<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KAI Operasikan 21 Rangkaian Kereta Baru Buatan Lokal</title><description>PT KAI (Persero) telah mengoperasikan 21 rangkaian kereta terbaru New Generation hingga akhir Oktober 2024.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/11/07/320/3083296/kai-operasikan-21-rangkaian-kereta-baru-buatan-lokal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/11/07/320/3083296/kai-operasikan-21-rangkaian-kereta-baru-buatan-lokal"/><item><title>KAI Operasikan 21 Rangkaian Kereta Baru Buatan Lokal</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/11/07/320/3083296/kai-operasikan-21-rangkaian-kereta-baru-buatan-lokal</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/11/07/320/3083296/kai-operasikan-21-rangkaian-kereta-baru-buatan-lokal</guid><pubDate>Kamis 07 November 2024 17:15 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Akbar Malik</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/11/07/320/3083296/kai-operasikan-21-rangkaian-kereta-baru-buatan-lokal-36MkqQjyaT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">KAI operasikan 21 rangkaian kereta buatan lokal (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/11/07/320/3083296/kai-operasikan-21-rangkaian-kereta-baru-buatan-lokal-36MkqQjyaT.jpg</image><title>KAI operasikan 21 rangkaian kereta buatan lokal (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT KAI (Persero) telah mengoperasikan 21 rangkaian kereta terbaru New Generation hingga akhir Oktober 2024. Rangkaian kereta ini merupakan produksi yang diproduksi oleh Balai Yasa KAI dan INKA.
Di sisi lain, KAI meningkatkan fasilitas dalam kereta New Generation, di antaranya dari sisi kenyamanan, mereduksi kebisingan, interior kabin yang lebih modern, kursi yang lebih ergonomis, pintu geser elektrik, dan Public Information Display System (PIDS) yang lebih informatif. Untuk mendukung operasional kereta terbaru ini, KAI menyiapkan teknisi perawatan sarana yang andal dan terlatih.

BACA JUGA:
Menhub: Jalur Kereta Api Simpang Joglo Beroperasi 1 November 2024


Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo mengatakan, perseroan menekankan tentang pentingnya keandalan sarana untuk menjaga kepercayaan publik, sekaligus memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk berkontribusi dengan menghasilkan inovasi untuk kemajuan perkeretaapian Indonesia.
&amp;ldquo;KAI berkomitmen untuk senantiasa meningkatkan keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta api melalui peningkatan kompetensi sumber daya manusia kami dengan berkolaborasi bersama industri, universitas, dan lembaga terkait. Kami juga akan mengikutsertakan kader-kader terbaik dalam program sertifikasi dan pelatihan agar menciptakan SDM yang unggul dan kompeten,&amp;rdquo; ujar Didiek, Kamis (7/11/2024).

BACA JUGA:
Ini Dia Sejarah Kereta Api Pertama Hindia Belanda


Sementara itu, Vice President of Public Relations KAI Anne Purba mengatalan sebagai bagian dari program peningkatan tenaga perawatan sarana, KAI juga menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Modul Perawatan Sarana Perkeretaapian Berbasis Maintenance Instruction (MI) Tingkat D3/S1 Tahun 2024 di 5 lokasi Balai Yasa wilayah KAI. Diklat ini berlangsung dari 13 Mei hingga 31 Oktober 2024 yang diikuti oleh 117 pegawai unit perawatan sarana.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8xMC8wOS8yMC8xODU5MTIvMy9WQUtaWUVzeGJkYw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

&amp;ldquo;Diklat perawatan sarana berbasis maintenance instruction ini sangat  penting agar teknisi kami siap dalam menjaga keandalan sarana kereta  api, yang mendukung keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penumpang.  Setelah menyelesaikan diklat ini, para teknisi akan kembali bertugas ke  satuan kerja masing-masing, membawa keterampilan dan pengetahuan baru  untuk diterapkan dalam pemeliharaan sarana kereta api di seluruh wilayah  operasional KAI, &amp;rdquo; jelasnya.
Diklat batch 2024 dilaksanakan di Balai Yasa Yogyakarta, Surabaya  Gubeng, Lahat, Manggarai, dan Tegal dan telah berhasil melahirkan 16  tenaga teknisi wanita perawatan sarana, sebagai bagian dari komitmen KAI  untuk mendorong keterlibatan perempuan dalam bidang teknis  perkeretaapian dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih inklusif.
Hingga saat ini, sekitar 6.000 pegawai bertanggung jawab atas  pengelolaan sarana KAI, dan regenerasi terus berlangsung guna memastikan  perawatan sarana perkeretaapian tetap optimal. Melalui pendidikan dan  pelatihan yang berkelanjutan, pengetahuan dan keterampilan pekerja dapat  terus terjaga.</description><content:encoded>JAKARTA - PT KAI (Persero) telah mengoperasikan 21 rangkaian kereta terbaru New Generation hingga akhir Oktober 2024. Rangkaian kereta ini merupakan produksi yang diproduksi oleh Balai Yasa KAI dan INKA.
Di sisi lain, KAI meningkatkan fasilitas dalam kereta New Generation, di antaranya dari sisi kenyamanan, mereduksi kebisingan, interior kabin yang lebih modern, kursi yang lebih ergonomis, pintu geser elektrik, dan Public Information Display System (PIDS) yang lebih informatif. Untuk mendukung operasional kereta terbaru ini, KAI menyiapkan teknisi perawatan sarana yang andal dan terlatih.

BACA JUGA:
Menhub: Jalur Kereta Api Simpang Joglo Beroperasi 1 November 2024


Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo mengatakan, perseroan menekankan tentang pentingnya keandalan sarana untuk menjaga kepercayaan publik, sekaligus memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk berkontribusi dengan menghasilkan inovasi untuk kemajuan perkeretaapian Indonesia.
&amp;ldquo;KAI berkomitmen untuk senantiasa meningkatkan keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta api melalui peningkatan kompetensi sumber daya manusia kami dengan berkolaborasi bersama industri, universitas, dan lembaga terkait. Kami juga akan mengikutsertakan kader-kader terbaik dalam program sertifikasi dan pelatihan agar menciptakan SDM yang unggul dan kompeten,&amp;rdquo; ujar Didiek, Kamis (7/11/2024).

BACA JUGA:
Ini Dia Sejarah Kereta Api Pertama Hindia Belanda


Sementara itu, Vice President of Public Relations KAI Anne Purba mengatalan sebagai bagian dari program peningkatan tenaga perawatan sarana, KAI juga menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Modul Perawatan Sarana Perkeretaapian Berbasis Maintenance Instruction (MI) Tingkat D3/S1 Tahun 2024 di 5 lokasi Balai Yasa wilayah KAI. Diklat ini berlangsung dari 13 Mei hingga 31 Oktober 2024 yang diikuti oleh 117 pegawai unit perawatan sarana.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8xMC8wOS8yMC8xODU5MTIvMy9WQUtaWUVzeGJkYw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

&amp;ldquo;Diklat perawatan sarana berbasis maintenance instruction ini sangat  penting agar teknisi kami siap dalam menjaga keandalan sarana kereta  api, yang mendukung keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penumpang.  Setelah menyelesaikan diklat ini, para teknisi akan kembali bertugas ke  satuan kerja masing-masing, membawa keterampilan dan pengetahuan baru  untuk diterapkan dalam pemeliharaan sarana kereta api di seluruh wilayah  operasional KAI, &amp;rdquo; jelasnya.
Diklat batch 2024 dilaksanakan di Balai Yasa Yogyakarta, Surabaya  Gubeng, Lahat, Manggarai, dan Tegal dan telah berhasil melahirkan 16  tenaga teknisi wanita perawatan sarana, sebagai bagian dari komitmen KAI  untuk mendorong keterlibatan perempuan dalam bidang teknis  perkeretaapian dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih inklusif.
Hingga saat ini, sekitar 6.000 pegawai bertanggung jawab atas  pengelolaan sarana KAI, dan regenerasi terus berlangsung guna memastikan  perawatan sarana perkeretaapian tetap optimal. Melalui pendidikan dan  pelatihan yang berkelanjutan, pengetahuan dan keterampilan pekerja dapat  terus terjaga.</content:encoded></item></channel></rss>
