<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Target 100 Hari Kerja, Menteri UMKM Maman Abdurrahman Singgung BUMN</title><description>Menteri UMKM Maman Abdurrahman mengungkapkan prioritas dalam 100 hari ke depan</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/10/22/320/3077415/target-100-hari-kerja-menteri-umkm-maman-abdurrahman-singgung-bumn</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/10/22/320/3077415/target-100-hari-kerja-menteri-umkm-maman-abdurrahman-singgung-bumn"/><item><title>Target 100 Hari Kerja, Menteri UMKM Maman Abdurrahman Singgung BUMN</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/10/22/320/3077415/target-100-hari-kerja-menteri-umkm-maman-abdurrahman-singgung-bumn</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/10/22/320/3077415/target-100-hari-kerja-menteri-umkm-maman-abdurrahman-singgung-bumn</guid><pubDate>Selasa 22 Oktober 2024 07:02 WIB</pubDate><dc:creator>Zahra Indah Safira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/10/22/320/3077415/target-100-hari-kerja-menteri-umkm-maman-abdurrahman-singgung-bumn-mZrClqNbjB.jfif" expression="full" type="image/jpeg">Momen Sertijab antara Teten Masduki ke Maman Abdurrahman sebagai Menteri UMKM di Kabinet Prabowo. (Foto: Okezone.com/Zahra)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/10/22/320/3077415/target-100-hari-kerja-menteri-umkm-maman-abdurrahman-singgung-bumn-mZrClqNbjB.jfif</image><title>Momen Sertijab antara Teten Masduki ke Maman Abdurrahman sebagai Menteri UMKM di Kabinet Prabowo. (Foto: Okezone.com/Zahra)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Menteri UMKM Maman Abdurrahman mengungkapkan prioritas dalam 100 hari ke depan adalah memastikan kelancaran transisi, memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, serta meningkatkan daya saing Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) agar bisa naik kelas.
Langkah pertama yang menjadi prioritas utama adalah memastikan proses transisi dan perubahan struktur organisasi di Kementerian UMKM berjalan dengan mulus.
&amp;ldquo;Kami ingin memastikan semuanya berjalan secara smooth dan soft tanpa mengganggu pelayanan terhadap para pelaku UMKM,&amp;rdquo; jelas Maman, Senin (21/10/2024).

BACA JUGA:
Profil Maman Abdurrahman yang Ditunjuk Prabowo Jadi Menteri UMKM

Maman menekankan, pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk swasta, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan sumber pendanaan luar negeri.
Menurutnya, mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) saja tidak cukup untuk mendorong pertumbuhan UMKM.
&amp;ldquo;Kolaborasi dengan industri besar, baik dari dalam negeri maupun luar negeri, sangat penting untuk mendukung UMKM,&amp;rdquo; tegasnya.

BACA JUGA:
3 Fokus Budi Arie Jadi Menteri Koperasi di 100 Hari Pertama

Dia juga menyebut bahwa UMKM menyumbang sekitar 90-95% dari total tenaga kerja di Indonesia, terutama di sektor informal. Oleh karena itu, memberikan kepastian terkait modal, teknologi pendukung, dan administrasi menjadi fokus penting dalam mendukung sektor ini.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8xMC8yMS8xLzE4NjIzNC8zL090SVZIVmFRN1Ew&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Maman berkomitmen untuk mendorong UMKM naik kelas melalui solusi inovatif, termasuk perubahan dalam akses permodalan. Salah satu gagasannya adalah menjadikan rekam jejak positif UMKM sebagai bentuk jaminan, bukan hanya aset fisik.
Kementerian UMKM juga akan fokus pada konsolidasi program-program yang telah dibangun oleh pendahulunya, Teten Masduki, yang menurut Maman telah memberikan fondasi yang kuat. Maman optimis bahwa melalui upaya kolaboratif dan peningkatan akses, UMKM di Indonesia dapat terus berkembang dan berkontribusi lebih besar pada perekonomian nasional.
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Menteri UMKM Maman Abdurrahman mengungkapkan prioritas dalam 100 hari ke depan adalah memastikan kelancaran transisi, memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, serta meningkatkan daya saing Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) agar bisa naik kelas.
Langkah pertama yang menjadi prioritas utama adalah memastikan proses transisi dan perubahan struktur organisasi di Kementerian UMKM berjalan dengan mulus.
&amp;ldquo;Kami ingin memastikan semuanya berjalan secara smooth dan soft tanpa mengganggu pelayanan terhadap para pelaku UMKM,&amp;rdquo; jelas Maman, Senin (21/10/2024).

BACA JUGA:
Profil Maman Abdurrahman yang Ditunjuk Prabowo Jadi Menteri UMKM

Maman menekankan, pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk swasta, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan sumber pendanaan luar negeri.
Menurutnya, mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) saja tidak cukup untuk mendorong pertumbuhan UMKM.
&amp;ldquo;Kolaborasi dengan industri besar, baik dari dalam negeri maupun luar negeri, sangat penting untuk mendukung UMKM,&amp;rdquo; tegasnya.

BACA JUGA:
3 Fokus Budi Arie Jadi Menteri Koperasi di 100 Hari Pertama

Dia juga menyebut bahwa UMKM menyumbang sekitar 90-95% dari total tenaga kerja di Indonesia, terutama di sektor informal. Oleh karena itu, memberikan kepastian terkait modal, teknologi pendukung, dan administrasi menjadi fokus penting dalam mendukung sektor ini.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8xMC8yMS8xLzE4NjIzNC8zL090SVZIVmFRN1Ew&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Maman berkomitmen untuk mendorong UMKM naik kelas melalui solusi inovatif, termasuk perubahan dalam akses permodalan. Salah satu gagasannya adalah menjadikan rekam jejak positif UMKM sebagai bentuk jaminan, bukan hanya aset fisik.
Kementerian UMKM juga akan fokus pada konsolidasi program-program yang telah dibangun oleh pendahulunya, Teten Masduki, yang menurut Maman telah memberikan fondasi yang kuat. Maman optimis bahwa melalui upaya kolaboratif dan peningkatan akses, UMKM di Indonesia dapat terus berkembang dan berkontribusi lebih besar pada perekonomian nasional.
</content:encoded></item></channel></rss>
