<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengusaha Maskapai Ungkap 2 PR Menhub di Kabinet Prabowo</title><description>Asosiasi Penerbangan, Indonesia National Air Carrier Association berharap 2 hal pokok kepada Menteri Perhubungan dalam Kabinet Prabowo.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/10/18/320/3075911/pengusaha-maskapai-ungkap-2-pr-menhub-di-kabinet-prabowo</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/10/18/320/3075911/pengusaha-maskapai-ungkap-2-pr-menhub-di-kabinet-prabowo"/><item><title>Pengusaha Maskapai Ungkap 2 PR Menhub di Kabinet Prabowo</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/10/18/320/3075911/pengusaha-maskapai-ungkap-2-pr-menhub-di-kabinet-prabowo</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/10/18/320/3075911/pengusaha-maskapai-ungkap-2-pr-menhub-di-kabinet-prabowo</guid><pubDate>Jum'at 18 Oktober 2024 05:57 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/10/18/320/3075911/pengusaha-maskapai-ungkap-2-pr-menhub-di-kabinet-prabowo-FFowqdmeju.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pengusaha Maskapai Penerbangan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/10/18/320/3075911/pengusaha-maskapai-ungkap-2-pr-menhub-di-kabinet-prabowo-FFowqdmeju.jpg</image><title>Pengusaha Maskapai Penerbangan (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Asosiasi Penerbangan, Indonesia National Air Carrier Association (INACA) berharap 2 hal pokok kepada Menteri Perhubungan dalam Kabinet Prabowo - Gibran periode 2024 - 2029.
Ketua Umum INACA Denon Prawiraatmadja mengatakan, harapan pertama kepada Menteri Perhubungan Prabowo yaitu mampu sukseskan rencana besar pertumbuhan ekonomi 8% lewat peningkatan konvektivitas, spesifik di sektor udara. Kedua, bisa menjaga fairness (keadilan) antara maskapai pendatang baru, dengan yang sudah lama eksis di Tanah Air.

BACA JUGA:
Menhub Ungkap Alasan Revitalisasi Stasiun Klaten


&quot;Saya yakin bapak Presiden terpilih sangat objektif terhadap bagaiman menteri yang diberikan amanah ini menjalankan 2 hal utama. Pertama meyakinkan pak Prabowo-Gibran sukseskan pertumbuhan ekonomi kedua bagaimana menjaga fairnes dari player yang ada di Indonesia,&quot; kata Denon di Jakarta, Jumat (18/10/2024).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8xMC8xNy8xLzE4NjEzNS8zL2JjeGY4YzhHdHlj&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Denon juga mengapresiasi terkait adanya 1 sosok yang digadang-gadang bakal menjadi Menteri Perhubungan Kabinet Prabowo, yaitu Dudy Purwagandhi. Sebab menurutnya Dudy juga merupakan sosok yang memiliki latar belakang di industri aviasi.

BACA JUGA:
Menhub: Jalur Kereta Api Simpang Joglo Beroperasi 1 November 2024


Karena menurutnya, industri transportasi terlebih industri aviasi memiliki cukup banyak regulasi yang harus dijalankan para pelaku usaha. Sebab hal ini berkaitan langsung dengan aspek keselamatan penumpang.&quot;Pastinya, siapapun menteri yang terpilih, kalau punya latar belakang industri transportasi, paling tidak mereka memahami bahwa industri transportasi ini punya regulasi yang dijalankan,&quot; kata Denon.
Sebelumnya Presiden terpilih Prabowo Subianto telah memanggil sosok Dudy Purwagandhi ke kediamannya di Kertanegara, Jakarta Selatan, pada Senin 14 Oktober lalu. Pemanggilan ini erat kaitannya dalam rangka menyusun komposisi kabinet Prabowo - Gibran.
Jika melihat riwayat karirnya, Dudy sempat menjabat sebagai Direktur di PT Jhonlin Air Transport pada tahun 2008-2009. Jhonlin Air sendiri merupakan maskapai regional yang berada di wilayah Kalimantan Selatan.</description><content:encoded>JAKARTA - Asosiasi Penerbangan, Indonesia National Air Carrier Association (INACA) berharap 2 hal pokok kepada Menteri Perhubungan dalam Kabinet Prabowo - Gibran periode 2024 - 2029.
Ketua Umum INACA Denon Prawiraatmadja mengatakan, harapan pertama kepada Menteri Perhubungan Prabowo yaitu mampu sukseskan rencana besar pertumbuhan ekonomi 8% lewat peningkatan konvektivitas, spesifik di sektor udara. Kedua, bisa menjaga fairness (keadilan) antara maskapai pendatang baru, dengan yang sudah lama eksis di Tanah Air.

BACA JUGA:
Menhub Ungkap Alasan Revitalisasi Stasiun Klaten


&quot;Saya yakin bapak Presiden terpilih sangat objektif terhadap bagaiman menteri yang diberikan amanah ini menjalankan 2 hal utama. Pertama meyakinkan pak Prabowo-Gibran sukseskan pertumbuhan ekonomi kedua bagaimana menjaga fairnes dari player yang ada di Indonesia,&quot; kata Denon di Jakarta, Jumat (18/10/2024).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8xMC8xNy8xLzE4NjEzNS8zL2JjeGY4YzhHdHlj&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Denon juga mengapresiasi terkait adanya 1 sosok yang digadang-gadang bakal menjadi Menteri Perhubungan Kabinet Prabowo, yaitu Dudy Purwagandhi. Sebab menurutnya Dudy juga merupakan sosok yang memiliki latar belakang di industri aviasi.

BACA JUGA:
Menhub: Jalur Kereta Api Simpang Joglo Beroperasi 1 November 2024


Karena menurutnya, industri transportasi terlebih industri aviasi memiliki cukup banyak regulasi yang harus dijalankan para pelaku usaha. Sebab hal ini berkaitan langsung dengan aspek keselamatan penumpang.&quot;Pastinya, siapapun menteri yang terpilih, kalau punya latar belakang industri transportasi, paling tidak mereka memahami bahwa industri transportasi ini punya regulasi yang dijalankan,&quot; kata Denon.
Sebelumnya Presiden terpilih Prabowo Subianto telah memanggil sosok Dudy Purwagandhi ke kediamannya di Kertanegara, Jakarta Selatan, pada Senin 14 Oktober lalu. Pemanggilan ini erat kaitannya dalam rangka menyusun komposisi kabinet Prabowo - Gibran.
Jika melihat riwayat karirnya, Dudy sempat menjabat sebagai Direktur di PT Jhonlin Air Transport pada tahun 2008-2009. Jhonlin Air sendiri merupakan maskapai regional yang berada di wilayah Kalimantan Selatan.</content:encoded></item></channel></rss>
