<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>AS Tuding Kerja Paksa di Industri Nikel RI, Begini Reaksi Bahlil</title><description>Bahlil membantah tudingan kerja paksa di industri nikel Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/10/11/320/3073523/as-tuding-kerja-paksa-di-industri-nikel-ri-begini-reaksi-bahlil</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/10/11/320/3073523/as-tuding-kerja-paksa-di-industri-nikel-ri-begini-reaksi-bahlil"/><item><title>AS Tuding Kerja Paksa di Industri Nikel RI, Begini Reaksi Bahlil</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/10/11/320/3073523/as-tuding-kerja-paksa-di-industri-nikel-ri-begini-reaksi-bahlil</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/10/11/320/3073523/as-tuding-kerja-paksa-di-industri-nikel-ri-begini-reaksi-bahlil</guid><pubDate>Jum'at 11 Oktober 2024 15:59 WIB</pubDate><dc:creator>Atikah Umiyani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/10/11/320/3073523/as-tuding-kerja-paksa-di-industri-nikel-ri-begini-reaksi-bahlil-ojxAv1C9Un.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri ESDM Bahlil soal Pekerja Nikel (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/10/11/320/3073523/as-tuding-kerja-paksa-di-industri-nikel-ri-begini-reaksi-bahlil-ojxAv1C9Un.jpg</image><title>Menteri ESDM Bahlil soal Pekerja Nikel (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Energi dan umber Daya Mineral (ESDM) Bahlil membantah  tudingan kerja paksa di industri nikel Indonesia.
Menurutnya, tudingan itu adalah kampanye hitam yang hanya bertujuan untuk merusak reputasi Tanah Air.

BACA JUGA:
Janji Manis Bahlil: Tukin PNS ESDM Naik

&quot;Nggak ada kerja paksa. Saya kan setiap bulan waktu saya di Menteri Investasi kan turun ke lokasi. Ini hanya black campaign aja kok, ini geopolitik,&quot; tegasnya dalam acara Malam Puncak Hari Ulang Tahun ke-79 Pertambangan dan Energi di Hotel Kempinski, Jakarta, Jumat (11/10/2024).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8xMC8xMS80LzE4NTk1Ny8zL0VJU0JjTUtPT3B3&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Bahkan Bahlil menilai banyak negara merasa lebih hebat dari Indonesia, padahal sebenarnya tidak lebih hebat.

BACA JUGA:
Bahlil Cerita Kena Sentil JK Gegara Nikel

&quot;Di negara luar itu, yang merasa semua paling hebat itu. Mohon maaf, mereka bukan lebih baik daripada kita,&quot; imbuhnya.&quot;Yakinlah bahwa Indonesia ke depan akan menjadi negara yang baik, dengan pendapatan per kapita tinggi, GDP tinggi, dan kita mampu menjadi negara nomor 10 terbaik dalam GDP,&quot; pungkas Bahlil.
Sebagai informasi, tuduhan mengenai kerja paksa ini berasal dari laporan Global State of Child and Forced Labour yang diterbitkan oleh Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat (AS) pada 5 September 2024.
Dalam laporan tersebut diberitakan bahwa industri nikel Indonesia disebutkan terlibat dalam praktik kerja paksa.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Energi dan umber Daya Mineral (ESDM) Bahlil membantah  tudingan kerja paksa di industri nikel Indonesia.
Menurutnya, tudingan itu adalah kampanye hitam yang hanya bertujuan untuk merusak reputasi Tanah Air.

BACA JUGA:
Janji Manis Bahlil: Tukin PNS ESDM Naik

&quot;Nggak ada kerja paksa. Saya kan setiap bulan waktu saya di Menteri Investasi kan turun ke lokasi. Ini hanya black campaign aja kok, ini geopolitik,&quot; tegasnya dalam acara Malam Puncak Hari Ulang Tahun ke-79 Pertambangan dan Energi di Hotel Kempinski, Jakarta, Jumat (11/10/2024).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8xMC8xMS80LzE4NTk1Ny8zL0VJU0JjTUtPT3B3&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Bahkan Bahlil menilai banyak negara merasa lebih hebat dari Indonesia, padahal sebenarnya tidak lebih hebat.

BACA JUGA:
Bahlil Cerita Kena Sentil JK Gegara Nikel

&quot;Di negara luar itu, yang merasa semua paling hebat itu. Mohon maaf, mereka bukan lebih baik daripada kita,&quot; imbuhnya.&quot;Yakinlah bahwa Indonesia ke depan akan menjadi negara yang baik, dengan pendapatan per kapita tinggi, GDP tinggi, dan kita mampu menjadi negara nomor 10 terbaik dalam GDP,&quot; pungkas Bahlil.
Sebagai informasi, tuduhan mengenai kerja paksa ini berasal dari laporan Global State of Child and Forced Labour yang diterbitkan oleh Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat (AS) pada 5 September 2024.
Dalam laporan tersebut diberitakan bahwa industri nikel Indonesia disebutkan terlibat dalam praktik kerja paksa.</content:encoded></item></channel></rss>
