Israel (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Serangan rudal Iran ke Israel akan membuat harga emas bisa semakin mahal. Chief Economist Bank Mandiri Andry Asmoro menyampaikan bahwa serangan Iran dapat mengirimkan 'shockwaves' atau gelombang kejut melalui komoditas global dan pasar keuangan.
Menurut Andry, konflik Timur Tengah ini akan berdampak langsung pada pasar lewat minyak dan aset safe haven seperti emas melonjak.

BACA JUGA:
Harga Emas Antam Naik Drastis, Segram Jadi Segini 


&quot;Harga minyak (Brent dan WTI) melonjak hingga lebih dari 2% menyusul serangan rudal Iran ke Israel, didorong oleh kekhawatiran akan potensi gangguan pasokan di kawasan tersebut,&quot; ujar Andry dalam analisis Tim Ekonom Bank Mandiri, Rabu (2/10/2024).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8xOC8xLzE3OTc2MC81L3g4eDA2c3E=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Selain itu, aset safe haven seperti emas mengalami peningkatan lebih dari 1% karena investor berusaha melindungi diri dari meningkatnya risiko geopolitik.

BACA JUGA:
Harga Emas Antam Naik Rp3.000 Jadi Rp1.464.000/Gram


Sedangkan, pasar saham turun, dengan indeks utama di AS dan negara-negara lain jatuh karena kepercayaan investor melemah akibat meningkatnya ketegangan.
Menurut Andry, akan ada potensi gangguan pada rute perdagangan global. Kekhawatiran meningkat tentang kemungkinan penutupan Selat Hormuz, rute penting untuk pengiriman minyak global, meskipun pasar masih memperkirakan jalur tersebut akan tetap terbuka untuk saat ini.
&quot;Serangan tersebut telah meningkatkan risiko geopolitik, yang memicu kekhawatiran akan konflik yang lebih luas yang dapat menimbulkan volatilitas lebih lanjut di pasar komoditas dan keuangan,&quot; jelas Andry.
Sebelumnya, ada peningkatan ketegangan antara kedua belah pihak yaitu  Iran-Israel. Iran meluncurkan serangan rudal skala besar terhadap  Israel baru-baru ini yang menargetkan berbagai wilayah.
Sekitar 180 rudal ditembakkan, tetapi tidak ada korban jiwa dari  pihak Israel yang dilaporkan, meskipun kerusakan kecil terjadi di Israel  bagian tengah dan selatan.
Serangan itu terjadi sebagai pembalasan atas operasi Israel terhadap  Hizbullah, menyusul kematian seorang pemimpin Hizbullah. Israel berjanji  untuk membalas, dengan Perdana Menteri Netanyahu menyatakan Iran akan  &quot;membayar&quot; atas tindakannya.
Kapal perusak Angkatan Laut AS membantu Israel dengan mencegat rudal  Iran, yang menunjukkan dukungan kuat AS. Konflik telah meningkat,  meningkatkan kekhawatiran atas ketidakstabilan regional lebih lanjut dan  dampak ekonomi.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Serangan rudal Iran ke Israel akan membuat harga emas bisa semakin mahal. Chief Economist Bank Mandiri Andry Asmoro menyampaikan bahwa serangan Iran dapat mengirimkan 'shockwaves' atau gelombang kejut melalui komoditas global dan pasar keuangan.
Menurut Andry, konflik Timur Tengah ini akan berdampak langsung pada pasar lewat minyak dan aset safe haven seperti emas melonjak.

BACA JUGA:
Harga Emas Antam Naik Drastis, Segram Jadi Segini 


&quot;Harga minyak (Brent dan WTI) melonjak hingga lebih dari 2% menyusul serangan rudal Iran ke Israel, didorong oleh kekhawatiran akan potensi gangguan pasokan di kawasan tersebut,&quot; ujar Andry dalam analisis Tim Ekonom Bank Mandiri, Rabu (2/10/2024).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8xOC8xLzE3OTc2MC81L3g4eDA2c3E=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Selain itu, aset safe haven seperti emas mengalami peningkatan lebih dari 1% karena investor berusaha melindungi diri dari meningkatnya risiko geopolitik.

BACA JUGA:
Harga Emas Antam Naik Rp3.000 Jadi Rp1.464.000/Gram


Sedangkan, pasar saham turun, dengan indeks utama di AS dan negara-negara lain jatuh karena kepercayaan investor melemah akibat meningkatnya ketegangan.
Menurut Andry, akan ada potensi gangguan pada rute perdagangan global. Kekhawatiran meningkat tentang kemungkinan penutupan Selat Hormuz, rute penting untuk pengiriman minyak global, meskipun pasar masih memperkirakan jalur tersebut akan tetap terbuka untuk saat ini.
&quot;Serangan tersebut telah meningkatkan risiko geopolitik, yang memicu kekhawatiran akan konflik yang lebih luas yang dapat menimbulkan volatilitas lebih lanjut di pasar komoditas dan keuangan,&quot; jelas Andry.
Sebelumnya, ada peningkatan ketegangan antara kedua belah pihak yaitu  Iran-Israel. Iran meluncurkan serangan rudal skala besar terhadap  Israel baru-baru ini yang menargetkan berbagai wilayah.
Sekitar 180 rudal ditembakkan, tetapi tidak ada korban jiwa dari  pihak Israel yang dilaporkan, meskipun kerusakan kecil terjadi di Israel  bagian tengah dan selatan.
Serangan itu terjadi sebagai pembalasan atas operasi Israel terhadap  Hizbullah, menyusul kematian seorang pemimpin Hizbullah. Israel berjanji  untuk membalas, dengan Perdana Menteri Netanyahu menyatakan Iran akan  &quot;membayar&quot; atas tindakannya.
Kapal perusak Angkatan Laut AS membantu Israel dengan mencegat rudal  Iran, yang menunjukkan dukungan kuat AS. Konflik telah meningkat,  meningkatkan kekhawatiran atas ketidakstabilan regional lebih lanjut dan  dampak ekonomi.</content:encoded></item></channel></rss>
