<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Singgung Pembebasan Lahan, Menko AHY: Perlu Integrasi Bangun Infrastruktur</title><description>Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan pentingnya melanjutkan dan menuntaskan kebijakan satu peta.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/11/06/470/3082709/singgung-pembebasan-lahan-menko-ahy-perlu-integrasi-bangun-infrastruktur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/11/06/470/3082709/singgung-pembebasan-lahan-menko-ahy-perlu-integrasi-bangun-infrastruktur"/><item><title>Singgung Pembebasan Lahan, Menko AHY: Perlu Integrasi Bangun Infrastruktur</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/11/06/470/3082709/singgung-pembebasan-lahan-menko-ahy-perlu-integrasi-bangun-infrastruktur</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/11/06/470/3082709/singgung-pembebasan-lahan-menko-ahy-perlu-integrasi-bangun-infrastruktur</guid><pubDate>Rabu 06 November 2024 10:29 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/11/06/470/3082709/singgung-pembebasan-lahan-menko-ahy-perlu-integrasi-bangun-infrastruktur-Q4CpFE7Wlr.jfif" expression="full" type="image/jpeg">Menko AHY Tinjau Kementerian ATR/BPN (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/11/06/470/3082709/singgung-pembebasan-lahan-menko-ahy-perlu-integrasi-bangun-infrastruktur-Q4CpFE7Wlr.jfif</image><title>Menko AHY Tinjau Kementerian ATR/BPN (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan pentingnya melanjutkan dan menuntaskan kebijakan satu peta dan satu tata ruang nasional.
Hal ini beliau sampaikan pada kunjungan kerja ke Kementerian ATR/BPN di Jakarta, 5 November 2024.

BACA JUGA:
AHY Sebut Masyarakat Pesisir Utara Jakarta Selalu Terancam Banjir Rob


&quot;Kita bekerja dengan semangat keberlanjutan. Beberapa isu yang sebelumnya belum tuntas, akan diselesaikan. Saya berusaha untuk mengintegrasikan kebijakan satu peta, kebijakan satu tata ruang, dengan pengelolaan tata ruang yang perlu diputuskan,&quot; ujar Menko AHY, Rabu (6/11/2024).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8xMC8yNS80LzE4NjMyOS8zL1FlMTdjMmt2MDF3&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Menurut Menko AHY, pembahasan mengenai ruang itu mengenai darat, laut, udara, termasuk di bawah tanah. Sehingga, perlu diintegrasikan dengan baik. Dengan demikian, diharapkan pembangunan infrastruktur bisa lebih baik.

BACA JUGA:
Menko AHY: Pentingnya Infrastruktur Pengendalian Banjir Rob di Pantai Utara Jakarta


&quot;Kami di Kemenko Infra mengidentifikasi masalah dan tantangan dalam infrastruktur, salah satunya terkait lahan. Kementerian ATR/BPN penting memastikan ketersediaan lahan, namun pengadaannya harus bijaksana, clear and clean, baru bisa dibangun infrastruktur,&amp;rdquo; terangnya.

&quot;Melalui kebijakan satu tata ruang tadi, menjadi rumah dalam menyelesaikan isu terkait pengelolaan tata ruang. Saya rasa ke depannya kami akan mengadakan pertemuan teknis untuk spesifik membahas hal ini,&quot; ungkap Menko AHY dalam pertemuan bersama Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid dan Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Ossy Dermawan beserta jajaran Kementerian ATR/BPN.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan pentingnya melanjutkan dan menuntaskan kebijakan satu peta dan satu tata ruang nasional.
Hal ini beliau sampaikan pada kunjungan kerja ke Kementerian ATR/BPN di Jakarta, 5 November 2024.

BACA JUGA:
AHY Sebut Masyarakat Pesisir Utara Jakarta Selalu Terancam Banjir Rob


&quot;Kita bekerja dengan semangat keberlanjutan. Beberapa isu yang sebelumnya belum tuntas, akan diselesaikan. Saya berusaha untuk mengintegrasikan kebijakan satu peta, kebijakan satu tata ruang, dengan pengelolaan tata ruang yang perlu diputuskan,&quot; ujar Menko AHY, Rabu (6/11/2024).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8xMC8yNS80LzE4NjMyOS8zL1FlMTdjMmt2MDF3&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Menurut Menko AHY, pembahasan mengenai ruang itu mengenai darat, laut, udara, termasuk di bawah tanah. Sehingga, perlu diintegrasikan dengan baik. Dengan demikian, diharapkan pembangunan infrastruktur bisa lebih baik.

BACA JUGA:
Menko AHY: Pentingnya Infrastruktur Pengendalian Banjir Rob di Pantai Utara Jakarta


&quot;Kami di Kemenko Infra mengidentifikasi masalah dan tantangan dalam infrastruktur, salah satunya terkait lahan. Kementerian ATR/BPN penting memastikan ketersediaan lahan, namun pengadaannya harus bijaksana, clear and clean, baru bisa dibangun infrastruktur,&amp;rdquo; terangnya.

&quot;Melalui kebijakan satu tata ruang tadi, menjadi rumah dalam menyelesaikan isu terkait pengelolaan tata ruang. Saya rasa ke depannya kami akan mengadakan pertemuan teknis untuk spesifik membahas hal ini,&quot; ungkap Menko AHY dalam pertemuan bersama Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid dan Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Ossy Dermawan beserta jajaran Kementerian ATR/BPN.</content:encoded></item></channel></rss>
