<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Prabowo Perintahkan Penggunaan APBN dan APBD Harus Menyentuh Rakyat</title><description>Presiden Prabowo Subianto memperingatkan seluruh Kepala Daerah soal penggunaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/11/07/320/3083203/prabowo-perintahkan-penggunaan-apbn-dan-apbd-harus-menyentuh-rakyat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/11/07/320/3083203/prabowo-perintahkan-penggunaan-apbn-dan-apbd-harus-menyentuh-rakyat"/><item><title>Prabowo Perintahkan Penggunaan APBN dan APBD Harus Menyentuh Rakyat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/11/07/320/3083203/prabowo-perintahkan-penggunaan-apbn-dan-apbd-harus-menyentuh-rakyat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/11/07/320/3083203/prabowo-perintahkan-penggunaan-apbn-dan-apbd-harus-menyentuh-rakyat</guid><pubDate>Kamis 07 November 2024 13:48 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/11/07/320/3083203/prabowo-perintahkan-penggunaan-apbn-dan-apbd-harus-menyentuh-rakyat-WY2sh8g49O.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Prabowo Perintahkan Penggunaan APBN dan APBD Harus Menyentuh Rakyat. (Foto: Okezone.com/MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/11/07/320/3083203/prabowo-perintahkan-penggunaan-apbn-dan-apbd-harus-menyentuh-rakyat-WY2sh8g49O.jpg</image><title>Prabowo Perintahkan Penggunaan APBN dan APBD Harus Menyentuh Rakyat. (Foto: Okezone.com/MPI)</title></images><description>BOGOR - Presiden Prabowo Subianto memperingatkan seluruh Kepala Daerah soal penggunaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Dirinya mau APBD maupun APBN menyentuh langsung ke rakyat.
Pesan dari Presiden Prabowo ini disampaikan Penjabat (Pj) Gubernur Provinsi Papua Pegunungan Velix Vernando Wanggai usai menerima arahan pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (Garpemda) Tahun 2024, di Sentul International Convention Center (SICC) Bogor, Jawa Barat.
&amp;ldquo;Beliau memberikan arahan bahwa alokasi, alokasi dana ini dalam konteks APBN atau APBD ini tentu menjadi poin yang harus kita jaga agar penggunaan dana itu lebih efektif, quality, quality spending dari APBN dan APBD itu harus menyentuh dengan rakyat terukur dan lokasi dan pembiayaan yang lebih bersifat realistis dan lebih terfokus,&amp;rdquo; kata Velix, Kamis (7/11/2024).

BACA JUGA:
Presiden Prabowo Tegaskan Perang Terhadap Judi Online dan Jangan Main-Main

Velix pun mengatakan bahwa Presiden Prabowo ingin agar quality spending atau kualitas belanja pemerintah tidak terjadi kebocoran.
&amp;ldquo;Ini berarti tidak ada kebocoran, ketepatan pilihan-pilihan program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, kemudian kegiatan-kegiatan alokasi dana yang lebih produktif. Sehingga alokasi dana APBN atau APBD itu dapat memberikan kontribusi baik lagi kepada masyarakat.&amp;rdquo;
Pada kesempatan itu, Prabowo juga mengingatkan agar efisiensi dalam pemilihan program kegiatan. Sehingga, program kegiatan akan efektif sesuai dan menyentuh langsung dengan kebutuhan masyarakat.

BACA JUGA:
Prabowo Hapus Utang Nelayan, Menteri KKP Siapkan Regulasi Turunan

&amp;ldquo;Kemudian, pilihan-pilihan kegiatan yang lebih bersifat lebih terfokus dan lebih tidak istilahnya tidak kegiatan yang lebih efektif ya tidak bocor kemudian juga tidak yang langsung menyentuh dengan kebutuhan-kebutuhan masyarakat dan itu yang menjadi kunci yang mungkin beliau sudah mengingatkan kepada kita semua,&amp;rdquo; ujar Velix.
Presiden Prabowo, kata Velix, juga memberikan wejangan bahwa Kepala Daerah memiliki potensi aset yang harus dijaga, khususnya dalam segi sumber daya alam. &amp;ldquo;Kita harus jaga, kita harus optimalkan menjadi sebuah potensi yang harus kita olah menjadi asetnya nasional ataupun asetnya daerah bahwa ini bangsa yang besar.&amp;rdquo;
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8xMS8wNi8xLzE4NjU1Ni8zL29ibkJ5MVloNExz&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Terakhir, Velix mengatakan bahwa Presiden Prabowo memberikan arahan kepada Kepala Daerah untuk melakukan langkah terobosan gerakan audit, evaluasi terhadap pengelolaan sumber daya alam khususnya kelapa sawit di Indonesia.
&amp;ldquo;Untuk menata melakukan evaluasi tentang kebijakan inti dan plasma yang betul-betul realistis dengan skema kebijakan apa ini pengelolaan kelapa sawit. Itu hanya menjadi salah satu contoh bahwa ada pengelolaan sumber daya alam yang tidak tepat selama ini, hasil aset nasional yang digunakan oleh berbagai pihak yang kurang yang kurang tepat di dalam mengelola sumber daya alam itu. Itu beliau yang paling terakhir,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>BOGOR - Presiden Prabowo Subianto memperingatkan seluruh Kepala Daerah soal penggunaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Dirinya mau APBD maupun APBN menyentuh langsung ke rakyat.
Pesan dari Presiden Prabowo ini disampaikan Penjabat (Pj) Gubernur Provinsi Papua Pegunungan Velix Vernando Wanggai usai menerima arahan pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (Garpemda) Tahun 2024, di Sentul International Convention Center (SICC) Bogor, Jawa Barat.
&amp;ldquo;Beliau memberikan arahan bahwa alokasi, alokasi dana ini dalam konteks APBN atau APBD ini tentu menjadi poin yang harus kita jaga agar penggunaan dana itu lebih efektif, quality, quality spending dari APBN dan APBD itu harus menyentuh dengan rakyat terukur dan lokasi dan pembiayaan yang lebih bersifat realistis dan lebih terfokus,&amp;rdquo; kata Velix, Kamis (7/11/2024).

BACA JUGA:
Presiden Prabowo Tegaskan Perang Terhadap Judi Online dan Jangan Main-Main

Velix pun mengatakan bahwa Presiden Prabowo ingin agar quality spending atau kualitas belanja pemerintah tidak terjadi kebocoran.
&amp;ldquo;Ini berarti tidak ada kebocoran, ketepatan pilihan-pilihan program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, kemudian kegiatan-kegiatan alokasi dana yang lebih produktif. Sehingga alokasi dana APBN atau APBD itu dapat memberikan kontribusi baik lagi kepada masyarakat.&amp;rdquo;
Pada kesempatan itu, Prabowo juga mengingatkan agar efisiensi dalam pemilihan program kegiatan. Sehingga, program kegiatan akan efektif sesuai dan menyentuh langsung dengan kebutuhan masyarakat.

BACA JUGA:
Prabowo Hapus Utang Nelayan, Menteri KKP Siapkan Regulasi Turunan

&amp;ldquo;Kemudian, pilihan-pilihan kegiatan yang lebih bersifat lebih terfokus dan lebih tidak istilahnya tidak kegiatan yang lebih efektif ya tidak bocor kemudian juga tidak yang langsung menyentuh dengan kebutuhan-kebutuhan masyarakat dan itu yang menjadi kunci yang mungkin beliau sudah mengingatkan kepada kita semua,&amp;rdquo; ujar Velix.
Presiden Prabowo, kata Velix, juga memberikan wejangan bahwa Kepala Daerah memiliki potensi aset yang harus dijaga, khususnya dalam segi sumber daya alam. &amp;ldquo;Kita harus jaga, kita harus optimalkan menjadi sebuah potensi yang harus kita olah menjadi asetnya nasional ataupun asetnya daerah bahwa ini bangsa yang besar.&amp;rdquo;
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8xMS8wNi8xLzE4NjU1Ni8zL29ibkJ5MVloNExz&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Terakhir, Velix mengatakan bahwa Presiden Prabowo memberikan arahan kepada Kepala Daerah untuk melakukan langkah terobosan gerakan audit, evaluasi terhadap pengelolaan sumber daya alam khususnya kelapa sawit di Indonesia.
&amp;ldquo;Untuk menata melakukan evaluasi tentang kebijakan inti dan plasma yang betul-betul realistis dengan skema kebijakan apa ini pengelolaan kelapa sawit. Itu hanya menjadi salah satu contoh bahwa ada pengelolaan sumber daya alam yang tidak tepat selama ini, hasil aset nasional yang digunakan oleh berbagai pihak yang kurang yang kurang tepat di dalam mengelola sumber daya alam itu. Itu beliau yang paling terakhir,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
