<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bongkar Markas Terbesar Judi Online di Asean, Ada di Kamboja hingga Filipina</title><description>Menkominfo Budi Arie Setiadi membongkar markas terbesar judi online di negara di Asia Tenggara (ASEAN).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/10/03/320/3070632/bongkar-markas-terbesar-judi-online-di-asean-ada-di-kamboja-hingga-filipina</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/10/03/320/3070632/bongkar-markas-terbesar-judi-online-di-asean-ada-di-kamboja-hingga-filipina"/><item><title>Bongkar Markas Terbesar Judi Online di Asean, Ada di Kamboja hingga Filipina</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/10/03/320/3070632/bongkar-markas-terbesar-judi-online-di-asean-ada-di-kamboja-hingga-filipina</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/10/03/320/3070632/bongkar-markas-terbesar-judi-online-di-asean-ada-di-kamboja-hingga-filipina</guid><pubDate>Kamis 03 Oktober 2024 18:44 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/10/03/320/3070632/bongkar-markas-terbesar-judi-online-di-asean-ada-di-kamboja-hingga-filipina-erSbzBiaZu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menkominfo bongkar markas judi online terbesar di Asean (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/10/03/320/3070632/bongkar-markas-terbesar-judi-online-di-asean-ada-di-kamboja-hingga-filipina-erSbzBiaZu.jpg</image><title>Menkominfo bongkar markas judi online terbesar di Asean (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Menkominfo Budi Arie Setiadi membongkar markas terbesar judi online di negara di Asia Tenggara (ASEAN). Oknum-oknum yang disinyalir menjadi markas terbesar bagi operator judi online ilegal diperkirakan berada di Kamboja, Myanmar, Filipina, dan Laos.
Menurutnya, masifnya perkembangan judi online menjadi ancaman serius bagi Indonesia. Pasalnya, pemain judi online di dalam negeri sudah menyentuh 4 juta orang dengan rata-rata usia antara 30-50 tahun.

BACA JUGA:
Judi Online Bikin 1.572 Pasangan Bercerai


Pertumbuhan tersebut mengikuti peningkatan jumlah pemain judi online secara global yang diprediksi akan menyentuh 290 juta jiwa di 2029. Adapun, pertumbuhan pasar judi online secara global mencapai USD205 miliar per 2020, kontribusinya di wilayah Asia Pasifik naik 37% 2022 hingga 2026.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wOS8yMi82OS8xODU0OTUvMy8yRC0zWUwzRXNLMA==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;ldquo;Karena secara global, pertumbuhan pasar judi online diproyeksikan mencapai USD205 miliar per tahun 2020 dengan kontribusi wilayah Asia Pasifik sekitar 37% dari 2022 sampai 2026,&amp;rdquo; paparnya.

BACA JUGA:
4 Juta Orang Indonesia Jadi Pemain Judi Online, Transaksi Rp600 Triliun


Dampak judi online tidak hanya dirasakan di Tanah Air, tetapi juga di belahan dunia lainnya. Di Inggris, judi online menyebabkan kehilangan potensi sektor ekonomi formal.
Di mana periode 2016-2022, para pelaku judi online di Inggris menghabiskan rata-rata USD5,6 miliar per tahunnya untuk terlibat aktivitas ilegal ini. Perkara tersebut mengakibatkan kerugian efektivitas ekonomi Inggris sebesar USD1,7 miliar.

Tidak hanya di Inggris, dampak judi online juga merugikan Amerika  Serikat (AS). Terhitung 3-4 tahun sejak AS melegalkan aktivitas judi  online, 30% usaha di negara bagian mengalami kebangkrutan.
&amp;ldquo;Hal ini salah satunya menyebabkan oleh karena penurunan kesehatan  finansial konsumen di negara bagian yang melegalkan judi online,&amp;rdquo; ucap  Budi.
Untuk memberantas aktivitas ilegal ini, Menkominfo pun mengajak  sejumlah pihak, termasuk Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dan  perusahaan teknologi finansial (fintech).
&amp;ldquo;Pada kesempatan ini saya juga ingin mengajak Kadin karena beberapa  asosiasi fintech, 9-11 organisasi sudah membuat kesepakatan dengan  Menkominfo untuk sama-sama memberantas judi online,&amp;rdquo; beber dia.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Menkominfo Budi Arie Setiadi membongkar markas terbesar judi online di negara di Asia Tenggara (ASEAN). Oknum-oknum yang disinyalir menjadi markas terbesar bagi operator judi online ilegal diperkirakan berada di Kamboja, Myanmar, Filipina, dan Laos.
Menurutnya, masifnya perkembangan judi online menjadi ancaman serius bagi Indonesia. Pasalnya, pemain judi online di dalam negeri sudah menyentuh 4 juta orang dengan rata-rata usia antara 30-50 tahun.

BACA JUGA:
Judi Online Bikin 1.572 Pasangan Bercerai


Pertumbuhan tersebut mengikuti peningkatan jumlah pemain judi online secara global yang diprediksi akan menyentuh 290 juta jiwa di 2029. Adapun, pertumbuhan pasar judi online secara global mencapai USD205 miliar per 2020, kontribusinya di wilayah Asia Pasifik naik 37% 2022 hingga 2026.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wOS8yMi82OS8xODU0OTUvMy8yRC0zWUwzRXNLMA==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;ldquo;Karena secara global, pertumbuhan pasar judi online diproyeksikan mencapai USD205 miliar per tahun 2020 dengan kontribusi wilayah Asia Pasifik sekitar 37% dari 2022 sampai 2026,&amp;rdquo; paparnya.

BACA JUGA:
4 Juta Orang Indonesia Jadi Pemain Judi Online, Transaksi Rp600 Triliun


Dampak judi online tidak hanya dirasakan di Tanah Air, tetapi juga di belahan dunia lainnya. Di Inggris, judi online menyebabkan kehilangan potensi sektor ekonomi formal.
Di mana periode 2016-2022, para pelaku judi online di Inggris menghabiskan rata-rata USD5,6 miliar per tahunnya untuk terlibat aktivitas ilegal ini. Perkara tersebut mengakibatkan kerugian efektivitas ekonomi Inggris sebesar USD1,7 miliar.

Tidak hanya di Inggris, dampak judi online juga merugikan Amerika  Serikat (AS). Terhitung 3-4 tahun sejak AS melegalkan aktivitas judi  online, 30% usaha di negara bagian mengalami kebangkrutan.
&amp;ldquo;Hal ini salah satunya menyebabkan oleh karena penurunan kesehatan  finansial konsumen di negara bagian yang melegalkan judi online,&amp;rdquo; ucap  Budi.
Untuk memberantas aktivitas ilegal ini, Menkominfo pun mengajak  sejumlah pihak, termasuk Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dan  perusahaan teknologi finansial (fintech).
&amp;ldquo;Pada kesempatan ini saya juga ingin mengajak Kadin karena beberapa  asosiasi fintech, 9-11 organisasi sudah membuat kesepakatan dengan  Menkominfo untuk sama-sama memberantas judi online,&amp;rdquo; beber dia.</content:encoded></item></channel></rss>
