<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menpera Maruarar Sirait Pakai Lahan Hasil Sitaan Jaksa Agung untuk Bangun Rumah Rakyat</title><description>Maruarar Sirait menyiapkan langkah untuk mendorong pembangunan perumahan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/10/21/470/3077268/menpera-maruarar-sirait-pakai-lahan-hasil-sitaan-jaksa-agung-untuk-bangun-rumah-rakyat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/10/21/470/3077268/menpera-maruarar-sirait-pakai-lahan-hasil-sitaan-jaksa-agung-untuk-bangun-rumah-rakyat"/><item><title>Menpera Maruarar Sirait Pakai Lahan Hasil Sitaan Jaksa Agung untuk Bangun Rumah Rakyat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/10/21/470/3077268/menpera-maruarar-sirait-pakai-lahan-hasil-sitaan-jaksa-agung-untuk-bangun-rumah-rakyat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/10/21/470/3077268/menpera-maruarar-sirait-pakai-lahan-hasil-sitaan-jaksa-agung-untuk-bangun-rumah-rakyat</guid><pubDate>Senin 21 Oktober 2024 18:14 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/10/21/470/3077268/menpera-maruarar-sirait-pakai-lahan-hasil-sitaan-jaksa-agung-untuk-bangun-rumah-rakyat-gly4NgZpuJ.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Maruarar siapkan langkah untuk mendorong perumahan rakyat (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/10/21/470/3077268/menpera-maruarar-sirait-pakai-lahan-hasil-sitaan-jaksa-agung-untuk-bangun-rumah-rakyat-gly4NgZpuJ.jpeg</image><title>Maruarar siapkan langkah untuk mendorong perumahan rakyat (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait menyiapkan langkah untuk mendorong pembangunan perumahan dengan menggunakan lahan-lahan sitaan yang dimiliki oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).

BACA JUGA:
Profil Maruarar Sirait, Eks PDIP yang Jadi Menteri Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Pilihan Prabowo


Sebab menurutnya, masalah lahan ini menjadi salah satu tantangan untuk pengembangan kawasan perumahan, termasuk program pembangunan 3 juta rumah Prabowo - Gibran.
&quot;Sebisa mungkin kita menggunakan yang sudah ada, misalnya saya sudah koordinasi dengan bapak Jaksa Agung, ada banyak yang sitaan. Bagaimana itu bisa dimanfaatkan,&quot; ujar Maruarar Sirait di Istana Merdeka Jakarta, Senin (21/10/2024).

BACA JUGA:
Maruarar Sirait Jadi Menteri Perumahan, Wakilnya Fahri Hamzah


Selain pemanfaatan lahan sitaan, Maruarar juga akan berkoordinasi dengan BUMN untuk pemanfaatan lahan yang dimiliki perusahaan pelat merah tersebut. Sebagai contoh, lahan yang dimiliki oleh PT KAI, sangat potensial untuk pengembangan hunian yang langsung terintegrasi dengan moda transportasi.
&quot;Kemudian bagaimana dari BUMN, misal dari Kereta Api, itu banyak tanah-tanah yang bisa dipakai,&quot; tambahnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8xMC8yMS8xLzE4NjIzMS8zL3J5WmtMSUtoLVk4&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Sehingga menurutnya, pengembangan kawasan hunian memerlukan kerjasama  dari berbagai pihak, terutama untuk masalah pengadaan lahan. Mengingat  bagian pengadaan lahan ini punya biaya terpisah dari proses konstruksi  yang tidak kalah mahal.
Maruarar juga mendorong kerjasama dengan perusahaan swasta untuk  pengembangan kawasan hunian. Misalnya mengalokasikan lewat program CRS  perusahaan untuk pemenuhan kebutuhan hunian masyarakat.
&quot;Jadi kita harus bergotong royong dengan semua kekuatan karena memang  masih banyak sekali rakyat Indonesia yang belum memiliki rumah,&quot;  pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait menyiapkan langkah untuk mendorong pembangunan perumahan dengan menggunakan lahan-lahan sitaan yang dimiliki oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).

BACA JUGA:
Profil Maruarar Sirait, Eks PDIP yang Jadi Menteri Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Pilihan Prabowo


Sebab menurutnya, masalah lahan ini menjadi salah satu tantangan untuk pengembangan kawasan perumahan, termasuk program pembangunan 3 juta rumah Prabowo - Gibran.
&quot;Sebisa mungkin kita menggunakan yang sudah ada, misalnya saya sudah koordinasi dengan bapak Jaksa Agung, ada banyak yang sitaan. Bagaimana itu bisa dimanfaatkan,&quot; ujar Maruarar Sirait di Istana Merdeka Jakarta, Senin (21/10/2024).

BACA JUGA:
Maruarar Sirait Jadi Menteri Perumahan, Wakilnya Fahri Hamzah


Selain pemanfaatan lahan sitaan, Maruarar juga akan berkoordinasi dengan BUMN untuk pemanfaatan lahan yang dimiliki perusahaan pelat merah tersebut. Sebagai contoh, lahan yang dimiliki oleh PT KAI, sangat potensial untuk pengembangan hunian yang langsung terintegrasi dengan moda transportasi.
&quot;Kemudian bagaimana dari BUMN, misal dari Kereta Api, itu banyak tanah-tanah yang bisa dipakai,&quot; tambahnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8xMC8yMS8xLzE4NjIzMS8zL3J5WmtMSUtoLVk4&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Sehingga menurutnya, pengembangan kawasan hunian memerlukan kerjasama  dari berbagai pihak, terutama untuk masalah pengadaan lahan. Mengingat  bagian pengadaan lahan ini punya biaya terpisah dari proses konstruksi  yang tidak kalah mahal.
Maruarar juga mendorong kerjasama dengan perusahaan swasta untuk  pengembangan kawasan hunian. Misalnya mengalokasikan lewat program CRS  perusahaan untuk pemenuhan kebutuhan hunian masyarakat.
&quot;Jadi kita harus bergotong royong dengan semua kekuatan karena memang  masih banyak sekali rakyat Indonesia yang belum memiliki rumah,&quot;  pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
