<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>ASEAN Business and Investment Summit, Anindya Bakrie Bertemu PM Kanada</title><description>Ketua ASEAN Business Advisory Council Indonesia Anindya Bakrie  mewakili Indonesia menghadiri ASEAN Business and Investment Summit 2024.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/10/12/320/3073782/asean-business-and-investment-summit-anindya-bakrie-bertemu-pm-kanada</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/10/12/320/3073782/asean-business-and-investment-summit-anindya-bakrie-bertemu-pm-kanada"/><item><title>ASEAN Business and Investment Summit, Anindya Bakrie Bertemu PM Kanada</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/10/12/320/3073782/asean-business-and-investment-summit-anindya-bakrie-bertemu-pm-kanada</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/10/12/320/3073782/asean-business-and-investment-summit-anindya-bakrie-bertemu-pm-kanada</guid><pubDate>Sabtu 12 Oktober 2024 12:35 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Akbar Malik</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/10/12/320/3073782/asean-business-and-investment-summit-anindya-bakrie-bertemu-pm-kanada-5ijUL5FWj1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua Umum Kadin Anindya Bakrie memberikan keynote speech pada ASEAN Business and Investment Sumit (Foto: Kadin)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/10/12/320/3073782/asean-business-and-investment-summit-anindya-bakrie-bertemu-pm-kanada-5ijUL5FWj1.jpg</image><title>Ketua Umum Kadin Anindya Bakrie memberikan keynote speech pada ASEAN Business and Investment Sumit (Foto: Kadin)</title></images><description>JAKARTA - Ketua ASEAN Business Advisory Council (BAC) Indonesia Anindya Bakrie mewakili Indonesia menghadiri ASEAN Business and Investment Summit 2024. Anindya menjelaskan keinginan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese untuk menguatkan investasi Australia di kawasan ASEAN.
Hal tersebut disampaikan Anthony saat Anindya menghadiri sesi acara &amp;ldquo;The Australia&amp;rsquo;s Southeast Asia Economic Strategy Breakfast&amp;rdquo; atau disebut juga dengan &amp;ldquo;Australia &amp;ndash; ASEAN CEO Breakfast&amp;rdquo;, di Diamond Room, Hotel Landmark Mekong Riverside, Vientiane, Laos.

BACA JUGA:
Ketua Kadin Anindya Ungkap 6 Prioritas Asean Hadapi Krisis Global


Bagi Australia, berkolaborasi dengan ASEAN tak hanya dari sisi penguatan ekonomi, akan tetapi juga mengenai sisi keamanan regional. Untuk itu, Australia akan berkolaborasi dengan negara-negara ASEAN dalam hal memperbesar perdagangan dan investasi, dan juga untuk memelihara keamanan dan perdamaian kawasan.
Selain Anindya, acara tersebut juga dihadiri beberapa CEO dari negara-negara ASEAN dan Australia. Turut hadir Perdana Menteri Vietnam Pham Minh Chinh dan beberapa menteri dari negara ASEAN.

BACA JUGA:
Anindya Bakrie Tekankan Target Pertumbuhan Ekonomi RI 8% di ASEAN Business and Investment Summit


Usai menghadiri undangan PM Australia, Anindya yang juga menjabat sebagai Ketua Asia-Pasific Economic Coorporation (APEC) BAC Indonesia, turut hadir dalam sesi acara &amp;ldquo;ASEAN Outlook on Indo-Pasific&amp;rdquo; yang termasuk dalam rangkaian acara dari &amp;ldquo;ASEAN Business and Investment Summit (BIS) 2024&amp;rdquo;.
Dalam acara tersebut, Wakil Presiden Ma&amp;rsquo;ruf Amin, yang hadir mewakili Presiden Jokowi, memberikan keynote address dengan memfokuskan beberapa poin penting. Di antaranya mengenai penguatan peran ASEAN sebagai pusat dan penggerak utama kerja sama, perdamaian dan stabilitas di kawasan Indo-Pasifik, serta mendorong ASEAN Outlook on Indo-Pasific yang pembentukannya diinisiasi Indonesia saat Indonesia menjadi Ketua ASEAN tahun lalu.
Ma&amp;rsquo;ruf Amin berharap agar ASEAN adaptif dalam merespons isu-isu terkini dan masa depan, termasuk isu transisi energi, digital ekonomi, dan kecerdasan buatan, dalam bingkai konektivitas dan resiliensi.
Anindya Bertemu Justin Trudeau
Turut menyampaikan keynote address dalam forum tersebut adalah  Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau. Usai menjadi pembicara, Justin  kemudian mendatangi dan menyapa Anindya. Sebagai mitra kerja tujuh tahun  terakhir di APEC, Justin menyampaikan komitmen Kanada untuk melanjutkan  kerja sama bidang ekonomi dengan Indonesia di era pemerintahan Prabowo  Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Keduanya bersepakat untuk membahas  kerja sama tersebut dalam forum APEC di Lima, Peru, yang akan  diselenggarakan pada 10-16 November 2024.
Sementara, Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia 2024-2029 Bidang  Perdagangan Internasional sekaligus sebagai &amp;#8288;ASEAN BAC Indonesia  Alternate Chair Bernardino Moningka Vega hadir sebagai panelis diskusi,  mewakili Indonesia.
Acara ASEAN Outlook on Indo-Pasific diselenggarakan Kementerian Luar  Negeri Republik Indonesia bekerja sama dengan Kadin Indonesia dan  dimoderatori Country Director of Tony Blair Institute for Global Change  Shuhaela Fabya Haqim.
Sebelumnya, Kamis (10/10/2024), Anindya Bakrie menjadi keynote  speaker dalam ASEAN BIS 2024. Dalam paparannya, Anindya menekankan enam  prioritas ASEAN dalam menghadapi multi-krisis global dengan target  pertumbuhan ekonomi ASEAN, yaitu transformasi digital, pembangunan  berkelanjutan, ketahanan layanan kesehatan, memperkuat ketahanan pangan,  serta meningkatkan konektivitas antar-negara ASEAN.
Pagi harinya, Kamis (10/10/2024), Anindya terlebih dulu menghadiri  undangan dalam sesi acara &amp;ldquo;Networking Breakfast Session with Prime  Minister of Cambodia, Lao PDR, and Vietnam&amp;rdquo; di Hotel Latsavong Wanda
Vista. Acara tersebut digawangi langsung Perdana Menteri Laos Sonexay  Siphandone, Perdana Menteri Kamboja Hun Manet, dan Perdana Menteri  Vietnam Ph&amp;#7841;m Minh Ch&amp;iacute;nh.
Turut hadir mendampingi Anindya yaitu ASEAN BAC Indonesia Alternate  Chair sekaligus sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Perdagangan  Internasional Kadin Indonesia 2024-2029 Bernardino Moningka Vega, dan  Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Organisasi dan Komunikasi Kadin  Indonesia 2024-2029, Erwin Aksa.
Sebagai pimpinan ASEAN BAC Indonesia, Anindya juga mengadakan  pertemuan bilateral dengan pimpinan maupun delegasi ASEAN BAC Brunei  Darussalam, Malaysia, Timor Leste, Filipina, dan ASEAN-UK BAC. Juga  bertemu dengan pejabat pemerintahan dan pejabat internasional di  antaranya dengan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar  Negeri Retno Marsudi, President of the European Council Charles Michel,  dan Executive Chairman of the World Economic Forum Klaus Schwab</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua ASEAN Business Advisory Council (BAC) Indonesia Anindya Bakrie mewakili Indonesia menghadiri ASEAN Business and Investment Summit 2024. Anindya menjelaskan keinginan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese untuk menguatkan investasi Australia di kawasan ASEAN.
Hal tersebut disampaikan Anthony saat Anindya menghadiri sesi acara &amp;ldquo;The Australia&amp;rsquo;s Southeast Asia Economic Strategy Breakfast&amp;rdquo; atau disebut juga dengan &amp;ldquo;Australia &amp;ndash; ASEAN CEO Breakfast&amp;rdquo;, di Diamond Room, Hotel Landmark Mekong Riverside, Vientiane, Laos.

BACA JUGA:
Ketua Kadin Anindya Ungkap 6 Prioritas Asean Hadapi Krisis Global


Bagi Australia, berkolaborasi dengan ASEAN tak hanya dari sisi penguatan ekonomi, akan tetapi juga mengenai sisi keamanan regional. Untuk itu, Australia akan berkolaborasi dengan negara-negara ASEAN dalam hal memperbesar perdagangan dan investasi, dan juga untuk memelihara keamanan dan perdamaian kawasan.
Selain Anindya, acara tersebut juga dihadiri beberapa CEO dari negara-negara ASEAN dan Australia. Turut hadir Perdana Menteri Vietnam Pham Minh Chinh dan beberapa menteri dari negara ASEAN.

BACA JUGA:
Anindya Bakrie Tekankan Target Pertumbuhan Ekonomi RI 8% di ASEAN Business and Investment Summit


Usai menghadiri undangan PM Australia, Anindya yang juga menjabat sebagai Ketua Asia-Pasific Economic Coorporation (APEC) BAC Indonesia, turut hadir dalam sesi acara &amp;ldquo;ASEAN Outlook on Indo-Pasific&amp;rdquo; yang termasuk dalam rangkaian acara dari &amp;ldquo;ASEAN Business and Investment Summit (BIS) 2024&amp;rdquo;.
Dalam acara tersebut, Wakil Presiden Ma&amp;rsquo;ruf Amin, yang hadir mewakili Presiden Jokowi, memberikan keynote address dengan memfokuskan beberapa poin penting. Di antaranya mengenai penguatan peran ASEAN sebagai pusat dan penggerak utama kerja sama, perdamaian dan stabilitas di kawasan Indo-Pasifik, serta mendorong ASEAN Outlook on Indo-Pasific yang pembentukannya diinisiasi Indonesia saat Indonesia menjadi Ketua ASEAN tahun lalu.
Ma&amp;rsquo;ruf Amin berharap agar ASEAN adaptif dalam merespons isu-isu terkini dan masa depan, termasuk isu transisi energi, digital ekonomi, dan kecerdasan buatan, dalam bingkai konektivitas dan resiliensi.
Anindya Bertemu Justin Trudeau
Turut menyampaikan keynote address dalam forum tersebut adalah  Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau. Usai menjadi pembicara, Justin  kemudian mendatangi dan menyapa Anindya. Sebagai mitra kerja tujuh tahun  terakhir di APEC, Justin menyampaikan komitmen Kanada untuk melanjutkan  kerja sama bidang ekonomi dengan Indonesia di era pemerintahan Prabowo  Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Keduanya bersepakat untuk membahas  kerja sama tersebut dalam forum APEC di Lima, Peru, yang akan  diselenggarakan pada 10-16 November 2024.
Sementara, Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia 2024-2029 Bidang  Perdagangan Internasional sekaligus sebagai &amp;#8288;ASEAN BAC Indonesia  Alternate Chair Bernardino Moningka Vega hadir sebagai panelis diskusi,  mewakili Indonesia.
Acara ASEAN Outlook on Indo-Pasific diselenggarakan Kementerian Luar  Negeri Republik Indonesia bekerja sama dengan Kadin Indonesia dan  dimoderatori Country Director of Tony Blair Institute for Global Change  Shuhaela Fabya Haqim.
Sebelumnya, Kamis (10/10/2024), Anindya Bakrie menjadi keynote  speaker dalam ASEAN BIS 2024. Dalam paparannya, Anindya menekankan enam  prioritas ASEAN dalam menghadapi multi-krisis global dengan target  pertumbuhan ekonomi ASEAN, yaitu transformasi digital, pembangunan  berkelanjutan, ketahanan layanan kesehatan, memperkuat ketahanan pangan,  serta meningkatkan konektivitas antar-negara ASEAN.
Pagi harinya, Kamis (10/10/2024), Anindya terlebih dulu menghadiri  undangan dalam sesi acara &amp;ldquo;Networking Breakfast Session with Prime  Minister of Cambodia, Lao PDR, and Vietnam&amp;rdquo; di Hotel Latsavong Wanda
Vista. Acara tersebut digawangi langsung Perdana Menteri Laos Sonexay  Siphandone, Perdana Menteri Kamboja Hun Manet, dan Perdana Menteri  Vietnam Ph&amp;#7841;m Minh Ch&amp;iacute;nh.
Turut hadir mendampingi Anindya yaitu ASEAN BAC Indonesia Alternate  Chair sekaligus sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Perdagangan  Internasional Kadin Indonesia 2024-2029 Bernardino Moningka Vega, dan  Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Organisasi dan Komunikasi Kadin  Indonesia 2024-2029, Erwin Aksa.
Sebagai pimpinan ASEAN BAC Indonesia, Anindya juga mengadakan  pertemuan bilateral dengan pimpinan maupun delegasi ASEAN BAC Brunei  Darussalam, Malaysia, Timor Leste, Filipina, dan ASEAN-UK BAC. Juga  bertemu dengan pejabat pemerintahan dan pejabat internasional di  antaranya dengan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar  Negeri Retno Marsudi, President of the European Council Charles Michel,  dan Executive Chairman of the World Economic Forum Klaus Schwab</content:encoded></item></channel></rss>
