<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pinjol Salurkan Utang Tembus Rp950,8 Triliun   </title><description>Industri fintech lending di Indonesia memiliki potensi yang sangat besar. Pasalnya dengan populasi yang besar dan penetrasi internet.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/10/29/320/3080003/pinjol-salurkan-utang-tembus-rp950-8-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/10/29/320/3080003/pinjol-salurkan-utang-tembus-rp950-8-triliun"/><item><title>Pinjol Salurkan Utang Tembus Rp950,8 Triliun   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/10/29/320/3080003/pinjol-salurkan-utang-tembus-rp950-8-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/10/29/320/3080003/pinjol-salurkan-utang-tembus-rp950-8-triliun</guid><pubDate>Selasa 29 Oktober 2024 13:31 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/10/29/320/3080003/pinjol-salurkan-utang-tembus-rp950-8-triliun-Z1E1ctJuWm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pinjol Salurkan Utang (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/10/29/320/3080003/pinjol-salurkan-utang-tembus-rp950-8-triliun-Z1E1ctJuWm.jpg</image><title>Pinjol Salurkan Utang (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA - Industri fintech lending di Indonesia memiliki potensi yang sangat besar. Pasalnya dengan populasi yang besar dan penetrasi internet yang terus meningkat.
Tercatat per Agustus 2024, fintech lending telah menyalurkan Rp950,8 triliun kepada 135,29 juta borrower di Indonesia.

BACA JUGA:
Blokir KTP yang Disalahgunakan untuk Pinjol Ilegal, Ini 8 Caranya


Fintech lending Indonesia juga menerapkan sistem keamanan yang kuat untuk melindungi data pribadi nasabah.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNy8yOS8xLzE4MzM2Ni81L3g5MzM5eXM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;ldquo;Dengan mengadopsi keunggulan teknologi sebagai fitur utama, fintech lending terus berinovasi untuk mengembangkan produk-produk baru yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, seperti pinjaman untuk UMKM, pinjaman untuk pendidikan, dan sebagainya,&amp;rdquo; kata Ketua Umum Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) Entjik S Djafar pada acara Hong Kong Fintech Week 2024 dikutip Antara, Selasa (29/10/2024).

BACA JUGA:
KTP Disalahgunakan untuk Pinjol Ilegal? Lakukan Ini


&amp;ldquo;Kehadiran fintech lending memberikan dampak positif di Indonesia, membantu meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan keuangan, memberikan akses pendanaan yang lebih mudah bagi UMKM, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja,&amp;rdquo; tambahnya.Partisipasi industri fintech lending di Hong Kong ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat posisi fintech lending Indonesia di pasar global.
&amp;ldquo;Kami ingin menunjukkan kepada dunia Indonesia memiliki ekosistem fintech yang sangat dinamis dan inovatif,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Industri fintech lending di Indonesia memiliki potensi yang sangat besar. Pasalnya dengan populasi yang besar dan penetrasi internet yang terus meningkat.
Tercatat per Agustus 2024, fintech lending telah menyalurkan Rp950,8 triliun kepada 135,29 juta borrower di Indonesia.

BACA JUGA:
Blokir KTP yang Disalahgunakan untuk Pinjol Ilegal, Ini 8 Caranya


Fintech lending Indonesia juga menerapkan sistem keamanan yang kuat untuk melindungi data pribadi nasabah.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNy8yOS8xLzE4MzM2Ni81L3g5MzM5eXM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;ldquo;Dengan mengadopsi keunggulan teknologi sebagai fitur utama, fintech lending terus berinovasi untuk mengembangkan produk-produk baru yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, seperti pinjaman untuk UMKM, pinjaman untuk pendidikan, dan sebagainya,&amp;rdquo; kata Ketua Umum Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) Entjik S Djafar pada acara Hong Kong Fintech Week 2024 dikutip Antara, Selasa (29/10/2024).

BACA JUGA:
KTP Disalahgunakan untuk Pinjol Ilegal? Lakukan Ini


&amp;ldquo;Kehadiran fintech lending memberikan dampak positif di Indonesia, membantu meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan keuangan, memberikan akses pendanaan yang lebih mudah bagi UMKM, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja,&amp;rdquo; tambahnya.Partisipasi industri fintech lending di Hong Kong ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat posisi fintech lending Indonesia di pasar global.
&amp;ldquo;Kami ingin menunjukkan kepada dunia Indonesia memiliki ekosistem fintech yang sangat dinamis dan inovatif,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
