<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BPS Catat Inflasi 0,08% di Oktober 2024</title><description>Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat terjadi inflasi sebesar 0,08% pada Oktober 2024.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/11/01/320/3081004/bps-catat-inflasi-0-08-di-oktober-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/11/01/320/3081004/bps-catat-inflasi-0-08-di-oktober-2024"/><item><title>BPS Catat Inflasi 0,08% di Oktober 2024</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/11/01/320/3081004/bps-catat-inflasi-0-08-di-oktober-2024</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/11/01/320/3081004/bps-catat-inflasi-0-08-di-oktober-2024</guid><pubDate>Jum'at 01 November 2024 09:40 WIB</pubDate><dc:creator>Atikah Umiyani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/11/01/320/3081004/bps-catat-inflasi-0-08-di-oktober-2024-gPv6QBeV1v.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BPS catat inflasi Oktober 0,08% (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/11/01/320/3081004/bps-catat-inflasi-0-08-di-oktober-2024-gPv6QBeV1v.jpg</image><title>BPS catat inflasi Oktober 0,08% (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat terjadi inflasi sebesar 0,08% pada Oktober 2024. Terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 105,93 pada September 2024 menjadi 106,01 pada Oktober 2024.

BACA JUGA:
Kendalikan Inflasi, Mendagri Minta Pemda Waspadai Kenaikan Harga 5 Komoditas

Sementara secara tahunan terjaid inflasi sebesar 1,71% dan inflasi secara tahun kalender sebesar 0,82%.
&quot;Inflasi bulan Oktober 2024 ini mengakhiri tren deflasi yang terjadi sejak Mei 2024,&quot; jelas Plt Kepala BPS Amalia A Widyasanti dalam konferensi pers hari ini, Jumat (1/11/2024).

BACA JUGA:
Usai Bertemu Prabowo, Tito Karnavian: Beliau Minta Penanganan Inflasi yang Terjaga Baik Diteruskan

Dikatakan Amalia, kelompok pengeluaran penyumbang inflasi terbesar adalah perawatan pribadi dan jasa lainnya dengan inflasi sebesar 0,94% dan memberikan andil 0,06%.
Komoditas yang dominan dorong inflasi pada kelompok ini adalah emas perhiasan yang memberikan andil inflasi sebesar 0,06%.


Sementara itu terdapat komoditas yang juga memberikan andil inflasi  antara lain daging ayam ras dengan andil 0,04%, bawang merah dengan  andil 0,03%, tomat dan nasi dengan lauk dengan andil inflasi  masing-masing 0,02%. Kopi bubuk, minyak goreng, sigaret kretek mesin,  dan telur ayam ras yang memberikan andil inflasi masing sebesar 0,01%.
Kemudian berdasarkan wilayahnya, Amalia menyebutkan, sebanyak 28 dari  38 provinsi di indonesia mengalami inflasi sedangkan 10 lainnya  mengalami deflasi.
&quot;Inflasi tertinggi terjadi di Maluku yaitu sebesar 0,65% sementara  itu deflasi terdalam terjadi di Maluku Utara 1,05%,&quot; pungkas Amalia.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat terjadi inflasi sebesar 0,08% pada Oktober 2024. Terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 105,93 pada September 2024 menjadi 106,01 pada Oktober 2024.

BACA JUGA:
Kendalikan Inflasi, Mendagri Minta Pemda Waspadai Kenaikan Harga 5 Komoditas

Sementara secara tahunan terjaid inflasi sebesar 1,71% dan inflasi secara tahun kalender sebesar 0,82%.
&quot;Inflasi bulan Oktober 2024 ini mengakhiri tren deflasi yang terjadi sejak Mei 2024,&quot; jelas Plt Kepala BPS Amalia A Widyasanti dalam konferensi pers hari ini, Jumat (1/11/2024).

BACA JUGA:
Usai Bertemu Prabowo, Tito Karnavian: Beliau Minta Penanganan Inflasi yang Terjaga Baik Diteruskan

Dikatakan Amalia, kelompok pengeluaran penyumbang inflasi terbesar adalah perawatan pribadi dan jasa lainnya dengan inflasi sebesar 0,94% dan memberikan andil 0,06%.
Komoditas yang dominan dorong inflasi pada kelompok ini adalah emas perhiasan yang memberikan andil inflasi sebesar 0,06%.


Sementara itu terdapat komoditas yang juga memberikan andil inflasi  antara lain daging ayam ras dengan andil 0,04%, bawang merah dengan  andil 0,03%, tomat dan nasi dengan lauk dengan andil inflasi  masing-masing 0,02%. Kopi bubuk, minyak goreng, sigaret kretek mesin,  dan telur ayam ras yang memberikan andil inflasi masing sebesar 0,01%.
Kemudian berdasarkan wilayahnya, Amalia menyebutkan, sebanyak 28 dari  38 provinsi di indonesia mengalami inflasi sedangkan 10 lainnya  mengalami deflasi.
&quot;Inflasi tertinggi terjadi di Maluku yaitu sebesar 0,65% sementara  itu deflasi terdalam terjadi di Maluku Utara 1,05%,&quot; pungkas Amalia.</content:encoded></item></channel></rss>
