<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kapan Subsidi BBM Diubah Jadi BLT agar Tepat Sasaran? Ini Kata Bahlil</title><description>Kapan subsidi BBM dibuah jadi BLT? begini jawaban Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/11/01/320/3081067/kapan-subsidi-bbm-diubah-jadi-blt-agar-tepat-sasaran-ini-kata-bahlil</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/11/01/320/3081067/kapan-subsidi-bbm-diubah-jadi-blt-agar-tepat-sasaran-ini-kata-bahlil"/><item><title>Kapan Subsidi BBM Diubah Jadi BLT agar Tepat Sasaran? Ini Kata Bahlil</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/11/01/320/3081067/kapan-subsidi-bbm-diubah-jadi-blt-agar-tepat-sasaran-ini-kata-bahlil</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/11/01/320/3081067/kapan-subsidi-bbm-diubah-jadi-blt-agar-tepat-sasaran-ini-kata-bahlil</guid><pubDate>Jum'at 01 November 2024 12:00 WIB</pubDate><dc:creator>Atikah Umiyani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/11/01/320/3081067/kapan-subsidi-bbm-diubah-jadi-blt-agar-tepat-sasaran-ini-kata-bahlil-od8erKhrrF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kapan subsidi BBM diubah jadi BLT (Foto: Setkab)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/11/01/320/3081067/kapan-subsidi-bbm-diubah-jadi-blt-agar-tepat-sasaran-ini-kata-bahlil-od8erKhrrF.jpg</image><title>Kapan subsidi BBM diubah jadi BLT (Foto: Setkab)</title></images><description>JAKARTA - Kapan subsidi BBM dibuah jadi BLT? begini jawaban Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. Pemerintah berencana mengubah skema BBM subsidi menjadi BLT agar lebih tetap sasaran.
Namun Bahlil menegaskan bahwa kebijakan subsidi energi masih dalam proses pengkajian mendalam. Diungkapkannya, pemerintah saat ini membentuk tim khusus yang dipimpin langsung oleh dirinya, fokus pada subsidi tepat sasaran agar hanya masyarakat yang benar-benar berhak yang menerima manfaat subsidi ini.

BACA JUGA:
Harga BBM dan Harga Tiket Pesawat Sumbang Deflasi di Oktober 2024

&quot;Pemerintah masih terus membahas beberapa langkah terkait dengan subsidi tepat sasaran, dan ini kita lagi godok. Kebetulan kami sendiri yang ditunjuk sebagai ketua tim dan dalam waktu dekat kita akan melaporkan ke Pak Presiden untuk jadi materi/bahan referensi keputusan presiden,&quot; jelas Bahlil Istana Kepresidenan, Jakarta, dikutip Jumat (1/11/2024).
Bahlil menuturkan bahwa kebijakan subsidi yang tepat harus ditinjau secara cermat karena berpengaruh langsung pada masyarakat. Sebab menurutnya, pemerintah tidak ingin subsidi justru diberikan pada kelompok yang tidak berhak.

BACA JUGA:
Harga BBM BP AKR Naik 1 November 2024, Cek Daftar Lengkapnya

&quot;Kita lagi hitung sekarang adalah tentang subsidi yang tepat sasaran. Data-datanya harus pas. Kemudian kita juga harus tahu siapa yang paling berhak untuk mendapatkan subsidi dan tidak. Semuanya saat ini masih dihitung. Jangan sampai subsidi jatuh kepada yang tidak berhak,&quot; terangnya.
Bahlil juga mengungkapkan, pemerintah tengah mempertimbangkan beberapa skema pemberian subsidi, termasuk opsi subsidi langsung kepada masyarakat yang layak. &quot;Ada beberapa formula yang tengah kami kaji. Salah satunya adalah subsidi langsung. Jika kajian ini rampung, kami akan segera melaporkannya kepada Presiden,&quot; imbuhnya.


Sebagaimana diketahui, pemerintah telah menetapkan alokasi anggaran  subsidi energi untuk tahun anggaran 2025 mendatang. Fokus utama subsidi  tahun depan tetap pada Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum  Gas (LPG).
Berdasarkan hasil rapat Kerja Menteri ESDM dengan Komisi VII DPR RI  pada tanggal 27 Agustus 2024 lalu ditetapkan, untuk volume BBM  bersubsidi yang dialokasikan pada tahun 2025 mencapai 19,41 juta  kiloliter (KL). Rinciannya, minyak tanah sebesar 0,52 juta KL dan minyak  solar sebesar 18,89 juta KL. Sementara itu, untuk LPG 3 kg, pemerintah  mengalokasikan volume sebesar 8,2 juta metrik ton.
Pemerintah pun berharap skema subsidi yang lebih tepat sasaran dapat  mendorong efisiensi anggaran sekaligus menjamin bantuan negara  benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.</description><content:encoded>JAKARTA - Kapan subsidi BBM dibuah jadi BLT? begini jawaban Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. Pemerintah berencana mengubah skema BBM subsidi menjadi BLT agar lebih tetap sasaran.
Namun Bahlil menegaskan bahwa kebijakan subsidi energi masih dalam proses pengkajian mendalam. Diungkapkannya, pemerintah saat ini membentuk tim khusus yang dipimpin langsung oleh dirinya, fokus pada subsidi tepat sasaran agar hanya masyarakat yang benar-benar berhak yang menerima manfaat subsidi ini.

BACA JUGA:
Harga BBM dan Harga Tiket Pesawat Sumbang Deflasi di Oktober 2024

&quot;Pemerintah masih terus membahas beberapa langkah terkait dengan subsidi tepat sasaran, dan ini kita lagi godok. Kebetulan kami sendiri yang ditunjuk sebagai ketua tim dan dalam waktu dekat kita akan melaporkan ke Pak Presiden untuk jadi materi/bahan referensi keputusan presiden,&quot; jelas Bahlil Istana Kepresidenan, Jakarta, dikutip Jumat (1/11/2024).
Bahlil menuturkan bahwa kebijakan subsidi yang tepat harus ditinjau secara cermat karena berpengaruh langsung pada masyarakat. Sebab menurutnya, pemerintah tidak ingin subsidi justru diberikan pada kelompok yang tidak berhak.

BACA JUGA:
Harga BBM BP AKR Naik 1 November 2024, Cek Daftar Lengkapnya

&quot;Kita lagi hitung sekarang adalah tentang subsidi yang tepat sasaran. Data-datanya harus pas. Kemudian kita juga harus tahu siapa yang paling berhak untuk mendapatkan subsidi dan tidak. Semuanya saat ini masih dihitung. Jangan sampai subsidi jatuh kepada yang tidak berhak,&quot; terangnya.
Bahlil juga mengungkapkan, pemerintah tengah mempertimbangkan beberapa skema pemberian subsidi, termasuk opsi subsidi langsung kepada masyarakat yang layak. &quot;Ada beberapa formula yang tengah kami kaji. Salah satunya adalah subsidi langsung. Jika kajian ini rampung, kami akan segera melaporkannya kepada Presiden,&quot; imbuhnya.


Sebagaimana diketahui, pemerintah telah menetapkan alokasi anggaran  subsidi energi untuk tahun anggaran 2025 mendatang. Fokus utama subsidi  tahun depan tetap pada Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum  Gas (LPG).
Berdasarkan hasil rapat Kerja Menteri ESDM dengan Komisi VII DPR RI  pada tanggal 27 Agustus 2024 lalu ditetapkan, untuk volume BBM  bersubsidi yang dialokasikan pada tahun 2025 mencapai 19,41 juta  kiloliter (KL). Rinciannya, minyak tanah sebesar 0,52 juta KL dan minyak  solar sebesar 18,89 juta KL. Sementara itu, untuk LPG 3 kg, pemerintah  mengalokasikan volume sebesar 8,2 juta metrik ton.
Pemerintah pun berharap skema subsidi yang lebih tepat sasaran dapat  mendorong efisiensi anggaran sekaligus menjamin bantuan negara  benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.</content:encoded></item></channel></rss>
