<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kenapa Sritex Merugi hingga Pailit? Ini 3 Alasannya</title><description>Kenapa Sritex merugi? Sritex atau PT Sri Rejeki Isman Tbk merupakan perusahaan tekstil.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/10/25/320/3078635/kenapa-sritex-merugi-hingga-pailit-ini-3-alasannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/10/25/320/3078635/kenapa-sritex-merugi-hingga-pailit-ini-3-alasannya"/><item><title>Kenapa Sritex Merugi hingga Pailit? Ini 3 Alasannya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/10/25/320/3078635/kenapa-sritex-merugi-hingga-pailit-ini-3-alasannya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/10/25/320/3078635/kenapa-sritex-merugi-hingga-pailit-ini-3-alasannya</guid><pubDate>Jum'at 25 Oktober 2024 08:00 WIB</pubDate><dc:creator>Shafira Kezia Andjani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/10/25/320/3078635/kenapa-sritex-merugi-hingga-pailit-ini-3-alasannya-OwVt9JHsUw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kenapa Sritex Pailit hingga bangkrut (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/10/25/320/3078635/kenapa-sritex-merugi-hingga-pailit-ini-3-alasannya-OwVt9JHsUw.jpg</image><title>Kenapa Sritex Pailit hingga bangkrut (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Kenapa Sritex merugi? Sritex atau PT Sri Rejeki Isman Tbk merupakan perusahaan tekstil. Visi mereka dalam menjalankan perusahaan yakni untuk menjadi produsen tekstil global terbesar, terkemuka, dan juga terpercaya.
Namun, sejak beberapa waktu lalu Sritex sedang mengalami tantangan yang cukup besar yakni terkait dengan utang perusahaan.

BACA JUGA:
Dinyatakan Pailit, Pemilik PT Sritex Ternyata Anak Orang Terkaya Solo

Berdasarkan laporan keuangan perusahaan dari bulan September tahun 2023 silam, utang perusahaan Sritex mencapai Rp24,3 triliun dengan utang jangka pendek dan utang jangka panjang.
Perlu diketahui juga, bahwa pendapatan dari Sritex sendiri masih belum menutupi utang perusahaan. Total pendapatan aset yang dimiliki oleh Sritex ini diperkirakan mencapai sekitar Rp10,33 triliun. Dengan begitu, jumlah utang perusahaan melebihi total aset perusahaan.
Kenapa Sritex merugi? berikut beberapa faktor yang menyebabkan Sritex dilanda kerugian. Dirangkum oleh Okezone dari berbagai sumber, Jumat (25/10/2024).

BACA JUGA:
Pailit, Kemnaker Minta Sritex Bayar Gaji Pegawai Tepat Waktu

1. Lilitan utang Perusahaan
utang perusahaan Sritex ini telah ada sejak sebelum pandemi COVID-19. Lilitan utang yang ada ini disebabkan oleh berbagai utang. Salah satunga dari Obligasi, Pinjaman Bank, Sewa Pabrik, utang Dagang, dan juga utang Pajak.


2. Saham Dibekukan
Pada bulan Oktober 2022 silam, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sempat  memberlakukan suspensi terhadap perdagangan saham PT Sri Rejeki Isman  Tbk di Bursa Efek Indonesia. Alasannya, karena perusahaan tidak memenuhi  kewajiban publikasi laporan keuangan tahunan dengan tepat waktu.  Suspensi ini diharapkan menjadi salah satu perlindungan untuk sang  investor dan memastikan transparansi di pasar modal.
3. Ekuitas Sritex Negatif
Ekuitas Sritex Negatif ini biasanya disebabkan oleh beberapa faktor,  seperti kerugian operasional jangka panjang, pembiayaan yang salah, atau  kesalahan manajemen keuangan yang dapat menyebabkan ekuitas negatif.  Jika perusahaan sudah menunjukkan risiko kebangkrutan, perusahaan dengan  ekuitas negatif harus melakukan perbaikan keuangan karena nantinya  mereka akan kesulitan mendapatkan pinjaman atau modal dari luar.
Demikian beberapa faktor mengapa Sritex sedang mengalami tantangan kerugian yang besar.</description><content:encoded>JAKARTA - Kenapa Sritex merugi? Sritex atau PT Sri Rejeki Isman Tbk merupakan perusahaan tekstil. Visi mereka dalam menjalankan perusahaan yakni untuk menjadi produsen tekstil global terbesar, terkemuka, dan juga terpercaya.
Namun, sejak beberapa waktu lalu Sritex sedang mengalami tantangan yang cukup besar yakni terkait dengan utang perusahaan.

BACA JUGA:
Dinyatakan Pailit, Pemilik PT Sritex Ternyata Anak Orang Terkaya Solo

Berdasarkan laporan keuangan perusahaan dari bulan September tahun 2023 silam, utang perusahaan Sritex mencapai Rp24,3 triliun dengan utang jangka pendek dan utang jangka panjang.
Perlu diketahui juga, bahwa pendapatan dari Sritex sendiri masih belum menutupi utang perusahaan. Total pendapatan aset yang dimiliki oleh Sritex ini diperkirakan mencapai sekitar Rp10,33 triliun. Dengan begitu, jumlah utang perusahaan melebihi total aset perusahaan.
Kenapa Sritex merugi? berikut beberapa faktor yang menyebabkan Sritex dilanda kerugian. Dirangkum oleh Okezone dari berbagai sumber, Jumat (25/10/2024).

BACA JUGA:
Pailit, Kemnaker Minta Sritex Bayar Gaji Pegawai Tepat Waktu

1. Lilitan utang Perusahaan
utang perusahaan Sritex ini telah ada sejak sebelum pandemi COVID-19. Lilitan utang yang ada ini disebabkan oleh berbagai utang. Salah satunga dari Obligasi, Pinjaman Bank, Sewa Pabrik, utang Dagang, dan juga utang Pajak.


2. Saham Dibekukan
Pada bulan Oktober 2022 silam, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sempat  memberlakukan suspensi terhadap perdagangan saham PT Sri Rejeki Isman  Tbk di Bursa Efek Indonesia. Alasannya, karena perusahaan tidak memenuhi  kewajiban publikasi laporan keuangan tahunan dengan tepat waktu.  Suspensi ini diharapkan menjadi salah satu perlindungan untuk sang  investor dan memastikan transparansi di pasar modal.
3. Ekuitas Sritex Negatif
Ekuitas Sritex Negatif ini biasanya disebabkan oleh beberapa faktor,  seperti kerugian operasional jangka panjang, pembiayaan yang salah, atau  kesalahan manajemen keuangan yang dapat menyebabkan ekuitas negatif.  Jika perusahaan sudah menunjukkan risiko kebangkrutan, perusahaan dengan  ekuitas negatif harus melakukan perbaikan keuangan karena nantinya  mereka akan kesulitan mendapatkan pinjaman atau modal dari luar.
Demikian beberapa faktor mengapa Sritex sedang mengalami tantangan kerugian yang besar.</content:encoded></item></channel></rss>
