<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ekonomi Global Tak Pasti, BI Perkuat Keuangan Syariah</title><description>Bank Indonesia (BI) memperkuat sinergi keuangan syariah di tengah ketidakpastian ekonomi global.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/11/04/320/3082123/ekonomi-global-tak-pasti-bi-perkuat-keuangan-syariah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/11/04/320/3082123/ekonomi-global-tak-pasti-bi-perkuat-keuangan-syariah"/><item><title>Ekonomi Global Tak Pasti, BI Perkuat Keuangan Syariah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/11/04/320/3082123/ekonomi-global-tak-pasti-bi-perkuat-keuangan-syariah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/11/04/320/3082123/ekonomi-global-tak-pasti-bi-perkuat-keuangan-syariah</guid><pubDate>Senin 04 November 2024 18:41 WIB</pubDate><dc:creator>Kurniasih Miftakhul Jannah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/11/04/320/3082123/ekonomi-global-tak-pasti-bi-perkuat-keuangan-syariah-Lvnp7JtToA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bank Indonesia perkuat sinergi keuangan syariah (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/11/04/320/3082123/ekonomi-global-tak-pasti-bi-perkuat-keuangan-syariah-Lvnp7JtToA.jpg</image><title>Bank Indonesia perkuat sinergi keuangan syariah (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;mdash; Bank Indonesia (BI) memperkuat sinergi keuangan syariah di tengah ketidakpastian ekonomi global. Bank Sentral memperkokoh kerja sama untuk mengembangkan pasar keuangan syariah nasional dan global.
Direktur Eksekutif Departemen Ekonomi &amp;amp; Keuangan Syariah Bank Indonesia, Dadang Muljawan, menyampaikan bahwa ISEF adalah salah satu inisiatif strategis Bank Indonesia untuk mengembangkan ekonomi dan industri keuangan syariah.

BACA JUGA:
BI Siapkan 4 Jurus Perkuat Ekosistem Ekonomi Syariah


&amp;ldquo;Kami memperkuat kerangka regulasi dengan menjalin kerja sama bersama Islamic International Liquidity Management (IILM) dan Islamic Financial Services Board (IFSB) guna meningkatkan kepercayaan pasar dan memperkuat daya saing industri syariah,&amp;rdquo; jelas Dadang pada Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) ke-11, Senin (4/11/2024).
Dadang menambahkan bahwa Bank Indonesia bekerja sama dengan Kementerian Keuangan untuk memperkuat sistem likuiditas, yang diharapkan mampu menjaga ketahanan perbankan syariah Indonesia di tengah tantangan ekonomi global.

BACA JUGA:
3 Pinjol Syariah Tanpa Riba Terbaru


Sementara itu, CEO International Islamic Liquidity Management (IILM) Mohamad Safri Shahul Hamid mengungkapkan bahwa IILM terus berinovasi dalam manajemen likuiditas untuk mendukung pertumbuhan industri keuangan syariah.
&amp;ldquo;Kami secara aktif menerbitkan Sukuk atau obligasi syariah jangka pendek setiap bulan untuk menjawab kebutuhan likuiditas pasar keuangan syariah, terutama untuk bank syariah,&amp;rdquo; ungkap Mohamad Safri.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wOS8xNy80LzE4NTI2Mi8zL296ZXlub3hNb2w4&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
IILM juga berkomitmen untuk memperluas kapasitasnya dalam memenuhi  kebutuhan likuiditas perbankan syariah secara global, sambil terus  meningkatkan aset dan memperluas layanan ke pasar-pasar yang belum  terjangkau. Upaya ini bertujuan untuk mengatasi kesenjangan dalam  manajemen likuiditas syariah dan memperkuat daya tahan industri keuangan  syariah global.
ISEF 2024, dengan tema &amp;ldquo;Sinergi Ekonomi dan Keuangan Syariah  Memperkuat Ketahanan dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan,&amp;rdquo;  menghadirkan 70 kegiatan dalam format Sharia Economic Forum dan Sharia  Fair, melibatkan 22 kementerian dan lembaga, 37 asosiasi, 46 mitra  internasional, serta lebih dari 1.000 pelaku industri.
ISEF 2024 menjadi wadah kolaborasi dan inovasi, serta menunjukkan  komitmen kuat Indonesia dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan keuangan  syariah yang berkelanjutan di tingkat nasional maupun internasional.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;mdash; Bank Indonesia (BI) memperkuat sinergi keuangan syariah di tengah ketidakpastian ekonomi global. Bank Sentral memperkokoh kerja sama untuk mengembangkan pasar keuangan syariah nasional dan global.
Direktur Eksekutif Departemen Ekonomi &amp;amp; Keuangan Syariah Bank Indonesia, Dadang Muljawan, menyampaikan bahwa ISEF adalah salah satu inisiatif strategis Bank Indonesia untuk mengembangkan ekonomi dan industri keuangan syariah.

BACA JUGA:
BI Siapkan 4 Jurus Perkuat Ekosistem Ekonomi Syariah


&amp;ldquo;Kami memperkuat kerangka regulasi dengan menjalin kerja sama bersama Islamic International Liquidity Management (IILM) dan Islamic Financial Services Board (IFSB) guna meningkatkan kepercayaan pasar dan memperkuat daya saing industri syariah,&amp;rdquo; jelas Dadang pada Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) ke-11, Senin (4/11/2024).
Dadang menambahkan bahwa Bank Indonesia bekerja sama dengan Kementerian Keuangan untuk memperkuat sistem likuiditas, yang diharapkan mampu menjaga ketahanan perbankan syariah Indonesia di tengah tantangan ekonomi global.

BACA JUGA:
3 Pinjol Syariah Tanpa Riba Terbaru


Sementara itu, CEO International Islamic Liquidity Management (IILM) Mohamad Safri Shahul Hamid mengungkapkan bahwa IILM terus berinovasi dalam manajemen likuiditas untuk mendukung pertumbuhan industri keuangan syariah.
&amp;ldquo;Kami secara aktif menerbitkan Sukuk atau obligasi syariah jangka pendek setiap bulan untuk menjawab kebutuhan likuiditas pasar keuangan syariah, terutama untuk bank syariah,&amp;rdquo; ungkap Mohamad Safri.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wOS8xNy80LzE4NTI2Mi8zL296ZXlub3hNb2w4&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
IILM juga berkomitmen untuk memperluas kapasitasnya dalam memenuhi  kebutuhan likuiditas perbankan syariah secara global, sambil terus  meningkatkan aset dan memperluas layanan ke pasar-pasar yang belum  terjangkau. Upaya ini bertujuan untuk mengatasi kesenjangan dalam  manajemen likuiditas syariah dan memperkuat daya tahan industri keuangan  syariah global.
ISEF 2024, dengan tema &amp;ldquo;Sinergi Ekonomi dan Keuangan Syariah  Memperkuat Ketahanan dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan,&amp;rdquo;  menghadirkan 70 kegiatan dalam format Sharia Economic Forum dan Sharia  Fair, melibatkan 22 kementerian dan lembaga, 37 asosiasi, 46 mitra  internasional, serta lebih dari 1.000 pelaku industri.
ISEF 2024 menjadi wadah kolaborasi dan inovasi, serta menunjukkan  komitmen kuat Indonesia dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan keuangan  syariah yang berkelanjutan di tingkat nasional maupun internasional.</content:encoded></item></channel></rss>
