<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bocoran Rute Kereta Cepat Jakarta-Surabaya</title><description>Bocoran rute kereta cepat Jakarta-Surabaya</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/10/04/320/3070970/bocoran-rute-kereta-cepat-jakarta-surabaya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/10/04/320/3070970/bocoran-rute-kereta-cepat-jakarta-surabaya"/><item><title>Bocoran Rute Kereta Cepat Jakarta-Surabaya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/10/04/320/3070970/bocoran-rute-kereta-cepat-jakarta-surabaya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/10/04/320/3070970/bocoran-rute-kereta-cepat-jakarta-surabaya</guid><pubDate>Jum'at 04 Oktober 2024 16:24 WIB</pubDate><dc:creator>Pathola Riez Toekan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/10/04/320/3070970/bocoran-rute-kereta-cepat-jakarta-surabaya-aE3OKJYfUR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bocoran rute kereta cepat Jakarta-Surabaya (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/10/04/320/3070970/bocoran-rute-kereta-cepat-jakarta-surabaya-aE3OKJYfUR.jpg</image><title>Bocoran rute kereta cepat Jakarta-Surabaya (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Bocoran rute kereta cepat Jakarta-Surabaya. Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya dikabarkan bakal dibangun oleh Presiden Terpilih Prabowo Subianto.
Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub RI) dikabarkan telah merancang kajian tentang jalur potensial untuk dilintasi oleh Kereta Cepat Jakarta-Surabaya. Jalur Kereta Cepat Jakarta-Surabaya rencananya akan di bangun di atas atau di sisi Jalan Tol Trans Jawa, atau dengan opsi lain dibangun di jalur Kereta Api eksisting.
Jalur tersebut dinilai Menhub tidak terlalu banyak memakan biaya untuk pembebasan lahan.

BACA JUGA:
China Pamer Kereta Cepat Hidrogen Pertama

&quot;Mungkin kita akan menggunakan jalur kereta api atau jalan tol sebagai jalur Jakarta-Surabaya, sehingga tidak terlalu banyak dana untuk pembebasan lahan,&quot; ujar Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, dikutip Jumat (4/10/2024).
Menhub juga memaparkan bahwa ada 3 opsi pemilihan jalur Kereta Cepat Jakarta-Surabaya, yaitu :
1.      Melewati Jalur Utara
2.      Melewati Jalur Tengah
3.      Melewati Jalur Selatan

BACA JUGA:
Kapan Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Dibangun?


Menhub menuturkan masing-masing dari jalur tersebut melewati rut eke beberapa kota sebagai berikut:
1.      Jalur Utara kemungkinan melewati Kota Cirebon, Kota Semarang, Kota Yogyakarta, Kota Solo, dan berakhir di Kota Surabaya
2.      Jalur Tengah kemungkinan melewati Kota Cirebon, Kota Purwokerto, Kota Yogyakarta, Kota Solo, dan berakhir di Kota Surabaya
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wOS8xNi80LzE4NTIyMS8zL0cxbU1kTWRkWURj&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Lebih lanjut Menhub menuturkan bahwa Jalur Selatan jauh dari target  yang direncanakan karena dinilai memiliki beban konstruksi yang besar  karena Jalur Selatan Jawa mayoritas memiliki gunung.
&amp;ldquo;Akan tetapi rencana pembangunan itu tergantung studi yang dilakukan  juga. Ada juga studi lewat selatan, tapi itu lokasinya bergunung  sehingga akan lebih mahal biayanya,&amp;rdquo; ungkap Menhub.
Demikian bocoran rute Kereta Cepat Jakarta-Surabaya yang di ungkap  oleh Menteri Perhubungan Republik Indonesia Budi Karya Sumadi.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Bocoran rute kereta cepat Jakarta-Surabaya. Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya dikabarkan bakal dibangun oleh Presiden Terpilih Prabowo Subianto.
Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub RI) dikabarkan telah merancang kajian tentang jalur potensial untuk dilintasi oleh Kereta Cepat Jakarta-Surabaya. Jalur Kereta Cepat Jakarta-Surabaya rencananya akan di bangun di atas atau di sisi Jalan Tol Trans Jawa, atau dengan opsi lain dibangun di jalur Kereta Api eksisting.
Jalur tersebut dinilai Menhub tidak terlalu banyak memakan biaya untuk pembebasan lahan.

BACA JUGA:
China Pamer Kereta Cepat Hidrogen Pertama

&quot;Mungkin kita akan menggunakan jalur kereta api atau jalan tol sebagai jalur Jakarta-Surabaya, sehingga tidak terlalu banyak dana untuk pembebasan lahan,&quot; ujar Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, dikutip Jumat (4/10/2024).
Menhub juga memaparkan bahwa ada 3 opsi pemilihan jalur Kereta Cepat Jakarta-Surabaya, yaitu :
1.      Melewati Jalur Utara
2.      Melewati Jalur Tengah
3.      Melewati Jalur Selatan

BACA JUGA:
Kapan Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Dibangun?


Menhub menuturkan masing-masing dari jalur tersebut melewati rut eke beberapa kota sebagai berikut:
1.      Jalur Utara kemungkinan melewati Kota Cirebon, Kota Semarang, Kota Yogyakarta, Kota Solo, dan berakhir di Kota Surabaya
2.      Jalur Tengah kemungkinan melewati Kota Cirebon, Kota Purwokerto, Kota Yogyakarta, Kota Solo, dan berakhir di Kota Surabaya
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wOS8xNi80LzE4NTIyMS8zL0cxbU1kTWRkWURj&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Lebih lanjut Menhub menuturkan bahwa Jalur Selatan jauh dari target  yang direncanakan karena dinilai memiliki beban konstruksi yang besar  karena Jalur Selatan Jawa mayoritas memiliki gunung.
&amp;ldquo;Akan tetapi rencana pembangunan itu tergantung studi yang dilakukan  juga. Ada juga studi lewat selatan, tapi itu lokasinya bergunung  sehingga akan lebih mahal biayanya,&amp;rdquo; ungkap Menhub.
Demikian bocoran rute Kereta Cepat Jakarta-Surabaya yang di ungkap  oleh Menteri Perhubungan Republik Indonesia Budi Karya Sumadi.</content:encoded></item></channel></rss>
