<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>RI Punya Pabrik Pabrik Pipa Terbesar di Kawasan Asean</title><description>Kini Indonesia punya pabrik pipa tanpa sambungan (seamless) pertama di kawasan Asean.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/11/07/320/3083351/ri-punya-pabrik-pabrik-pipa-terbesar-di-kawasan-asean</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/11/07/320/3083351/ri-punya-pabrik-pabrik-pipa-terbesar-di-kawasan-asean"/><item><title>RI Punya Pabrik Pabrik Pipa Terbesar di Kawasan Asean</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/11/07/320/3083351/ri-punya-pabrik-pabrik-pipa-terbesar-di-kawasan-asean</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/11/07/320/3083351/ri-punya-pabrik-pabrik-pipa-terbesar-di-kawasan-asean</guid><pubDate>Kamis 07 November 2024 19:34 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Akbar Malik</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/11/07/320/3083351/ri-punya-pabrik-pabrik-pipa-terbesar-di-kawasan-asean-xpocCAhTMM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">RI punya pabrik pipa seamless pertama di kawasan Asean (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/11/07/320/3083351/ri-punya-pabrik-pabrik-pipa-terbesar-di-kawasan-asean-xpocCAhTMM.jpg</image><title>RI punya pabrik pipa seamless pertama di kawasan Asean (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kini Indonesia punya pabrik pipa tanpa sambungan (seamless) pertama di kawasan Asean. Indonesia Seamless Tube adalah sebuah pabrikan pipa yang pertama dan satu-satunya untuk kawasan Asia Tenggara.
Indonesia Seamless Tube adalah sebuah pabrikan pipa  konsorsium (KSO) antara PT Artas Energi Petrogas dan Inerco Global International. Pabrik pipa baja tanpa sambungan (seamless) akan memenuhi kebutuhan sektor industri migas dalam negeri yang mencapai kebutuhan 500.000 ton per tahun.

BACA JUGA:
RI Bangun Pipa BBM Cikampek-Plumpang Sepanjang 96 Km


CEO Inerco Global International Hendrik Kawilarang Luntungan menekankan ini adalah upaya nyata dari cita-cita besar industrialisasi nasional.
&amp;ldquo;Kami menginvestasikan sebesar Rp2,5 triliun untuk mewujudkan pabrik ini hingga beroperasi. Ini bukan nilai yang kecil sebagai investasi. Kendati bagi kami, ini soal membangun industrialisasi nasional. Kami berkomitmen untuk memajukan industri padat karya dan tinggi teknologi,&amp;rdquo; papar Hendrik, Kamis (7/11/2024).

BACA JUGA:
RI Bangun Pabrik Pipa Seamless Pertama, Negara Hemat Devisa Rp15 Triliun


Dari data kemampuan IST sebagai pabrik pipa baja seamless, memiliki batas optimal produksi sejumlah 300.000 ton per tahun. Artinya, posisi IST bisa menyumbang 60% kebutuhan pipa seamless di Indonesia. Berdasarkan data kementerian perindustrian, IST memiliki bobot TKD senilai 43%. Hal ini menunjukan komitmen yang tinggi terhadap pemenuhan prinsip TKDN di Indonesia.
Sejalan dengan data-data yang dipaparkan, Hendrik juga  menggamblangkan bahwa niat dasar dari pembangunan pabrik ini  terinspirasi oleh Soemitro Djojohadikoesoemo. Terutama dalam konsep  pembangunan Industri Nasional.
&amp;ldquo;Saya terinspirasi oleh Pak Cum (Soemitro Djojohadikoesoemo), beliau  dulu punya konsep yang dikenal Soemitro Plan. Saya meletakan pendirian  pabrik ini, sebagai manifestasi gagasan Pak Cum,&amp;rdquo; ucapnya.
Hendrik melanjutkan bahwa hal ini juga sangat sejalan dengan Asta  Cita yang dicanangkan Presiden Prabowo. Pabrik IST juga akan menyerap  tenaga lerja dan transfer ilmu pengetahuan. Kemudian menjadi pondasi  industri nasional. Serta, akan menekan harga produksi dan distribusi  migas. Secara otomatis ketahanan energi akan terbentuk.</description><content:encoded>JAKARTA - Kini Indonesia punya pabrik pipa tanpa sambungan (seamless) pertama di kawasan Asean. Indonesia Seamless Tube adalah sebuah pabrikan pipa yang pertama dan satu-satunya untuk kawasan Asia Tenggara.
Indonesia Seamless Tube adalah sebuah pabrikan pipa  konsorsium (KSO) antara PT Artas Energi Petrogas dan Inerco Global International. Pabrik pipa baja tanpa sambungan (seamless) akan memenuhi kebutuhan sektor industri migas dalam negeri yang mencapai kebutuhan 500.000 ton per tahun.

BACA JUGA:
RI Bangun Pipa BBM Cikampek-Plumpang Sepanjang 96 Km


CEO Inerco Global International Hendrik Kawilarang Luntungan menekankan ini adalah upaya nyata dari cita-cita besar industrialisasi nasional.
&amp;ldquo;Kami menginvestasikan sebesar Rp2,5 triliun untuk mewujudkan pabrik ini hingga beroperasi. Ini bukan nilai yang kecil sebagai investasi. Kendati bagi kami, ini soal membangun industrialisasi nasional. Kami berkomitmen untuk memajukan industri padat karya dan tinggi teknologi,&amp;rdquo; papar Hendrik, Kamis (7/11/2024).

BACA JUGA:
RI Bangun Pabrik Pipa Seamless Pertama, Negara Hemat Devisa Rp15 Triliun


Dari data kemampuan IST sebagai pabrik pipa baja seamless, memiliki batas optimal produksi sejumlah 300.000 ton per tahun. Artinya, posisi IST bisa menyumbang 60% kebutuhan pipa seamless di Indonesia. Berdasarkan data kementerian perindustrian, IST memiliki bobot TKD senilai 43%. Hal ini menunjukan komitmen yang tinggi terhadap pemenuhan prinsip TKDN di Indonesia.
Sejalan dengan data-data yang dipaparkan, Hendrik juga  menggamblangkan bahwa niat dasar dari pembangunan pabrik ini  terinspirasi oleh Soemitro Djojohadikoesoemo. Terutama dalam konsep  pembangunan Industri Nasional.
&amp;ldquo;Saya terinspirasi oleh Pak Cum (Soemitro Djojohadikoesoemo), beliau  dulu punya konsep yang dikenal Soemitro Plan. Saya meletakan pendirian  pabrik ini, sebagai manifestasi gagasan Pak Cum,&amp;rdquo; ucapnya.
Hendrik melanjutkan bahwa hal ini juga sangat sejalan dengan Asta  Cita yang dicanangkan Presiden Prabowo. Pabrik IST juga akan menyerap  tenaga lerja dan transfer ilmu pengetahuan. Kemudian menjadi pondasi  industri nasional. Serta, akan menekan harga produksi dan distribusi  migas. Secara otomatis ketahanan energi akan terbentuk.</content:encoded></item></channel></rss>
