<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tegas! Menkominfo Larang Aplikasi Temu dari China Beroperasi di RI</title><description>Pemerintah melarang aplikasi asal China, Temu, beroperasi di Indonesia. Hal ini disampaikan Menteri Komunikasi dan Informatika</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/10/03/320/3070695/tegas-menkominfo-larang-aplikasi-temu-dari-china-beroperasi-di-ri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/10/03/320/3070695/tegas-menkominfo-larang-aplikasi-temu-dari-china-beroperasi-di-ri"/><item><title>Tegas! Menkominfo Larang Aplikasi Temu dari China Beroperasi di RI</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/10/03/320/3070695/tegas-menkominfo-larang-aplikasi-temu-dari-china-beroperasi-di-ri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/10/03/320/3070695/tegas-menkominfo-larang-aplikasi-temu-dari-china-beroperasi-di-ri</guid><pubDate>Kamis 03 Oktober 2024 21:27 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/10/03/320/3070695/tegas-menkominfo-larang-aplikasi-temu-dari-china-beroperasi-di-ri-oOAZb8SCSP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menkominfo Budi Arie bicara soal Aplikasi TEMU (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/10/03/320/3070695/tegas-menkominfo-larang-aplikasi-temu-dari-china-beroperasi-di-ri-oOAZb8SCSP.jpg</image><title>Menkominfo Budi Arie bicara soal Aplikasi TEMU (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah melarang aplikasi asal China, Temu, beroperasi di Indonesia. Hal ini disampaikan  Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi.
E-commerce ini tidak diberikan izin saat hendak mendaftarkan merek dagangnya. Penolakan tersebut berkaitan dengan alasan akan memunculan persaingan dagang tidak sehat, terutama berpotensi mematikan usaha UMKM.

BACA JUGA:
Ancaman UMKM, Aplikasi Temu dari China Dipastikan Tak Masuk RI

&amp;ldquo;Termasuk juga dari kemarin saya selalu ditanya soal Temu, nggak, nggak boleh Temu. Saya akan keras Temu nggak boleh beroperasi di Indonesia,&amp;rdquo; ujar Budi saat ditemui di Menara Kadin, Jakarta Selatan, Kamis (3/10/2024).

&amp;ldquo;Sebagai platform dari China di mana dia mendisrupsi bukan hanya sebagai e-commerce, dia dari pabrik langsung ke konsumen. Jadi bayangin dari pabrik langsung ke konsumen,&amp;rdquo; paparnya.

BACA JUGA:
Judi Online Biang Kerok Penghambat Indonesia Jadi Negara Maju

Budi Arie menambahkan, kehadiran Temu di Indonesia dapat membuat masyarakat merugi, alih-alih menghadirkan peluang bagi masyarakat untuk bisa lebih produktif. Dia menegaskan bahwa Kominfo tidak akan membiarkan hal tersebut terjadi.&amp;ldquo;Kan kita mau jadi ruang digital itu untuk membuat masyarakat produktif dan lebih untung, kalau membuat masyarakat rugi buat apa. Kita akan larang. Hancur UMKM kita kalau dibiarin,&quot; ucapnya.
Untuk diketahui, aplikasi Temu sejak beberapa waktu lalu telah menjadi sorotan. Sistem yang diusungnya dikawatirkan menjadi ancaman karena pabrik bisa langsung menjual produk mereka ke konsumen.
Aplikasi Temu hadir dengan memotong jalur distribusi penjualan barang, yang jika menyasar pangsa pasar Indonesia yang konsumtif, situasi tersebut jelas mematikan geliat bisnis UMKM lokal.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah melarang aplikasi asal China, Temu, beroperasi di Indonesia. Hal ini disampaikan  Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi.
E-commerce ini tidak diberikan izin saat hendak mendaftarkan merek dagangnya. Penolakan tersebut berkaitan dengan alasan akan memunculan persaingan dagang tidak sehat, terutama berpotensi mematikan usaha UMKM.

BACA JUGA:
Ancaman UMKM, Aplikasi Temu dari China Dipastikan Tak Masuk RI

&amp;ldquo;Termasuk juga dari kemarin saya selalu ditanya soal Temu, nggak, nggak boleh Temu. Saya akan keras Temu nggak boleh beroperasi di Indonesia,&amp;rdquo; ujar Budi saat ditemui di Menara Kadin, Jakarta Selatan, Kamis (3/10/2024).

&amp;ldquo;Sebagai platform dari China di mana dia mendisrupsi bukan hanya sebagai e-commerce, dia dari pabrik langsung ke konsumen. Jadi bayangin dari pabrik langsung ke konsumen,&amp;rdquo; paparnya.

BACA JUGA:
Judi Online Biang Kerok Penghambat Indonesia Jadi Negara Maju

Budi Arie menambahkan, kehadiran Temu di Indonesia dapat membuat masyarakat merugi, alih-alih menghadirkan peluang bagi masyarakat untuk bisa lebih produktif. Dia menegaskan bahwa Kominfo tidak akan membiarkan hal tersebut terjadi.&amp;ldquo;Kan kita mau jadi ruang digital itu untuk membuat masyarakat produktif dan lebih untung, kalau membuat masyarakat rugi buat apa. Kita akan larang. Hancur UMKM kita kalau dibiarin,&quot; ucapnya.
Untuk diketahui, aplikasi Temu sejak beberapa waktu lalu telah menjadi sorotan. Sistem yang diusungnya dikawatirkan menjadi ancaman karena pabrik bisa langsung menjual produk mereka ke konsumen.
Aplikasi Temu hadir dengan memotong jalur distribusi penjualan barang, yang jika menyasar pangsa pasar Indonesia yang konsumtif, situasi tersebut jelas mematikan geliat bisnis UMKM lokal.</content:encoded></item></channel></rss>
