<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Baru Tahu Pinjol, Hashim: Saya Memang Konglomerat Pak</title><description>Prabowo Subianto Hashim Djojohadikusumo mengaku baru mengetahui ada sistem pinjaman online</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/10/23/320/3078117/baru-tahu-pinjol-hashim-saya-memang-konglomerat-pak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/10/23/320/3078117/baru-tahu-pinjol-hashim-saya-memang-konglomerat-pak"/><item><title>Baru Tahu Pinjol, Hashim: Saya Memang Konglomerat Pak</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/10/23/320/3078117/baru-tahu-pinjol-hashim-saya-memang-konglomerat-pak</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/10/23/320/3078117/baru-tahu-pinjol-hashim-saya-memang-konglomerat-pak</guid><pubDate>Rabu 23 Oktober 2024 18:39 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/10/23/320/3078117/baru-tahu-pinjol-hashim-saya-memang-konglomerat-pak-Do795hISiV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Hashim Adik Prabowo Subianto soal Pinjol (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/10/23/320/3078117/baru-tahu-pinjol-hashim-saya-memang-konglomerat-pak-Do795hISiV.jpg</image><title>Hashim Adik Prabowo Subianto soal Pinjol (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Adik kandung Presiden Prabowo Subianto Hashim Djojohadikusumo mengaku baru mengetahui ada sistem pinjaman online alias pinjol.
Hal itu disampaikan Hahsim setelah melihat fenomena adanya 6 - 9 juta nelayan dan petani di Indonesia yang terlilit pinjol maupaun retnir karena tidak bisa mengajukan pinjaman ke lembaga keuangan formal seperti perbankan.

BACA JUGA:
Pengumuman! Prabowo Hapus Utang Petani dan Nelayan Pekan Depan


&quot;6 - 9 juta (nelayan dan petani) ini mereka tidak bisa mendapatkan kredit (bank), akhirnya mereka kemana, ke rentenir dan pinjol. Saya baru tahu pinjol apa. Saya memang konglomerat pak ya,&quot; kata Hashim di Menara Kadin, Rabu (23/10/2024).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8xMC8yMi8xLzE4NjI1My8zLzFOMzVmc2JZbzdr&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Meski demikian, Hashim mengaku dengan aktif ke dunia politik, terutama saat Prabowo Subianto menjadi Presiden ini memang banyak pelajaran-pelajaran baru, terutama kaitannya dengan masalah-masalah sosial dan ekonomi masyarakat kalangan bawah.

BACA JUGA:
Negara Merdeka, Prabowo: Jangan Bangga Jadi Anggota G20 Kalau Rakyat Banyak yang Miskin dan Lapar!


&quot;Mereka 6 - 9 juta ini terpaksa harus ke pinjol dan rentenir. Tapi ternyata saya banyak belajar, politik itu mengajar pak,&quot; lanjut Hashim.Hashim mengatakan dalam waktu dekat Presiden Prabowo akan segera menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) untuk melakukan pemitihan utang-utang para nelayan dan petani terhadap perbankan.
Sebab, masalah utang kepada perbankan ini menjadi persoalan para nelayan dan petani ini tidak bisa meminjam uang ke bank dan akhirnya memilih jalan pinjol dan rentenir.
&quot;Mungkin minggu depan, pak Prabowo akan teken suatu Perpres pemutihan. Sedang disiapkan oleh Menteri Hukum, semua sudah sesuai, mungkin minggu depan beliau akan tandatangan pemutihan (utang petani dan nelayan),&quot; pungkas Hashim.</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Adik kandung Presiden Prabowo Subianto Hashim Djojohadikusumo mengaku baru mengetahui ada sistem pinjaman online alias pinjol.
Hal itu disampaikan Hahsim setelah melihat fenomena adanya 6 - 9 juta nelayan dan petani di Indonesia yang terlilit pinjol maupaun retnir karena tidak bisa mengajukan pinjaman ke lembaga keuangan formal seperti perbankan.

BACA JUGA:
Pengumuman! Prabowo Hapus Utang Petani dan Nelayan Pekan Depan


&quot;6 - 9 juta (nelayan dan petani) ini mereka tidak bisa mendapatkan kredit (bank), akhirnya mereka kemana, ke rentenir dan pinjol. Saya baru tahu pinjol apa. Saya memang konglomerat pak ya,&quot; kata Hashim di Menara Kadin, Rabu (23/10/2024).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8xMC8yMi8xLzE4NjI1My8zLzFOMzVmc2JZbzdr&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Meski demikian, Hashim mengaku dengan aktif ke dunia politik, terutama saat Prabowo Subianto menjadi Presiden ini memang banyak pelajaran-pelajaran baru, terutama kaitannya dengan masalah-masalah sosial dan ekonomi masyarakat kalangan bawah.

BACA JUGA:
Negara Merdeka, Prabowo: Jangan Bangga Jadi Anggota G20 Kalau Rakyat Banyak yang Miskin dan Lapar!


&quot;Mereka 6 - 9 juta ini terpaksa harus ke pinjol dan rentenir. Tapi ternyata saya banyak belajar, politik itu mengajar pak,&quot; lanjut Hashim.Hashim mengatakan dalam waktu dekat Presiden Prabowo akan segera menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) untuk melakukan pemitihan utang-utang para nelayan dan petani terhadap perbankan.
Sebab, masalah utang kepada perbankan ini menjadi persoalan para nelayan dan petani ini tidak bisa meminjam uang ke bank dan akhirnya memilih jalan pinjol dan rentenir.
&quot;Mungkin minggu depan, pak Prabowo akan teken suatu Perpres pemutihan. Sedang disiapkan oleh Menteri Hukum, semua sudah sesuai, mungkin minggu depan beliau akan tandatangan pemutihan (utang petani dan nelayan),&quot; pungkas Hashim.</content:encoded></item></channel></rss>
