<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>China Investasi Rp156 Triliun ke RI, dari Kesehatan hingga Pangan</title><description>China sepakat investasi sebesar USD10,07 miliar atau setara Rp156 triliun di Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/11/12/320/3084769/china-investasi-rp156-triliun-ke-ri-dari-kesehatan-hingga-pangan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/11/12/320/3084769/china-investasi-rp156-triliun-ke-ri-dari-kesehatan-hingga-pangan"/><item><title>China Investasi Rp156 Triliun ke RI, dari Kesehatan hingga Pangan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/11/12/320/3084769/china-investasi-rp156-triliun-ke-ri-dari-kesehatan-hingga-pangan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/11/12/320/3084769/china-investasi-rp156-triliun-ke-ri-dari-kesehatan-hingga-pangan</guid><pubDate>Selasa 12 November 2024 09:25 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/11/12/320/3084769/china-investasi-rp156-triliun-ke-ri-dari-kesehatan-hingga-pangan-N6hRMT909f.jpg" expression="full" type="image/jpeg">China siap investasi jumbo di Indonesia (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/11/12/320/3084769/china-investasi-rp156-triliun-ke-ri-dari-kesehatan-hingga-pangan-N6hRMT909f.jpg</image><title>China siap investasi jumbo di Indonesia (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - China sepakat investasi sebesar USD10,07 miliar atau setara Rp156 triliun di Indonesia. Investasi tersebut akan dialirkan pada bidang kesehatan hingga pangan.
Komitmen investasi ini didapat setelah lawatan perdana Presiden Prabowo Subianto ke China pada 8-10 November 2024. Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan Presiden Xi Jinping. Kedua pemimpin sepakat untuk mempererat hubungan antar kedua negara yang telah terjalin dengan baik.

BACA JUGA:
Adu Harta Kekayaan Tomy Winata dan Prajogo Pangestu yang Ikut Prabowo ke China


Di hari yang sama, Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan Perdana Menteri Li Qiang dan Ketua Kongres Rakyat Nasional RRT Zhao Leji di Great Hall of the People dalam pertemuan yang terpisah.
Kedua pertemuan ini menegaskan komitmen kuat Indonesia untuk mempererat persahabatan dan kerja sama strategis dengan RRT di berbagai sektor termasuk investasi, pendidikan, dan pemberantasan kemiskinan.

BACA JUGA:
Presiden Prabowo Kunjungan ke China, Ini Hasilnya


Salah satu agenda dalam kunjungan kenegaraan di Beijing adalah bertemu dengan pelaku usaha pada acara Indonesia-China Business Forum (ICBF) yang diselenggarakan oleh KADIN Indonesia Komite Tiongkok dan Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Republik Rakyat Tiongkok di Hotel The Peninsula Beijing. ICBF dihadiri oleh lebih dari 200 pengusaha dan pimpinan perusahaan yang berasal dari RRT dan Indonesia.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8xMS8xMS8xLzE4NjYxMi8zL3JpLU9WUkJOWUVr&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Kegiatan temu usaha ini menghasilkan nota kesepahaman kerja sama  investasi antara beberapa perusahaan Indonesia dan RRT, dengan total  nilai komitmen mencapai USD10,07 miliar di antaranya di bidang  kesehatan, bioteknologi, manufaktur, energi terbarukan, ketahanan  pangan, dan keuangan.
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM),  Rosan Roeslani mengatakan jika forum bisnis ini menjadi kesempatan yang  baik bagi Indonesia dan RRT untuk semakin mempererat hubungan kerja  sama, khususnya di bidang investasi. Para pengusaha yang hadir dapat  menggali lebih dalam peluang-peluang investasi antar kedua negara.
&quot;Kunjungan kenegaraan kali ini menjadi momen penting bagi kedua  negara untuk menggali potensi kerja sama khususnya di sektor investasi  berkelanjutan dan hilirisasi,&quot; kata Rosan dalam keterangan resmi, Selasa  (12/11/2024).</description><content:encoded>JAKARTA - China sepakat investasi sebesar USD10,07 miliar atau setara Rp156 triliun di Indonesia. Investasi tersebut akan dialirkan pada bidang kesehatan hingga pangan.
Komitmen investasi ini didapat setelah lawatan perdana Presiden Prabowo Subianto ke China pada 8-10 November 2024. Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan Presiden Xi Jinping. Kedua pemimpin sepakat untuk mempererat hubungan antar kedua negara yang telah terjalin dengan baik.

BACA JUGA:
Adu Harta Kekayaan Tomy Winata dan Prajogo Pangestu yang Ikut Prabowo ke China


Di hari yang sama, Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan Perdana Menteri Li Qiang dan Ketua Kongres Rakyat Nasional RRT Zhao Leji di Great Hall of the People dalam pertemuan yang terpisah.
Kedua pertemuan ini menegaskan komitmen kuat Indonesia untuk mempererat persahabatan dan kerja sama strategis dengan RRT di berbagai sektor termasuk investasi, pendidikan, dan pemberantasan kemiskinan.

BACA JUGA:
Presiden Prabowo Kunjungan ke China, Ini Hasilnya


Salah satu agenda dalam kunjungan kenegaraan di Beijing adalah bertemu dengan pelaku usaha pada acara Indonesia-China Business Forum (ICBF) yang diselenggarakan oleh KADIN Indonesia Komite Tiongkok dan Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Republik Rakyat Tiongkok di Hotel The Peninsula Beijing. ICBF dihadiri oleh lebih dari 200 pengusaha dan pimpinan perusahaan yang berasal dari RRT dan Indonesia.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8xMS8xMS8xLzE4NjYxMi8zL3JpLU9WUkJOWUVr&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Kegiatan temu usaha ini menghasilkan nota kesepahaman kerja sama  investasi antara beberapa perusahaan Indonesia dan RRT, dengan total  nilai komitmen mencapai USD10,07 miliar di antaranya di bidang  kesehatan, bioteknologi, manufaktur, energi terbarukan, ketahanan  pangan, dan keuangan.
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM),  Rosan Roeslani mengatakan jika forum bisnis ini menjadi kesempatan yang  baik bagi Indonesia dan RRT untuk semakin mempererat hubungan kerja  sama, khususnya di bidang investasi. Para pengusaha yang hadir dapat  menggali lebih dalam peluang-peluang investasi antar kedua negara.
&quot;Kunjungan kenegaraan kali ini menjadi momen penting bagi kedua  negara untuk menggali potensi kerja sama khususnya di sektor investasi  berkelanjutan dan hilirisasi,&quot; kata Rosan dalam keterangan resmi, Selasa  (12/11/2024).</content:encoded></item></channel></rss>
