<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Trump Menang, Gubernur BI: Dolar Menguat, Suku Bunga Tinggi dan Perang Dagang Berlanjut</title><description>Donald Trump memenangi Pemilihan Presiden (Pilpres) AS 2024. Trump  berhasil mengalahkan calon dari Partai Demokrat, Kamala Harris.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/11/06/320/3082926/trump-menang-gubernur-bi-dolar-menguat-suku-bunga-tinggi-dan-perang-dagang-berlanjut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/11/06/320/3082926/trump-menang-gubernur-bi-dolar-menguat-suku-bunga-tinggi-dan-perang-dagang-berlanjut"/><item><title>Trump Menang, Gubernur BI: Dolar Menguat, Suku Bunga Tinggi dan Perang Dagang Berlanjut</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/11/06/320/3082926/trump-menang-gubernur-bi-dolar-menguat-suku-bunga-tinggi-dan-perang-dagang-berlanjut</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/11/06/320/3082926/trump-menang-gubernur-bi-dolar-menguat-suku-bunga-tinggi-dan-perang-dagang-berlanjut</guid><pubDate>Rabu 06 November 2024 18:01 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/11/06/320/3082926/trump-menang-guberbur-bi-dolar-menguat-suku-bunga-tinggi-dan-perang-dagang-berlanjut-4JW8h8NrYs.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur BI sebut dolar akan menguat jika Trump menang (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/11/06/320/3082926/trump-menang-guberbur-bi-dolar-menguat-suku-bunga-tinggi-dan-perang-dagang-berlanjut-4JW8h8NrYs.jpeg</image><title>Gubernur BI sebut dolar akan menguat jika Trump menang (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Donald Trump memenangi Pemilihan Presiden (Pilpres) AS 2024. Trump berhasil mengalahkan calon dari Partai Demokrat, Kamala Harris.
Berdasarkan hasil perhitungan yang dipantau dari AP, Trump mendapatkan 277 suara elektoral, dengan total 70.843.951 suara atau mencapai 51%. Sementara itu, Kamala Harris mendapatkan 224 suara elektoral dengan total jumlah 65.932.632 suara.

BACA JUGA:
Profil Donald Trump, Presiden AS 2025-2029&amp;nbsp;

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan, dengan Trump yang unggul dan menjadi Presiden AS lagi bisa membuat dolar menguat, hingga suku bunga AS akan tetap tinggi atau higher for longer.
&quot;Sementara kita melihat monitoring hari ini perkembangan Pemilu di AS yang perhitungan sementaranya Trump itu unggul dan prediksi-prediksi dari pasar dan kami juga melihat kemungkinan-kemungkinan akan menyebabkan mata uang dolar itu akan kuat, suku bunga Amerika akan tetap tinggi, dan tentu saja perang dagang masih berlanjut,&quot; jelas Perry dalam rapat kerja Komisi XI DPR, Rabu (6/11/2024).

BACA JUGA:
Breaking News : Donald Trump Menang Pilpres AS 2024

Perry menjelaskan, dinamika ini akan berdampak kepada seluruh negara emerging market atau berkembang, termasuk Indonesia dan diperkirakan memberkan tekanan pada nilai tukar rupiah.


Kemudian, tambah Perry, juga akan berdampak terhadap pada arus modal  serta berpengaruh pada dinamika ketidakpastian pasar keuangan.
&amp;ldquo;Dinamika ini yang akan berdampak ke seluruh negara khususnya  emerging market, termasuk Indonesia, yaitu satu tekanan-tekanan terhadap  nilai tukar, kedua arus modal, dan ketiga adalah bagaimana ini  berpengaruh kepada dinamika ketidakpastian di pasar keuangan,&amp;rdquo; ungkap  Perry.
Dengan demikian, untuk mengantisipasi potensi risiko dari menangnya  Trump dalam Pilpres AS itu, Perry mengatakan, BI akan bersama pemerintah  dan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) akan terus berkomitmen  menjaga stabilitas ekonomi dan pasar keuangan, sambil terus mendukung  laju pertumbuhan ekonomi.
&quot;Ini yang kemudian kita harus respons secara hati-hati, Bank  Indonesia untuk itu terus menyampaikan komitmen kami menjaga stabilitas  dan turun dukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, bersinergi erat  dengan pemerintah dan KSSK,&quot; ujar Perry.</description><content:encoded>JAKARTA - Donald Trump memenangi Pemilihan Presiden (Pilpres) AS 2024. Trump berhasil mengalahkan calon dari Partai Demokrat, Kamala Harris.
Berdasarkan hasil perhitungan yang dipantau dari AP, Trump mendapatkan 277 suara elektoral, dengan total 70.843.951 suara atau mencapai 51%. Sementara itu, Kamala Harris mendapatkan 224 suara elektoral dengan total jumlah 65.932.632 suara.

BACA JUGA:
Profil Donald Trump, Presiden AS 2025-2029&amp;nbsp;

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan, dengan Trump yang unggul dan menjadi Presiden AS lagi bisa membuat dolar menguat, hingga suku bunga AS akan tetap tinggi atau higher for longer.
&quot;Sementara kita melihat monitoring hari ini perkembangan Pemilu di AS yang perhitungan sementaranya Trump itu unggul dan prediksi-prediksi dari pasar dan kami juga melihat kemungkinan-kemungkinan akan menyebabkan mata uang dolar itu akan kuat, suku bunga Amerika akan tetap tinggi, dan tentu saja perang dagang masih berlanjut,&quot; jelas Perry dalam rapat kerja Komisi XI DPR, Rabu (6/11/2024).

BACA JUGA:
Breaking News : Donald Trump Menang Pilpres AS 2024

Perry menjelaskan, dinamika ini akan berdampak kepada seluruh negara emerging market atau berkembang, termasuk Indonesia dan diperkirakan memberkan tekanan pada nilai tukar rupiah.


Kemudian, tambah Perry, juga akan berdampak terhadap pada arus modal  serta berpengaruh pada dinamika ketidakpastian pasar keuangan.
&amp;ldquo;Dinamika ini yang akan berdampak ke seluruh negara khususnya  emerging market, termasuk Indonesia, yaitu satu tekanan-tekanan terhadap  nilai tukar, kedua arus modal, dan ketiga adalah bagaimana ini  berpengaruh kepada dinamika ketidakpastian di pasar keuangan,&amp;rdquo; ungkap  Perry.
Dengan demikian, untuk mengantisipasi potensi risiko dari menangnya  Trump dalam Pilpres AS itu, Perry mengatakan, BI akan bersama pemerintah  dan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) akan terus berkomitmen  menjaga stabilitas ekonomi dan pasar keuangan, sambil terus mendukung  laju pertumbuhan ekonomi.
&quot;Ini yang kemudian kita harus respons secara hati-hati, Bank  Indonesia untuk itu terus menyampaikan komitmen kami menjaga stabilitas  dan turun dukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, bersinergi erat  dengan pemerintah dan KSSK,&quot; ujar Perry.</content:encoded></item></channel></rss>
