<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tak Ada APBN, Prabowo: Petani dan Nelayan yang Kasih Makan Pejuang Kemerdekaan</title><description>Presiden Prabowo Subianto bercerita pentingnya peran petani dan nelayan saat Indonesia berperang melawan penjajah.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/10/20/320/3076723/tak-ada-apbn-prabowo-petani-dan-nelayan-yang-kasih-makan-pejuang-kemerdekaan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/10/20/320/3076723/tak-ada-apbn-prabowo-petani-dan-nelayan-yang-kasih-makan-pejuang-kemerdekaan"/><item><title>Tak Ada APBN, Prabowo: Petani dan Nelayan yang Kasih Makan Pejuang Kemerdekaan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/10/20/320/3076723/tak-ada-apbn-prabowo-petani-dan-nelayan-yang-kasih-makan-pejuang-kemerdekaan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/10/20/320/3076723/tak-ada-apbn-prabowo-petani-dan-nelayan-yang-kasih-makan-pejuang-kemerdekaan</guid><pubDate>Minggu 20 Oktober 2024 13:16 WIB</pubDate><dc:creator>Kurniasih Miftakhul Jannah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/10/20/320/3076723/tak-ada-apbn-prabowo-petani-dan-nelayan-yang-kasih-makan-pejuang-kemerdekaan-lTR5JmEj4S.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Prabowo Subianto cerita peran petani dan nelayan saat perang kemerdekaan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/10/20/320/3076723/tak-ada-apbn-prabowo-petani-dan-nelayan-yang-kasih-makan-pejuang-kemerdekaan-lTR5JmEj4S.jpg</image><title>Prabowo Subianto cerita peran petani dan nelayan saat perang kemerdekaan (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto bercerita pentingnya peran petani dan nelayan saat Indonesia berperang melawan penjajah. Saat itu, Indonesia tidak memiliki susunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang mumpuni untuk membiayai perang.
&quot;Janganlah kita lupa, waktu kita perang kemerdekaan kita tidak punya anggaran, kita tidak punya APBN, pasukan kita tidak digaji,&quot; tutur Prabowo dalam acara pelantilkan Presiden dan Wakil Presiden di Gedung DPR, Minggu (20/10/2024).

BACA JUGA:
Masyarakat Sambut Presiden Prabowo di Sepanjang Jalan Sudirman, Rebutan Salaman


Kala itu, cerita Prabowo, pasukan pejuang kemerdekaan Indonesia diberi makan oleh para petani dan nelayan. Para petani dan nelayan di desa yang memberi makan pasukan tentara yang tengah berjuang merebut kemerdekaan.

BACA JUGA:
Pidato Lengkap Presiden Prabowo Subianto&amp;nbsp;


&quot;Siapa yang memberi makan kepada kita? Yang memberi makan adalah para petani di desa-desa. Yang memberi makan adalah para nelayan, yang memberi makan adalah para pekerja, terus menerus mereka yang mendirikan Republik Indonesia,&quot; ucap Prabowo.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8xMC8yMC8xLzE4NjIwOC8zL3MwT3dyNlltNThj&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Prabowo pun menyebut bahwa sejarah bangsa Indonesia adalah sejarah  yang penuh dengan pengorbanan dan keberanian. Kemerdekaan Indonesia,  kata Prabowo, bukan hadiah melaiknan dengan pengorbanan yang besar.
Untuk itu, dia mengajak seluruh pemimpin bangsa tidak takut dalam  menghadapi segala tantangan, bahkan invasi-invasi dari bangsa lain.
&quot;Kita harus faham dan ingat selalu, pengorbanan yang paling besar  adalah pengorbanan dari rakyat kita, dari rakyat kita yang paling  miskin, wong cilik yang berjuang, yang memberi makan kepada  pejuang-pejuang,&quot; tukas dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto bercerita pentingnya peran petani dan nelayan saat Indonesia berperang melawan penjajah. Saat itu, Indonesia tidak memiliki susunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang mumpuni untuk membiayai perang.
&quot;Janganlah kita lupa, waktu kita perang kemerdekaan kita tidak punya anggaran, kita tidak punya APBN, pasukan kita tidak digaji,&quot; tutur Prabowo dalam acara pelantilkan Presiden dan Wakil Presiden di Gedung DPR, Minggu (20/10/2024).

BACA JUGA:
Masyarakat Sambut Presiden Prabowo di Sepanjang Jalan Sudirman, Rebutan Salaman


Kala itu, cerita Prabowo, pasukan pejuang kemerdekaan Indonesia diberi makan oleh para petani dan nelayan. Para petani dan nelayan di desa yang memberi makan pasukan tentara yang tengah berjuang merebut kemerdekaan.

BACA JUGA:
Pidato Lengkap Presiden Prabowo Subianto&amp;nbsp;


&quot;Siapa yang memberi makan kepada kita? Yang memberi makan adalah para petani di desa-desa. Yang memberi makan adalah para nelayan, yang memberi makan adalah para pekerja, terus menerus mereka yang mendirikan Republik Indonesia,&quot; ucap Prabowo.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8xMC8yMC8xLzE4NjIwOC8zL3MwT3dyNlltNThj&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Prabowo pun menyebut bahwa sejarah bangsa Indonesia adalah sejarah  yang penuh dengan pengorbanan dan keberanian. Kemerdekaan Indonesia,  kata Prabowo, bukan hadiah melaiknan dengan pengorbanan yang besar.
Untuk itu, dia mengajak seluruh pemimpin bangsa tidak takut dalam  menghadapi segala tantangan, bahkan invasi-invasi dari bangsa lain.
&quot;Kita harus faham dan ingat selalu, pengorbanan yang paling besar  adalah pengorbanan dari rakyat kita, dari rakyat kita yang paling  miskin, wong cilik yang berjuang, yang memberi makan kepada  pejuang-pejuang,&quot; tukas dia.</content:encoded></item></channel></rss>
