<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sering Minta Anggaran, Sri Mulyani: Saya sama Pak Bas Tidak Selalu Rukun</title><description>Menteri Keuangan Sri Mulyani mengaku tidak selalu rukun dengan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono alias Pak Bas.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/10/12/320/3073737/sering-minta-anggaran-sri-mulyani-saya-sama-pak-bas-tidak-selalu-rukun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/10/12/320/3073737/sering-minta-anggaran-sri-mulyani-saya-sama-pak-bas-tidak-selalu-rukun"/><item><title>Sering Minta Anggaran, Sri Mulyani: Saya sama Pak Bas Tidak Selalu Rukun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/10/12/320/3073737/sering-minta-anggaran-sri-mulyani-saya-sama-pak-bas-tidak-selalu-rukun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/10/12/320/3073737/sering-minta-anggaran-sri-mulyani-saya-sama-pak-bas-tidak-selalu-rukun</guid><pubDate>Sabtu 12 Oktober 2024 12:02 WIB</pubDate><dc:creator>Vika Putri Handayani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/10/12/320/3073737/sering-minta-anggaran-sri-mulyani-saya-sama-pak-bas-tidak-selalu-rukun-OGJdOLWog0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Hal yang membuat Sri Mulyani dan Basuki tak rukun (Foto: Instagram PUPR)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/10/12/320/3073737/sering-minta-anggaran-sri-mulyani-saya-sama-pak-bas-tidak-selalu-rukun-OGJdOLWog0.jpg</image><title>Hal yang membuat Sri Mulyani dan Basuki tak rukun (Foto: Instagram PUPR)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengaku tidak selalu rukun dengan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono alias Pak Bas. Hal yang bisa membuat dua bestie ini tidak rukun adalah anggaran.
Sri Mulyani dan Pak Bas pun mengungkap sisi lain dari hubungan kerja mereka saat acara Serah Terima Barang Milik Negara Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Momen tersebut menggambarkan bagaimana perbedaan pandangan terkait anggaran dapat memicu ketegangan, meski keduanya terlihat akrab.

BACA JUGA:
Sri Mulyani ke Mahasiswa Baru PKN STAN: Aset Berharga untuk Masa Depan Indonesia


&amp;ldquo;Kalau saya sama Pak Bas mungkin masyarakat melihatnya selalu kelihatan rukun, itu tidak selalu begitu. Tidak selalu,&amp;rdquo; ucap Sri Mulyani disambut tawa tamu undangan yang hadir.
Ungkapan tersebut menunjukkan bahwa di balik persahabatan dan kerja sama terdapat dinamika yang cukup rumit, terutama dalam hal anggaran.

BACA JUGA:
Ditanya soal Jabat Menteri di Kabinet Prabowo, Sri Mulyani: Terima Kasih Ya


Sri Mulyani menyindir Pak Bas yang sering meminta tambahan anggaran untuk Kementerian PUPR. Mendengar pernyataan tersebut, Pak Bas segera mengoreksi.
&amp;ldquo;Tapi saya nggak pernah minta tambahan. Yang minta presidennya,&amp;rdquo; jawabnya dengan nada bercanda, dikutip dari Instagram PUPR Sabtu (12/10/2024).
Reaksi ini disambut tawa oleh Sri Mulyani dan hadirin lainnya, menambah kehangatan suasana meski membahas topik yang bisa jadi sensitif.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8xMC8xMC8xLzE4NTk0OS8zL2I4eEhEdzJVaVFJ&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Selain menampilkan sisi komedi dari dua pejabat tinggi negara,  percakapan ini juga membahas masalah pengelolaan anggaran negara. Dalam  momen serah terima ini tidak hanya menunjukkan kekompakan antara Menteri  Keuangan dan Menteri PUPR, tetapi juga menggambarkan dinamika yang  terjadi dalam pengelolaan anggaran negara.
Meski terdapat tantangan dan perbedaan pandangan, suasana yang penuh  tawa menegaskan bahwa kolaborasi yang baik dapat tetap terjalin, bahkan  di tengah isu yang kompleks.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengaku tidak selalu rukun dengan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono alias Pak Bas. Hal yang bisa membuat dua bestie ini tidak rukun adalah anggaran.
Sri Mulyani dan Pak Bas pun mengungkap sisi lain dari hubungan kerja mereka saat acara Serah Terima Barang Milik Negara Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Momen tersebut menggambarkan bagaimana perbedaan pandangan terkait anggaran dapat memicu ketegangan, meski keduanya terlihat akrab.

BACA JUGA:
Sri Mulyani ke Mahasiswa Baru PKN STAN: Aset Berharga untuk Masa Depan Indonesia


&amp;ldquo;Kalau saya sama Pak Bas mungkin masyarakat melihatnya selalu kelihatan rukun, itu tidak selalu begitu. Tidak selalu,&amp;rdquo; ucap Sri Mulyani disambut tawa tamu undangan yang hadir.
Ungkapan tersebut menunjukkan bahwa di balik persahabatan dan kerja sama terdapat dinamika yang cukup rumit, terutama dalam hal anggaran.

BACA JUGA:
Ditanya soal Jabat Menteri di Kabinet Prabowo, Sri Mulyani: Terima Kasih Ya


Sri Mulyani menyindir Pak Bas yang sering meminta tambahan anggaran untuk Kementerian PUPR. Mendengar pernyataan tersebut, Pak Bas segera mengoreksi.
&amp;ldquo;Tapi saya nggak pernah minta tambahan. Yang minta presidennya,&amp;rdquo; jawabnya dengan nada bercanda, dikutip dari Instagram PUPR Sabtu (12/10/2024).
Reaksi ini disambut tawa oleh Sri Mulyani dan hadirin lainnya, menambah kehangatan suasana meski membahas topik yang bisa jadi sensitif.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8xMC8xMC8xLzE4NTk0OS8zL2I4eEhEdzJVaVFJ&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Selain menampilkan sisi komedi dari dua pejabat tinggi negara,  percakapan ini juga membahas masalah pengelolaan anggaran negara. Dalam  momen serah terima ini tidak hanya menunjukkan kekompakan antara Menteri  Keuangan dan Menteri PUPR, tetapi juga menggambarkan dinamika yang  terjadi dalam pengelolaan anggaran negara.
Meski terdapat tantangan dan perbedaan pandangan, suasana yang penuh  tawa menegaskan bahwa kolaborasi yang baik dapat tetap terjalin, bahkan  di tengah isu yang kompleks.</content:encoded></item></channel></rss>
