<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kadin Undang 80 Dubes dan Negara Sahabat Bahas Kemudahan Investasi RI</title><description>Kadin Indonesia mengundang 80 duta besar dan negara sahabat pada  reception dinner di Hotel Indonesia Kempinski, pada Jumat malam.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/11/02/320/3081363/kadin-undang-80-dubes-dan-negara-sahabat-bahas-kemudahan-investasi-ri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/11/02/320/3081363/kadin-undang-80-dubes-dan-negara-sahabat-bahas-kemudahan-investasi-ri"/><item><title>Kadin Undang 80 Dubes dan Negara Sahabat Bahas Kemudahan Investasi RI</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/11/02/320/3081363/kadin-undang-80-dubes-dan-negara-sahabat-bahas-kemudahan-investasi-ri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/11/02/320/3081363/kadin-undang-80-dubes-dan-negara-sahabat-bahas-kemudahan-investasi-ri</guid><pubDate>Sabtu 02 November 2024 06:38 WIB</pubDate><dc:creator> Muhammad Farhan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/11/02/320/3081363/kadin-undang-80-dubes-dan-negara-sahabat-bahas-kemudahan-investasi-ri-4FkeKQjFiL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kadin undang 80 dubes dan negara sahabat bahas kemudahan investasi di Indonesia (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/11/02/320/3081363/kadin-undang-80-dubes-dan-negara-sahabat-bahas-kemudahan-investasi-ri-4FkeKQjFiL.jpg</image><title>Kadin undang 80 dubes dan negara sahabat bahas kemudahan investasi di Indonesia (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengundang 80 duta besar dan negara sahabat pada reception dinner di Hotel Indonesia Kempinski, pada Jumat malam (1/11/2024). Dalam acara tersebut, Kadin membahas soal kemudahan investasi yang bertemakan Strengtening Indonesia's Diplomacy through Global Partnership and Collaboration.
Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie mengatakan acara Reception Dinner ini menjadi agenda pertama sejak pemerintahan Presiden Prabowo. Anindya menyebut gelaran acara tersebut menjadi penting khususnya dalam memperkuat hubungan diplomasi Indonesia dengan negara lain.

BACA JUGA:
Kadin Bakal Bentuk Satgas Penyelesaian Utang UMKM


&quot;Jadi saya lihat hal-hal seperti ini pentingnya apa buat Indonesia? Satu, tentunya bisa membawa mudah-mudahan investasi ke Indonesia yang sangat dibutuhkan atau FDI (Foreign Direct Investment) bisa disebut,&quot; tegas Anindya saat sesi jumpa pers selepas acara.
Anindya melanjutkan, perhelatan pertemuan dengan duta besar dan negara sahabat itu, juga berpotensi membuka pasar melalui pencarian mitra dagang yang lebih intens dan harmonis. Selain itu, dia mengatakan pertemuan tersebut dapat membuka peluang industrialisasi Indonesia terutama dari sisi ekspor.

BACA JUGA:
Kepengurusan Kadin Diumumkan, Anindya Bakrie: 70% Pengurus Lama


&quot;Saya rasa penting juga untuk sama-sama mengedepankan industrialisasi yang berbasis ekspor tadi tapi juga di industri yang penuh dengan transformasi. Jadi semua itu dimulai dengan hubungan baik dengan negara-negara tersebut dan ini dimulai dengan acara-acara seperti ini,&quot; tutur Anindya.
Lebih lanjut, Anindya mengatakan acara tersebut juga menjadi pembuka  dari rangkaian agenda lawatan Presiden Prabowo Subianto ke beberapa  negara. Adapun negara-negara yang akan dikunjungi Prabowo, dijelaskan  Anindya, yakni China, Amerika, Peru untuk APEC, Brazil untuk G20 dan  berakhir di Inggris.
&quot;Jadi saya lihat memang lawatan ini penuh makna dan tadi kita lihat  disambut baik karena satu, Indonesia ini adalah negara yang paling  berpengaruh terbesar di ASEAN dan yang mewakilkan satu-satunya di G20,&quot;  katanya.
Diketahui, Menteri-menteri yang hadir dalam agenda makan malam  tersebut yakni Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga  Hartarto; Menteri Investasi dan Hilirisasi Indonesia Rosan Roeslani dan  Wakil Menteri Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir.</description><content:encoded>JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengundang 80 duta besar dan negara sahabat pada reception dinner di Hotel Indonesia Kempinski, pada Jumat malam (1/11/2024). Dalam acara tersebut, Kadin membahas soal kemudahan investasi yang bertemakan Strengtening Indonesia's Diplomacy through Global Partnership and Collaboration.
Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie mengatakan acara Reception Dinner ini menjadi agenda pertama sejak pemerintahan Presiden Prabowo. Anindya menyebut gelaran acara tersebut menjadi penting khususnya dalam memperkuat hubungan diplomasi Indonesia dengan negara lain.

BACA JUGA:
Kadin Bakal Bentuk Satgas Penyelesaian Utang UMKM


&quot;Jadi saya lihat hal-hal seperti ini pentingnya apa buat Indonesia? Satu, tentunya bisa membawa mudah-mudahan investasi ke Indonesia yang sangat dibutuhkan atau FDI (Foreign Direct Investment) bisa disebut,&quot; tegas Anindya saat sesi jumpa pers selepas acara.
Anindya melanjutkan, perhelatan pertemuan dengan duta besar dan negara sahabat itu, juga berpotensi membuka pasar melalui pencarian mitra dagang yang lebih intens dan harmonis. Selain itu, dia mengatakan pertemuan tersebut dapat membuka peluang industrialisasi Indonesia terutama dari sisi ekspor.

BACA JUGA:
Kepengurusan Kadin Diumumkan, Anindya Bakrie: 70% Pengurus Lama


&quot;Saya rasa penting juga untuk sama-sama mengedepankan industrialisasi yang berbasis ekspor tadi tapi juga di industri yang penuh dengan transformasi. Jadi semua itu dimulai dengan hubungan baik dengan negara-negara tersebut dan ini dimulai dengan acara-acara seperti ini,&quot; tutur Anindya.
Lebih lanjut, Anindya mengatakan acara tersebut juga menjadi pembuka  dari rangkaian agenda lawatan Presiden Prabowo Subianto ke beberapa  negara. Adapun negara-negara yang akan dikunjungi Prabowo, dijelaskan  Anindya, yakni China, Amerika, Peru untuk APEC, Brazil untuk G20 dan  berakhir di Inggris.
&quot;Jadi saya lihat memang lawatan ini penuh makna dan tadi kita lihat  disambut baik karena satu, Indonesia ini adalah negara yang paling  berpengaruh terbesar di ASEAN dan yang mewakilkan satu-satunya di G20,&quot;  katanya.
Diketahui, Menteri-menteri yang hadir dalam agenda makan malam  tersebut yakni Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga  Hartarto; Menteri Investasi dan Hilirisasi Indonesia Rosan Roeslani dan  Wakil Menteri Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir.</content:encoded></item></channel></rss>
