<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Prabowo Perintahkan Airlangga Selesaikan Perundingan Dagang RI-Uni Eropa</title><description>Prabowo Subianto perintahkan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto untuk  menyelesaikan perundingan perjanjian dagang Indonesia dan UE.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/10/31/320/3080615/prabowo-perintahkan-airlangga-selesaikan-perundingan-dagang-ri-uni-eropa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/10/31/320/3080615/prabowo-perintahkan-airlangga-selesaikan-perundingan-dagang-ri-uni-eropa"/><item><title>Prabowo Perintahkan Airlangga Selesaikan Perundingan Dagang RI-Uni Eropa</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/10/31/320/3080615/prabowo-perintahkan-airlangga-selesaikan-perundingan-dagang-ri-uni-eropa</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/10/31/320/3080615/prabowo-perintahkan-airlangga-selesaikan-perundingan-dagang-ri-uni-eropa</guid><pubDate>Kamis 31 Oktober 2024 09:01 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/10/31/320/3080615/prabowo-perintahkan-airlangga-selesaikan-perundingan-dagang-ri-uni-eropa-3LpxQ9aUGZ.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Prabowo minta Airlangga selesaikan IEU-CEPA (Foto: Kemenko Perekonomian)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/10/31/320/3080615/prabowo-perintahkan-airlangga-selesaikan-perundingan-dagang-ri-uni-eropa-3LpxQ9aUGZ.jpeg</image><title>Prabowo minta Airlangga selesaikan IEU-CEPA (Foto: Kemenko Perekonomian)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto perintahkan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto untuk menyelesaikan perundingan perjanjian dagang Indonesia dan Uni Eropa. Perundingan dagang Indonesia-Uni Eropa atau Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) sempat mandek beberapa waktu lalu.
Instruksi Kepala Negara disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. Menurutnya, Presiden telah memberikan lampu hijau agar perundingan IEU-CEPA bisa difinalisasi.

BACA JUGA:
Perjanjian Dagang IEU-CEPA Hampir Rampung, Target Selesai Bulan Ini

&amp;ldquo;Bapak Presiden telah memberikan greenlight (lampu hijau) agar perundingan IEU-CEPA itu segera diselesaikan,&amp;rdquo; ungkap Airlangga saat konferensi pers, Rabu malam (30/10/2024).
Usai diinstruksikan Prabowo, Airlangga langsung berkoordinasi dengan Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso untuk merampungkan beberapa hal teknis. Sehingga, prosesnya bisa masuk ke tahapan legal drafting.

BACA JUGA:
Menko Airlangga Debat Panas, Perundingan Dagang Alot soal IEU-CEPA

&amp;ldquo;Karena ini kan ada dua, tiga issues, setelah diberikan persetujuan oleh Bapak Presiden sehingga kami sudah berkomunikasi dengan Menteri Perdagangan, diharapkan hal yang sifatnya teknis bisa diselesaikan dan bisa meningkat ke legal drafting,&amp;rdquo; paparnya.
Tahapan negosiasi IEU-CEPA dilakukan Indonesia melalui Menteri Perdagangan dan perwakilan Uni Eropa. Soal waktu pelaksanaan belum dapat memastikan.
&amp;ldquo;Nah tentu ini yang akan dibahas nanti oleh Kementerian Perdagangan dengan mitra dari IEU,&amp;rdquo; beber dia.
Adapun, beberapa poin perundingan IEU-CEPA di antaranya, transmisi digital hingga mekanisme transparansi importasi.
Soal poin negosiasi, Airlangga memastikan Indonesia telah memberikan  konsesi, serupa dengan konsesi di Regional Comprehensive Economic  Partnership (RCEP) alias perjanjian perdagangan bebas yang melibatkan  negara-negara Asia Pasifik.
&amp;ldquo;Nah ini terkait dengan hal tersebut kita sudah memberikan konsesi  yang sama di dalam RCEP. Dimana Indonesia menjadi lead daripada RCEP,&amp;rdquo;  ungkapnya.
&amp;ldquo;Sehingga seperti dalam perjanjian internasional biasanya mereka  ingin mendapatkan fasilitas yang setara dengan perjanjian lain. Jadi  karena kita sudah memberikan di RCEP maka tentunya wajar juga kalau kita  ini berikan di dalam IEU-CEPA,&amp;rdquo; lanjut Airlangga.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto perintahkan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto untuk menyelesaikan perundingan perjanjian dagang Indonesia dan Uni Eropa. Perundingan dagang Indonesia-Uni Eropa atau Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) sempat mandek beberapa waktu lalu.
Instruksi Kepala Negara disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. Menurutnya, Presiden telah memberikan lampu hijau agar perundingan IEU-CEPA bisa difinalisasi.

BACA JUGA:
Perjanjian Dagang IEU-CEPA Hampir Rampung, Target Selesai Bulan Ini

&amp;ldquo;Bapak Presiden telah memberikan greenlight (lampu hijau) agar perundingan IEU-CEPA itu segera diselesaikan,&amp;rdquo; ungkap Airlangga saat konferensi pers, Rabu malam (30/10/2024).
Usai diinstruksikan Prabowo, Airlangga langsung berkoordinasi dengan Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso untuk merampungkan beberapa hal teknis. Sehingga, prosesnya bisa masuk ke tahapan legal drafting.

BACA JUGA:
Menko Airlangga Debat Panas, Perundingan Dagang Alot soal IEU-CEPA

&amp;ldquo;Karena ini kan ada dua, tiga issues, setelah diberikan persetujuan oleh Bapak Presiden sehingga kami sudah berkomunikasi dengan Menteri Perdagangan, diharapkan hal yang sifatnya teknis bisa diselesaikan dan bisa meningkat ke legal drafting,&amp;rdquo; paparnya.
Tahapan negosiasi IEU-CEPA dilakukan Indonesia melalui Menteri Perdagangan dan perwakilan Uni Eropa. Soal waktu pelaksanaan belum dapat memastikan.
&amp;ldquo;Nah tentu ini yang akan dibahas nanti oleh Kementerian Perdagangan dengan mitra dari IEU,&amp;rdquo; beber dia.
Adapun, beberapa poin perundingan IEU-CEPA di antaranya, transmisi digital hingga mekanisme transparansi importasi.
Soal poin negosiasi, Airlangga memastikan Indonesia telah memberikan  konsesi, serupa dengan konsesi di Regional Comprehensive Economic  Partnership (RCEP) alias perjanjian perdagangan bebas yang melibatkan  negara-negara Asia Pasifik.
&amp;ldquo;Nah ini terkait dengan hal tersebut kita sudah memberikan konsesi  yang sama di dalam RCEP. Dimana Indonesia menjadi lead daripada RCEP,&amp;rdquo;  ungkapnya.
&amp;ldquo;Sehingga seperti dalam perjanjian internasional biasanya mereka  ingin mendapatkan fasilitas yang setara dengan perjanjian lain. Jadi  karena kita sudah memberikan di RCEP maka tentunya wajar juga kalau kita  ini berikan di dalam IEU-CEPA,&amp;rdquo; lanjut Airlangga.</content:encoded></item></channel></rss>
