<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Intip Besarnya Kekayaan Tom Lembong yang Jadi Tersangka Korupsi</title><description>Thomas Lembong ditetapkan sebagai tersangka korupsi impor gula</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/10/29/320/3080194/intip-besarnya-kekayaan-tom-lembong-yang-jadi-tersangka-korupsi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/10/29/320/3080194/intip-besarnya-kekayaan-tom-lembong-yang-jadi-tersangka-korupsi"/><item><title>Intip Besarnya Kekayaan Tom Lembong yang Jadi Tersangka Korupsi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/10/29/320/3080194/intip-besarnya-kekayaan-tom-lembong-yang-jadi-tersangka-korupsi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/10/29/320/3080194/intip-besarnya-kekayaan-tom-lembong-yang-jadi-tersangka-korupsi</guid><pubDate>Selasa 29 Oktober 2024 22:20 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/10/29/320/3080194/intip-besarnya-kekayaan-tom-lembong-yang-jadi-tersangka-korupsi-08tbfGqdFM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tom Lembong Jadi Tersangka Korupsi. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/10/29/320/3080194/intip-besarnya-kekayaan-tom-lembong-yang-jadi-tersangka-korupsi-08tbfGqdFM.jpg</image><title>Tom Lembong Jadi Tersangka Korupsi. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Thomas Lembong ditetapkan sebagai tersangka korupsi impor gula. Diketahui sebelum menjadi Kepala BKPM, Tom sapaan akrabnya pernah menjadi Menteri Perdagangan di era Presiden Jokowi.
Menurut Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun 2019, Thomas Lembong memiliki harta kekayaan sebesar Rp101,4 miliar.
Sebelum masuk dalam pemerintahan, Thomas Lembong atau berpengalaman bekerja di perusahaan dalam maupun luar negeri.

BACA JUGA:
Riwayat Pendidikan Tom Lembong, Tersangka Korupsi Impor Gula

Seperti pada 1994, dia bekerja di Morgan Stanley and Company sebagai Sales and Trading Associate. Pria lulusan Havard University ini juga bekerja di Morgan Stanley Divisi Equitas (Singapura).
Tak hanya itu, dia memiliki pengalaman menjabat sebagai Senior Manager di Departemen Corporate Finance Makindo, dan Investment Banker dari Deutsche Securities Indonesia.

BACA JUGA:
Perjalanan Karier Tom Lembong: dari Menteri Jokowi hingga Timses Anies

Awal karier di pemerintahan adalah ketika Tom Lembong menjabat Division Head dan Senior Vice President di Badan Penyehatan Perbankan Indonesia (BPPN). Sebelum akhirnya dia kembali bekerja di Morgan Stanley dan perusahaan swasta lainnya yaitu Deutsche Bank.
Pendiri Perusahaan Investasi
Setelah ke luar dari BPPN, Tom Lembong juga membangun perusahaannya sendiri. Dia mendirikan Farindo Investment melalui proyek kerja sama antara Djarum dan Farallon Capital.Yang mana perusahaan yang didirikannya tersebut memiliki saham Bank Central Asia (BCA) sebesar 47,15%.
Tom juga mendirikan perusahaan investasi lainnya, yaitu Quvat Management Pte Ltd. Melalui perusahaannya itu Thomas Lembong telah berinvestasi di PT Graha Layar Prima Tbk (BLTZ) untuk proyek pembangunan bioskop Blitz Megaplex (CGV Blitz).
Berikut rincian harta kekayaan Tom Lembong yang dilansir dari LHKPN:
A.	TANAH DAN BANGUNAN	Rp	0
B.	ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN	Rp	0
C.	HARTA BERGERAK LAINNYA	Rp	180.990.000
D.	SURAT BERHARGA	Rp	94.527.382.000
E.	KAS DAN SETARA KAS	Rp	2.099.016.322
F.	HARTA LAINNYA	Rp	4.766.498.000
Sub Total	Rp	101.573.886.322
II.	HUTANG	Rp	86.895.328
III.	TOTAL HARTA KEKAYAAN (I-II)	Rp	101.486.990.994</description><content:encoded>JAKARTA - Thomas Lembong ditetapkan sebagai tersangka korupsi impor gula. Diketahui sebelum menjadi Kepala BKPM, Tom sapaan akrabnya pernah menjadi Menteri Perdagangan di era Presiden Jokowi.
Menurut Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun 2019, Thomas Lembong memiliki harta kekayaan sebesar Rp101,4 miliar.
Sebelum masuk dalam pemerintahan, Thomas Lembong atau berpengalaman bekerja di perusahaan dalam maupun luar negeri.

BACA JUGA:
Riwayat Pendidikan Tom Lembong, Tersangka Korupsi Impor Gula

Seperti pada 1994, dia bekerja di Morgan Stanley and Company sebagai Sales and Trading Associate. Pria lulusan Havard University ini juga bekerja di Morgan Stanley Divisi Equitas (Singapura).
Tak hanya itu, dia memiliki pengalaman menjabat sebagai Senior Manager di Departemen Corporate Finance Makindo, dan Investment Banker dari Deutsche Securities Indonesia.

BACA JUGA:
Perjalanan Karier Tom Lembong: dari Menteri Jokowi hingga Timses Anies

Awal karier di pemerintahan adalah ketika Tom Lembong menjabat Division Head dan Senior Vice President di Badan Penyehatan Perbankan Indonesia (BPPN). Sebelum akhirnya dia kembali bekerja di Morgan Stanley dan perusahaan swasta lainnya yaitu Deutsche Bank.
Pendiri Perusahaan Investasi
Setelah ke luar dari BPPN, Tom Lembong juga membangun perusahaannya sendiri. Dia mendirikan Farindo Investment melalui proyek kerja sama antara Djarum dan Farallon Capital.Yang mana perusahaan yang didirikannya tersebut memiliki saham Bank Central Asia (BCA) sebesar 47,15%.
Tom juga mendirikan perusahaan investasi lainnya, yaitu Quvat Management Pte Ltd. Melalui perusahaannya itu Thomas Lembong telah berinvestasi di PT Graha Layar Prima Tbk (BLTZ) untuk proyek pembangunan bioskop Blitz Megaplex (CGV Blitz).
Berikut rincian harta kekayaan Tom Lembong yang dilansir dari LHKPN:
A.	TANAH DAN BANGUNAN	Rp	0
B.	ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN	Rp	0
C.	HARTA BERGERAK LAINNYA	Rp	180.990.000
D.	SURAT BERHARGA	Rp	94.527.382.000
E.	KAS DAN SETARA KAS	Rp	2.099.016.322
F.	HARTA LAINNYA	Rp	4.766.498.000
Sub Total	Rp	101.573.886.322
II.	HUTANG	Rp	86.895.328
III.	TOTAL HARTA KEKAYAAN (I-II)	Rp	101.486.990.994</content:encoded></item></channel></rss>
