<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>20% Dana Desa untuk Ketahanan Pangan, Perindo Siap Kolaborasi Wujudkan Swasembada</title><description>Partai Perindo menyambut baik rencana penggunaan 20% dana desa yang dialokasikan untuk ketahanan pangan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/10/31/320/3080640/20-dana-desa-untuk-ketahanan-pangan-perindo-siap-kolaborasi-wujudkan-swasembada</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/10/31/320/3080640/20-dana-desa-untuk-ketahanan-pangan-perindo-siap-kolaborasi-wujudkan-swasembada"/><item><title>20% Dana Desa untuk Ketahanan Pangan, Perindo Siap Kolaborasi Wujudkan Swasembada</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/10/31/320/3080640/20-dana-desa-untuk-ketahanan-pangan-perindo-siap-kolaborasi-wujudkan-swasembada</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/10/31/320/3080640/20-dana-desa-untuk-ketahanan-pangan-perindo-siap-kolaborasi-wujudkan-swasembada</guid><pubDate>Kamis 31 Oktober 2024 10:46 WIB</pubDate><dc:creator>Kurniasih Miftakhul Jannah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/10/31/320/3080640/20-dana-desa-untuk-ketahanan-pangan-perindo-siap-kolaborasi-wujudkan-swasembada-5HLJ4b88zA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Partai Perindo siap kolaborasi wujudkan swasembada pangan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/10/31/320/3080640/20-dana-desa-untuk-ketahanan-pangan-perindo-siap-kolaborasi-wujudkan-swasembada-5HLJ4b88zA.jpg</image><title>Partai Perindo siap kolaborasi wujudkan swasembada pangan (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Partai Perindo menyambut baik rencana penggunaan 20% dana desa yang dialokasikan untuk ketahanan pangan. Ketua DPP Partai Perindo Bidang Desa dan Potensi Daerah, Gardian Muhammad menyatakan Partai Perindo siap berkolaborasi untuk mewujudkan swasembada pangan.
Gardian mengatakan rencana penggunaan 20% dana desa untuk ketahanan pangan merupakan inisiatif baik Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, pengalokasian dana desa itu terbilang besar dari total alokasi lain.
&quot;Ini adalah inisiasi yang baik yang digagas oleh Bapak Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam rangka swasembada pangan. Alokasi dana ketahanan pangan yang direncanakan akan dianggarkan sebesar 20% dari Dana Desa tentu merupakan angka yang cukup besar dari total alokasi lain dibandingkan peruntukan lain,&quot; kata Gardian, Kamis (31/10/2024).

BACA JUGA:
Prabowo Khawatir Ada Perang Besar, Swasembada Pangan Lebih Penting dari IKN


Kendati demikian, Gardian mengingatkan, monitoring dan evaluasi perlu diperhatikan dalam program ketahanan pangan ini. Menurutnya, perlu ada kajian model terbaik terkait pelaksanaan di setiap desa dan langkah strategis terkait suksesi program swasembada pangan.
&quot;Mengingat tentu Dana Desa yang terbatas harus dibagi berdasarkan prioritas Pembangunan desa setempat. Seperti untuk Infrastruktur, Pembangunan Fasilitas Lingkungan dan lain sebagainya,&quot; katanya.
&quot;Jangan sampai memang instruksi yang mengikat ini akan menjadi beban baru yang diberikan kepada Pemerintah desa. Selain itu, memastikan bahwa SDM pelaksana program strategis ini dipastikan harus mampu,&quot; imbuhnya.

BACA JUGA:
Anggaran Swasembada Pangan Prabowo Capai Rp139,4 Triliun


Menurutnya, tantangan pelaksanaan program ini yakni implementasi di lapangan. Apalagi, kondisi geografis dan potensi setiap desa berbeda. Karena itu, ia menilai, alokasi dana desa setiap daerah itu perlu disesuaikan dengan potensi daerah itu sendiri.
&quot;Apabila ditanya apakah dana sebesar ini efektif atau tidak, tentu jawabannya adalah tergantung efisiensi setiap daerah. Dana ini akan terlalu kecil didaerah yang memang sulit dan sebelumnya tidak pernah menjadikan pangan sebagai prioritas produksi dan hasil desa,&quot; tuturnya.
&quot;Sebaliknya, ketika Desa tersebut sudah terbiasa, maka dana itu akan sangat efektif karena tinggal melanjutkan dan menyempurnakan yang sudah ada,&quot; imbuhnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8xNC8xLzE4MDY5My81L3g4eWhoZ3k=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Gardian mengatakan, fokus swasembada pangan Pemerintahan Prabowo -  Gibran untuk mengantisipasi adanya ancaman krisis pangan akibat konflik  geopolitik, perubahan iklim, yang menyebabkan terganggunya rantai pasok.  Karena itu, ia menyatakan, Perindo siap berkolaborasi untuk wujudkan  swasembada pangan ini.
&quot;Partai Perindo sebagai Partai yang mendukung Pemerintahan  Prabowo-Gibran, tentu menyambut hal baik mengenai ini dan siap  berkolaborasi untuk mewujudkan swasembada pangan ini,&quot; tandasnya.
Sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Pangan, Zulkifli Hasan  mengungkapkan 20% dana desa akan dialokasikan untuk ketahanan pangan.  Pemerintah akan memaksimalkan ketahanan pangan khususnya di tingkat  pedesaan, sebagai tujuan dari kebijakan utama Presiden Prabowo Subianto  yakni swasembada pangan.
Total dana desa yang disediakan yakni Rp71 triliun, artinya 20% dari  dana tersebut sekitar Rp14 triliun untuk ketahanan pangan. Untuk itu,  Kemenko Pangan tengah menjalankan rapat koordinasi dengan sejumlah  Kementerian terkait, khususnya Kementerian Desa, guna memaksimalkan  anggaran dana desa untuk ketahanan pangan tersebut.
&quot;Ini ada dana desa untuk ketahanan pangan tercatat dari Rp71 triliun.  Dana desa itu ada Rp14 triliun lebih atau 20%. Itu harus untuk  ketahanan pangan yang sekarang itu belum terkoordinasi dengan baik,&quot;  terang Zulhas kepada awak media di kantor Kementerian Kehutanan, Selasa  (29/10/2024).</description><content:encoded>JAKARTA - Partai Perindo menyambut baik rencana penggunaan 20% dana desa yang dialokasikan untuk ketahanan pangan. Ketua DPP Partai Perindo Bidang Desa dan Potensi Daerah, Gardian Muhammad menyatakan Partai Perindo siap berkolaborasi untuk mewujudkan swasembada pangan.
Gardian mengatakan rencana penggunaan 20% dana desa untuk ketahanan pangan merupakan inisiatif baik Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, pengalokasian dana desa itu terbilang besar dari total alokasi lain.
&quot;Ini adalah inisiasi yang baik yang digagas oleh Bapak Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam rangka swasembada pangan. Alokasi dana ketahanan pangan yang direncanakan akan dianggarkan sebesar 20% dari Dana Desa tentu merupakan angka yang cukup besar dari total alokasi lain dibandingkan peruntukan lain,&quot; kata Gardian, Kamis (31/10/2024).

BACA JUGA:
Prabowo Khawatir Ada Perang Besar, Swasembada Pangan Lebih Penting dari IKN


Kendati demikian, Gardian mengingatkan, monitoring dan evaluasi perlu diperhatikan dalam program ketahanan pangan ini. Menurutnya, perlu ada kajian model terbaik terkait pelaksanaan di setiap desa dan langkah strategis terkait suksesi program swasembada pangan.
&quot;Mengingat tentu Dana Desa yang terbatas harus dibagi berdasarkan prioritas Pembangunan desa setempat. Seperti untuk Infrastruktur, Pembangunan Fasilitas Lingkungan dan lain sebagainya,&quot; katanya.
&quot;Jangan sampai memang instruksi yang mengikat ini akan menjadi beban baru yang diberikan kepada Pemerintah desa. Selain itu, memastikan bahwa SDM pelaksana program strategis ini dipastikan harus mampu,&quot; imbuhnya.

BACA JUGA:
Anggaran Swasembada Pangan Prabowo Capai Rp139,4 Triliun


Menurutnya, tantangan pelaksanaan program ini yakni implementasi di lapangan. Apalagi, kondisi geografis dan potensi setiap desa berbeda. Karena itu, ia menilai, alokasi dana desa setiap daerah itu perlu disesuaikan dengan potensi daerah itu sendiri.
&quot;Apabila ditanya apakah dana sebesar ini efektif atau tidak, tentu jawabannya adalah tergantung efisiensi setiap daerah. Dana ini akan terlalu kecil didaerah yang memang sulit dan sebelumnya tidak pernah menjadikan pangan sebagai prioritas produksi dan hasil desa,&quot; tuturnya.
&quot;Sebaliknya, ketika Desa tersebut sudah terbiasa, maka dana itu akan sangat efektif karena tinggal melanjutkan dan menyempurnakan yang sudah ada,&quot; imbuhnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8xNC8xLzE4MDY5My81L3g4eWhoZ3k=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Gardian mengatakan, fokus swasembada pangan Pemerintahan Prabowo -  Gibran untuk mengantisipasi adanya ancaman krisis pangan akibat konflik  geopolitik, perubahan iklim, yang menyebabkan terganggunya rantai pasok.  Karena itu, ia menyatakan, Perindo siap berkolaborasi untuk wujudkan  swasembada pangan ini.
&quot;Partai Perindo sebagai Partai yang mendukung Pemerintahan  Prabowo-Gibran, tentu menyambut hal baik mengenai ini dan siap  berkolaborasi untuk mewujudkan swasembada pangan ini,&quot; tandasnya.
Sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Pangan, Zulkifli Hasan  mengungkapkan 20% dana desa akan dialokasikan untuk ketahanan pangan.  Pemerintah akan memaksimalkan ketahanan pangan khususnya di tingkat  pedesaan, sebagai tujuan dari kebijakan utama Presiden Prabowo Subianto  yakni swasembada pangan.
Total dana desa yang disediakan yakni Rp71 triliun, artinya 20% dari  dana tersebut sekitar Rp14 triliun untuk ketahanan pangan. Untuk itu,  Kemenko Pangan tengah menjalankan rapat koordinasi dengan sejumlah  Kementerian terkait, khususnya Kementerian Desa, guna memaksimalkan  anggaran dana desa untuk ketahanan pangan tersebut.
&quot;Ini ada dana desa untuk ketahanan pangan tercatat dari Rp71 triliun.  Dana desa itu ada Rp14 triliun lebih atau 20%. Itu harus untuk  ketahanan pangan yang sekarang itu belum terkoordinasi dengan baik,&quot;  terang Zulhas kepada awak media di kantor Kementerian Kehutanan, Selasa  (29/10/2024).</content:encoded></item></channel></rss>
