<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Anindya Bakrie Tekankan Target Pertumbuhan Ekonomi RI 8% di ASEAN Business and Investment Summit</title><description>Ketua Umum Kadin Anindya Bakrie menekankan target pertumbuhan ekonomi 8% di era kepemimpinan Prabowo-Gibran.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/10/10/320/3073070/anindya-bakrie-tekankan-target-pertumbuhan-ekonomi-ri-8-di-asean-business-and-investment-summit</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/10/10/320/3073070/anindya-bakrie-tekankan-target-pertumbuhan-ekonomi-ri-8-di-asean-business-and-investment-summit"/><item><title>Anindya Bakrie Tekankan Target Pertumbuhan Ekonomi RI 8% di ASEAN Business and Investment Summit</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/10/10/320/3073070/anindya-bakrie-tekankan-target-pertumbuhan-ekonomi-ri-8-di-asean-business-and-investment-summit</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/10/10/320/3073070/anindya-bakrie-tekankan-target-pertumbuhan-ekonomi-ri-8-di-asean-business-and-investment-summit</guid><pubDate>Kamis 10 Oktober 2024 14:40 WIB</pubDate><dc:creator>Kurniasih Miftakhul Jannah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/10/10/320/3073070/anindya-bakrie-tekankan-target-pertumbuhan-ekonomi-ri-8-di-asean-business-and-investment-summit-2yfAiiy7BT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua Umum Kadin Anindya Bakrie memberikan keynote speech pada ASEAN Business and Investment Sumit (Foto: Kadin)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/10/10/320/3073070/anindya-bakrie-tekankan-target-pertumbuhan-ekonomi-ri-8-di-asean-business-and-investment-summit-2yfAiiy7BT.jpg</image><title>Ketua Umum Kadin Anindya Bakrie memberikan keynote speech pada ASEAN Business and Investment Sumit (Foto: Kadin)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Umum Kadin Anindya Bakrie menekankan target pertumbuhan ekonomi 8% di era kepemimpinan Prabowo-Gibran. Hal ini dia sampaikan saat memberikan Key Note di ASEAN Business and Investment Summit 2024.
&quot;Pemerintahan baru Indonesia berkomitmen untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 8% dengan berfokus pada program-program utama yang memprioritaskan ketahanan energi, ketahanan pangan, ketahanan kesehatan dan pembangunan infrastruktur,&quot; papar Anindya yang juga menjabat sebagai Chairman of APEC BAC &amp;amp; Chairman of ASEAN BAC, Kamis (10/10/2024).

BACA JUGA:
Zulhas ke Anindya Bakrie di Hadapan Jokowi: Kadin Sudah Akur Pak


Dalam paparannya, Anindya juga membahas soal masa depan ekonomi ASEAN. Dia menjabarkan, ASEAN diproyeksikan menjadi salah satu kawasan dengan pertumbuhan tercepat di dunia, dengan jumlah penduduk 671 juta jiwa dan PDB tahun 2022 sebesar USD3,6 triliun.
&quot;Prospek ekonomi ASEAN tahun 2024 tetap kuat, didorong oleh permintaan domestik yang terus meningkat dan tingkat pertumbuhan yang solid sebesar 5,7% pada tahun 2022, yang menunjukkan ketahanannya,&quot; ungkapnya.

BACA JUGA:
5 Fakta Susunan Pengurus Kadin 2024-2029: Anindya Bakrie Jabat Ketum, Raffi Ahmad Waketum


Selama satu dekade terakhir, ASEAN telah mempertahankan tingkat pertumbuhan tahunan rata-rata sebesar 4,4%. Dia mencatat, Singapura dan Indonesia memainkan peran penting dalam menarik investasi langsung asing (FDI) yang signifikan, memperkuat posisi mereka sebagai pusat kekuatan ekonomi regional.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8zMS80LzE4MTI3OC81L3g4emR0ZnM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Lintasan pertumbuhan ASEAN tetap menjanjikan, dengan permintaan domestik yang tangguh dan peningkatan ekspor barang dan jasa yang diharapkan,beberapa bank sentral di kawasan ini diantisipasi akan melonggarkan kebijakan moneter pada tahun 2024, memberikan stimulus ekonomi lebih lanjut untuk mendukung pertumbuhan,&quot; imbuh dia.

Sebagai tujuan investasi terkemuka di ASEAN, lanjutnya, Indonesia  memanfaatkan lokasi strategis, sumber daya alam, dan sikap non-bloknya  untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan.
Dia meyakini Indonesia adalah tujuan investasi terbesar kedua di  ASEAN, yang diuntungkan oleh ukurannya yang signifikan, lokasi yang  strategis, dan sumber daya alam yang melimpah, sehingga memposisikannya  sebagai kekuatan ekonomi yang tangguh.
&quot;Dengan tingkat pertumbuhan PDB rata-rata 8% yang diproyeksikan pada  tahun 2045, Indonesia bertujuan untuk mencapai status berpendapatan  tinggi dan menjadi ekonomi terbesar ke-4 secara global, sementara juga  berfokus untuk menjadi pemimpin dalam praktik berkelanjutan, dengan  potensi energi terbarukan yang besar dan kontribusi pertanian yang  signifikan terhadap ketahanan pangan global,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Umum Kadin Anindya Bakrie menekankan target pertumbuhan ekonomi 8% di era kepemimpinan Prabowo-Gibran. Hal ini dia sampaikan saat memberikan Key Note di ASEAN Business and Investment Summit 2024.
&quot;Pemerintahan baru Indonesia berkomitmen untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 8% dengan berfokus pada program-program utama yang memprioritaskan ketahanan energi, ketahanan pangan, ketahanan kesehatan dan pembangunan infrastruktur,&quot; papar Anindya yang juga menjabat sebagai Chairman of APEC BAC &amp;amp; Chairman of ASEAN BAC, Kamis (10/10/2024).

BACA JUGA:
Zulhas ke Anindya Bakrie di Hadapan Jokowi: Kadin Sudah Akur Pak


Dalam paparannya, Anindya juga membahas soal masa depan ekonomi ASEAN. Dia menjabarkan, ASEAN diproyeksikan menjadi salah satu kawasan dengan pertumbuhan tercepat di dunia, dengan jumlah penduduk 671 juta jiwa dan PDB tahun 2022 sebesar USD3,6 triliun.
&quot;Prospek ekonomi ASEAN tahun 2024 tetap kuat, didorong oleh permintaan domestik yang terus meningkat dan tingkat pertumbuhan yang solid sebesar 5,7% pada tahun 2022, yang menunjukkan ketahanannya,&quot; ungkapnya.

BACA JUGA:
5 Fakta Susunan Pengurus Kadin 2024-2029: Anindya Bakrie Jabat Ketum, Raffi Ahmad Waketum


Selama satu dekade terakhir, ASEAN telah mempertahankan tingkat pertumbuhan tahunan rata-rata sebesar 4,4%. Dia mencatat, Singapura dan Indonesia memainkan peran penting dalam menarik investasi langsung asing (FDI) yang signifikan, memperkuat posisi mereka sebagai pusat kekuatan ekonomi regional.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8zMS80LzE4MTI3OC81L3g4emR0ZnM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Lintasan pertumbuhan ASEAN tetap menjanjikan, dengan permintaan domestik yang tangguh dan peningkatan ekspor barang dan jasa yang diharapkan,beberapa bank sentral di kawasan ini diantisipasi akan melonggarkan kebijakan moneter pada tahun 2024, memberikan stimulus ekonomi lebih lanjut untuk mendukung pertumbuhan,&quot; imbuh dia.

Sebagai tujuan investasi terkemuka di ASEAN, lanjutnya, Indonesia  memanfaatkan lokasi strategis, sumber daya alam, dan sikap non-bloknya  untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan.
Dia meyakini Indonesia adalah tujuan investasi terbesar kedua di  ASEAN, yang diuntungkan oleh ukurannya yang signifikan, lokasi yang  strategis, dan sumber daya alam yang melimpah, sehingga memposisikannya  sebagai kekuatan ekonomi yang tangguh.
&quot;Dengan tingkat pertumbuhan PDB rata-rata 8% yang diproyeksikan pada  tahun 2045, Indonesia bertujuan untuk mencapai status berpendapatan  tinggi dan menjadi ekonomi terbesar ke-4 secara global, sementara juga  berfokus untuk menjadi pemimpin dalam praktik berkelanjutan, dengan  potensi energi terbarukan yang besar dan kontribusi pertanian yang  signifikan terhadap ketahanan pangan global,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
