<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kontribusi Ekonomi Digital Indonesia Diprediksi Tembus Rp4.724,5 Triliun di 2030</title><description>Kontribusi ekonomi digital Indonesia diprediksi tembus USD210 miliar  hingga USD306 miliar atau setara Rp3.242,8 triliun-Rp4.724,5 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/10/03/320/3070565/kontribusi-ekonomi-digital-indonesia-diprediksi-tembus-rp4-724-5-triliun-di-2030</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/10/03/320/3070565/kontribusi-ekonomi-digital-indonesia-diprediksi-tembus-rp4-724-5-triliun-di-2030"/><item><title>Kontribusi Ekonomi Digital Indonesia Diprediksi Tembus Rp4.724,5 Triliun di 2030</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/10/03/320/3070565/kontribusi-ekonomi-digital-indonesia-diprediksi-tembus-rp4-724-5-triliun-di-2030</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/10/03/320/3070565/kontribusi-ekonomi-digital-indonesia-diprediksi-tembus-rp4-724-5-triliun-di-2030</guid><pubDate>Kamis 03 Oktober 2024 16:28 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/10/03/320/3070565/kontribusi-ekonomi-digital-indonesia-diprediksi-tembus-rp4-724-5-triliun-di-2030-KeT0kKs0Oj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kontribusi ekonomi digital ke PDB (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/10/03/320/3070565/kontribusi-ekonomi-digital-indonesia-diprediksi-tembus-rp4-724-5-triliun-di-2030-KeT0kKs0Oj.jpg</image><title>Kontribusi ekonomi digital ke PDB (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA - Kontribusi ekonomi digital Indonesia diprediksi tembus USD210 miliar hingga USD306 miliar atau setara Rp3.242,8 triliun-Rp4.724,5  triliun pada 2030. Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Budi Arie Setiadi mengatakan, kurang lebih 6 tahun mendatang Indonesia mampu mencatatkan ekonomi digital yang bernilai jumbo tersebut.
Potensi keekonomian itu didorong oleh sektor E-commerce, transportasi online, dan makanan/minuman berbasis digital, perjalan online, dan media online.

BACA JUGA:
Luncurkan Jaringan Hyper 5G di Bali, Telkomsel Berharap Dorong Teknologi dan Ekonomi Digital


&amp;ldquo;Di Indonesia, kontribusi ekonomi digital terhadap PDB diprediksi mencapai USD210 miliar sampai USD306 miliar di tahun 2030. Hanya 6 tahun berselang,&amp;rdquo; ujar Budi Arie saat Sarasehan bersama Kadin, Jakarta Selatan, Kamis (3/10/2024).
&amp;ldquo;Yang didominasi oleh sektor E-commerce, transportasi, dan makanan, perjalanan online, dan media online, semua serba online, kecuali suami istri, tetap. Tetap saya sarankan untuk manual, dan tradisional, ortodoks, jangan digital, karena itu berbahaya,&amp;rdquo; paparnya.

BACA JUGA:
Ekonomi Digital Indonesia Tumbuh Pesat, Butuh Ratusan Ribu Tenaga Kerja Digital Setiap Tahun


Di 2030, di Indonesia juga diperkirakan memimpin sektor layanan keuangan digital atau digital financial services. Perkiraan ini berdasarkan perkembangan teknologi dan informasi (TIK) di dalam negeri yang dinilai mampu menarik investor asing.
Per 2023 lalu, Indonesia mampu menarik investor di sektor digital  dengan nilai sebesar USD22 miliar, angka ini berdasarkan rilis  Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian).
&amp;ldquo;Indonesia mampu menarik investor di sektor digital sebesar USD22  miliar, ini menurut data Kemenko Perekonomian di 2023,&amp;rdquo; beber dia.
Adapun, industri di Indonesia juga menjadi tujuan investasi. Sektor  yang dibidik investor di antaranya pusat data, sistem pembayaran, dan  infrastruktur TIK.</description><content:encoded>JAKARTA - Kontribusi ekonomi digital Indonesia diprediksi tembus USD210 miliar hingga USD306 miliar atau setara Rp3.242,8 triliun-Rp4.724,5  triliun pada 2030. Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Budi Arie Setiadi mengatakan, kurang lebih 6 tahun mendatang Indonesia mampu mencatatkan ekonomi digital yang bernilai jumbo tersebut.
Potensi keekonomian itu didorong oleh sektor E-commerce, transportasi online, dan makanan/minuman berbasis digital, perjalan online, dan media online.

BACA JUGA:
Luncurkan Jaringan Hyper 5G di Bali, Telkomsel Berharap Dorong Teknologi dan Ekonomi Digital


&amp;ldquo;Di Indonesia, kontribusi ekonomi digital terhadap PDB diprediksi mencapai USD210 miliar sampai USD306 miliar di tahun 2030. Hanya 6 tahun berselang,&amp;rdquo; ujar Budi Arie saat Sarasehan bersama Kadin, Jakarta Selatan, Kamis (3/10/2024).
&amp;ldquo;Yang didominasi oleh sektor E-commerce, transportasi, dan makanan, perjalanan online, dan media online, semua serba online, kecuali suami istri, tetap. Tetap saya sarankan untuk manual, dan tradisional, ortodoks, jangan digital, karena itu berbahaya,&amp;rdquo; paparnya.

BACA JUGA:
Ekonomi Digital Indonesia Tumbuh Pesat, Butuh Ratusan Ribu Tenaga Kerja Digital Setiap Tahun


Di 2030, di Indonesia juga diperkirakan memimpin sektor layanan keuangan digital atau digital financial services. Perkiraan ini berdasarkan perkembangan teknologi dan informasi (TIK) di dalam negeri yang dinilai mampu menarik investor asing.
Per 2023 lalu, Indonesia mampu menarik investor di sektor digital  dengan nilai sebesar USD22 miliar, angka ini berdasarkan rilis  Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian).
&amp;ldquo;Indonesia mampu menarik investor di sektor digital sebesar USD22  miliar, ini menurut data Kemenko Perekonomian di 2023,&amp;rdquo; beber dia.
Adapun, industri di Indonesia juga menjadi tujuan investasi. Sektor  yang dibidik investor di antaranya pusat data, sistem pembayaran, dan  infrastruktur TIK.</content:encoded></item></channel></rss>
