<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Presiden Prabowo Sentil Pengusaha Nakal hingga Akui Kebocoran Anggaran</title><description>Presiden Prabowo Subianto menyinggung kelakukan pengusaha-pengusaha  nakal dalam pidato perdananya usai pelantikan Presiden dan Wapres.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/10/20/320/3076708/presiden-prabowo-sentil-pengusaha-nakal-hingga-akui-kebocoran-anggaran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/10/20/320/3076708/presiden-prabowo-sentil-pengusaha-nakal-hingga-akui-kebocoran-anggaran"/><item><title>Presiden Prabowo Sentil Pengusaha Nakal hingga Akui Kebocoran Anggaran</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/10/20/320/3076708/presiden-prabowo-sentil-pengusaha-nakal-hingga-akui-kebocoran-anggaran</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/10/20/320/3076708/presiden-prabowo-sentil-pengusaha-nakal-hingga-akui-kebocoran-anggaran</guid><pubDate>Minggu 20 Oktober 2024 12:41 WIB</pubDate><dc:creator>Kurniasih Miftakhul Jannah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/10/20/320/3076708/presiden-prabowo-sentil-pengusaha-nakal-hingga-akui-kebocoran-anggaran-8O7rcjBnOb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Prabowo sentil pengusaha nakal pada pidato perdana usai pelantikan Presiden dan Wakil Presiden (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/10/20/320/3076708/presiden-prabowo-sentil-pengusaha-nakal-hingga-akui-kebocoran-anggaran-8O7rcjBnOb.jpg</image><title>Prabowo sentil pengusaha nakal pada pidato perdana usai pelantikan Presiden dan Wakil Presiden (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyinggung kelakukan pengusaha-pengusaha nakal dalam pidato perdananya usai pelantikan Presiden dan Wakil Presiden. Dia pun mengakui masih adanya kebocoran anggaran dan penyelewengan yang dilakukan para pejabat.

BACA JUGA:
Presiden Prabowo: Sekarang Saya Menang, Saya Ajak Semua Pihak Ayok Bersatu


&quot;Kita harus berani mengakui terlalu banyak kebocoran-kebocoran dari anggaran kita, penyimpangan-penyimpangan, kolusi di antara para pejabat politik, pejabat pemerintah, di semua tingkatan, di semua tingkatan, dengan pengusaha-pengusaha yang nakal, pengusaha-pengusaha yang tidak patriotik,&quot; kata Prabowo di Gedung DPR, Minggu (20/10/2024).
Prabowo mengingatkan agar tidak takut menghadapi realita tersebut. Karena nyatanya, praktik korupsi dan penyelewengan anggaran masih terjadi di Indonesia.

BACA JUGA:
Segini Gaji yang Diterima Prabowo-Gibran Usai Resmi Jadi Presiden dan Wapres Indonesia 


Praktik tak bermoral ini dinilai menjadi salah satu penyebab kemiskinan di Indonesia. Prabowo mengakui, belum semua rakyat Indonesia bisa menikmati kemerdekaan.
&quot;Janganlah kita takut untuk melihat realita ini. Kita masih melihat sebagian saudara-saudara kita yang belum menikmati hasil kemerdekaan. Terlalu banyak saudara-saudara kita yang berada di bawah garis kemiskinan,&quot; imbuhnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8xMC8yMC8xLzE4NjIwOC8zL3MwT3dyNlltNThj&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dia pun mengakui masih banyak anak yang tidak punya pakaian layak  untuk sekolah. Tak menutup mata, menurutnya Kemerdekaan belum dirasakan  oleh seluruh masyarakat Indonesia.
&quot;Terlalu banyak anak-anak kita yang berangkat sekolah tidak makan  pagi. Terlalu banyak anak-anak kita yang tidak punya pakian untuk  berangkat sekolah, saudara-saudara sekalian,&quot; imbuhnya.
Prabowo pun meminta semua pihak tidak cepat puas dengan data-data  ekonomi yang baik. Pasalnya, tidak semua data tersebut sesuai dengan  kenyataan di lapangannya.
&quot;Kita jangan terlalu senang lihat angka statistik yang membuat kita  cepat gembira. Cepat puas padahal belum lihat gambar sungguhnya. Kita  bangga diterima di kalangan G20, jadi ekonomi terbesar dunia, tapi  apakah kita lihat gambarannya untuk keadaan kita,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyinggung kelakukan pengusaha-pengusaha nakal dalam pidato perdananya usai pelantikan Presiden dan Wakil Presiden. Dia pun mengakui masih adanya kebocoran anggaran dan penyelewengan yang dilakukan para pejabat.

BACA JUGA:
Presiden Prabowo: Sekarang Saya Menang, Saya Ajak Semua Pihak Ayok Bersatu


&quot;Kita harus berani mengakui terlalu banyak kebocoran-kebocoran dari anggaran kita, penyimpangan-penyimpangan, kolusi di antara para pejabat politik, pejabat pemerintah, di semua tingkatan, di semua tingkatan, dengan pengusaha-pengusaha yang nakal, pengusaha-pengusaha yang tidak patriotik,&quot; kata Prabowo di Gedung DPR, Minggu (20/10/2024).
Prabowo mengingatkan agar tidak takut menghadapi realita tersebut. Karena nyatanya, praktik korupsi dan penyelewengan anggaran masih terjadi di Indonesia.

BACA JUGA:
Segini Gaji yang Diterima Prabowo-Gibran Usai Resmi Jadi Presiden dan Wapres Indonesia 


Praktik tak bermoral ini dinilai menjadi salah satu penyebab kemiskinan di Indonesia. Prabowo mengakui, belum semua rakyat Indonesia bisa menikmati kemerdekaan.
&quot;Janganlah kita takut untuk melihat realita ini. Kita masih melihat sebagian saudara-saudara kita yang belum menikmati hasil kemerdekaan. Terlalu banyak saudara-saudara kita yang berada di bawah garis kemiskinan,&quot; imbuhnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8xMC8yMC8xLzE4NjIwOC8zL3MwT3dyNlltNThj&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dia pun mengakui masih banyak anak yang tidak punya pakaian layak  untuk sekolah. Tak menutup mata, menurutnya Kemerdekaan belum dirasakan  oleh seluruh masyarakat Indonesia.
&quot;Terlalu banyak anak-anak kita yang berangkat sekolah tidak makan  pagi. Terlalu banyak anak-anak kita yang tidak punya pakian untuk  berangkat sekolah, saudara-saudara sekalian,&quot; imbuhnya.
Prabowo pun meminta semua pihak tidak cepat puas dengan data-data  ekonomi yang baik. Pasalnya, tidak semua data tersebut sesuai dengan  kenyataan di lapangannya.
&quot;Kita jangan terlalu senang lihat angka statistik yang membuat kita  cepat gembira. Cepat puas padahal belum lihat gambar sungguhnya. Kita  bangga diterima di kalangan G20, jadi ekonomi terbesar dunia, tapi  apakah kita lihat gambarannya untuk keadaan kita,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
