<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kadin Bakal Bentuk Satgas Penyelesaian Utang UMKM</title><description>Ketua Kadin Indonesia 2024&amp;ndash;2029 Anindya Bakrie bakal membentuk Satgas penyelesaian utang UMKM.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/10/27/320/3079385/kadin-bakal-bentuk-satgas-penyelesaian-utang-umkm</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/10/27/320/3079385/kadin-bakal-bentuk-satgas-penyelesaian-utang-umkm"/><item><title>Kadin Bakal Bentuk Satgas Penyelesaian Utang UMKM</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/10/27/320/3079385/kadin-bakal-bentuk-satgas-penyelesaian-utang-umkm</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/10/27/320/3079385/kadin-bakal-bentuk-satgas-penyelesaian-utang-umkm</guid><pubDate>Minggu 27 Oktober 2024 18:17 WIB</pubDate><dc:creator>Kurniasih Miftakhul Jannah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/10/27/320/3079385/kadin-bakal-bentuk-satgas-penyelesaian-utang-umkm-gr2FQUyFFc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kadin bakal bentuk satgas penyelesaian utang UMKM (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/10/27/320/3079385/kadin-bakal-bentuk-satgas-penyelesaian-utang-umkm-gr2FQUyFFc.jpg</image><title>Kadin bakal bentuk satgas penyelesaian utang UMKM (Foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Kadin Indonesia 2024&amp;ndash;2029 Anindya Bakrie bakal membentuk Satgas penyelesaian utang UMKM. Anindya menyambut baik rencana Presiden Prabowo Subianto yang akan menghapuskan utang kredit macet sekitar 6 juta petani, nelayan, hingga pelaku UMKM melalui Peraturan Presiden (Perpres) yang rencananya akan dikeluarkan pekan depan.
Rencana Perpres penghapusan utang kredit macet tersebut disampaikan Penasihat Ekonomi Presiden sekaligus Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo dalam Dialog Ekonomi Kadin Bersama Pimpinan Dewan Kadin Indonesia&amp;rdquo; di Menara Kadin Indonesia lantai 29, Kuningan, Jakarta Selatan.

BACA JUGA:
Pengumuman! Prabowo Hapus Utang Petani dan Nelayan Pekan Depan


Menanggapi hal tersebut, Anindya menyatakan Kadin Indonesia mendukung penuh kebijakan itu dan siap membantu pemerintah dan UMKM. Dengan pemerintah, Kadin siap membantu dan bekerja sama dengan Kementerian UMKM, Kementerian Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Kementerian Hukum. Kadin Indonesia akan segera membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penyelesaian Utang UMKM.

BACA JUGA:
8 Fakta APBN 2024 Diteruskan Presiden Prabowo, Utang RI Masih Aman


&amp;ldquo;Tugas utama Kadin adalah memfasilitasi bantuan dari sisi legal dan akses perbankan agar proses penyelesaian utang UMKM di perbankan dapat berjalan lancar. Dan ke depan, harapan kami agar UMKM UMKM dapat tumbuh dan bangkit kembali.&amp;rdquo; Demikian Anindya dalam keterangan tertulisnya, Minggu (27/10/2024).
Anindya menambahkan, kebijakan itu adalah bukti nyata komitmen Presiden Prabowo dalam meningkatkan kesejahteraan petani, nelayan, dan pelaku UMKM demi mewujudkan ketahanan dan kedaulatan pangan. Penghapusan kredit macet itu tentu akan menggerakkan ekonomi nasional.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8xMC8yNC8xLzE4NjMwNy8zL1U3OVpRRzhNTl9B&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;ldquo;Sudah lama mereka itu tidak mendapatkan kredit bank, dan umumnya dari bank BUMN. Akibatnya,
banyak petani yang terjebak dan terbelit utang pinjol (pinjaman  online) yang terus menggulung mereka. Dengan hapus tagih itu mereka  menjadi bankable, bisa kembali mendapatkan kredit bank,&amp;rdquo; jelas Anindya.
Kebijakan hapus tagih telah tertuang pada UU Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan
Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK), namun implementasinya diperlukan peraturan pelaksanaan
yang antara lain untuk menentukan kriteria nasabah yang bisa dihapus  tagih. Peraturan pelaksanaan itu adalah Peraturan Presiden (Perpres).  Menteri Hukum Supratman Andi Agtas diketahui mempersiapkan Perpres itu.
&amp;ldquo;Kita berharap, pada tahap berikut, pemerintah juga mengeluarkan  kebijakan hapus tagih utang usaha mikro dan ultra mikro yang selama ini  dihapusbukukan, tapi belum dihapus tagih. Ada sekitar 63 juta usaha  mikro dan ultra mikro (97% dari UMKM) di Indonesia. Jika utang mereka  juga diputihkan, UMKM yang dalam dua tahun ini mengalami kontraksi akan  bangkit. Ekonomi Indonesia akan bergerak menuju pertumbuhan 8% setahun,&amp;rdquo;  pungkas Anindya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Kadin Indonesia 2024&amp;ndash;2029 Anindya Bakrie bakal membentuk Satgas penyelesaian utang UMKM. Anindya menyambut baik rencana Presiden Prabowo Subianto yang akan menghapuskan utang kredit macet sekitar 6 juta petani, nelayan, hingga pelaku UMKM melalui Peraturan Presiden (Perpres) yang rencananya akan dikeluarkan pekan depan.
Rencana Perpres penghapusan utang kredit macet tersebut disampaikan Penasihat Ekonomi Presiden sekaligus Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo dalam Dialog Ekonomi Kadin Bersama Pimpinan Dewan Kadin Indonesia&amp;rdquo; di Menara Kadin Indonesia lantai 29, Kuningan, Jakarta Selatan.

BACA JUGA:
Pengumuman! Prabowo Hapus Utang Petani dan Nelayan Pekan Depan


Menanggapi hal tersebut, Anindya menyatakan Kadin Indonesia mendukung penuh kebijakan itu dan siap membantu pemerintah dan UMKM. Dengan pemerintah, Kadin siap membantu dan bekerja sama dengan Kementerian UMKM, Kementerian Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Kementerian Hukum. Kadin Indonesia akan segera membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penyelesaian Utang UMKM.

BACA JUGA:
8 Fakta APBN 2024 Diteruskan Presiden Prabowo, Utang RI Masih Aman


&amp;ldquo;Tugas utama Kadin adalah memfasilitasi bantuan dari sisi legal dan akses perbankan agar proses penyelesaian utang UMKM di perbankan dapat berjalan lancar. Dan ke depan, harapan kami agar UMKM UMKM dapat tumbuh dan bangkit kembali.&amp;rdquo; Demikian Anindya dalam keterangan tertulisnya, Minggu (27/10/2024).
Anindya menambahkan, kebijakan itu adalah bukti nyata komitmen Presiden Prabowo dalam meningkatkan kesejahteraan petani, nelayan, dan pelaku UMKM demi mewujudkan ketahanan dan kedaulatan pangan. Penghapusan kredit macet itu tentu akan menggerakkan ekonomi nasional.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8xMC8yNC8xLzE4NjMwNy8zL1U3OVpRRzhNTl9B&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;ldquo;Sudah lama mereka itu tidak mendapatkan kredit bank, dan umumnya dari bank BUMN. Akibatnya,
banyak petani yang terjebak dan terbelit utang pinjol (pinjaman  online) yang terus menggulung mereka. Dengan hapus tagih itu mereka  menjadi bankable, bisa kembali mendapatkan kredit bank,&amp;rdquo; jelas Anindya.
Kebijakan hapus tagih telah tertuang pada UU Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan
Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK), namun implementasinya diperlukan peraturan pelaksanaan
yang antara lain untuk menentukan kriteria nasabah yang bisa dihapus  tagih. Peraturan pelaksanaan itu adalah Peraturan Presiden (Perpres).  Menteri Hukum Supratman Andi Agtas diketahui mempersiapkan Perpres itu.
&amp;ldquo;Kita berharap, pada tahap berikut, pemerintah juga mengeluarkan  kebijakan hapus tagih utang usaha mikro dan ultra mikro yang selama ini  dihapusbukukan, tapi belum dihapus tagih. Ada sekitar 63 juta usaha  mikro dan ultra mikro (97% dari UMKM) di Indonesia. Jika utang mereka  juga diputihkan, UMKM yang dalam dua tahun ini mengalami kontraksi akan  bangkit. Ekonomi Indonesia akan bergerak menuju pertumbuhan 8% setahun,&amp;rdquo;  pungkas Anindya.
</content:encoded></item></channel></rss>
