<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bos Citibank Buka-bukaan soal Ketahanan Sektor Perbankan di RI</title><description>CEO Citi Indonesia Batara Sianturi mengungkap kinerja Citi pada kuartal ini menunjukkan indikator yang kokoh dan sehat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/11/13/320/3085312/bos-citibank-buka-bukaan-soal-ketahanan-sektor-perbankan-di-ri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/11/13/320/3085312/bos-citibank-buka-bukaan-soal-ketahanan-sektor-perbankan-di-ri"/><item><title>Bos Citibank Buka-bukaan soal Ketahanan Sektor Perbankan di RI</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/11/13/320/3085312/bos-citibank-buka-bukaan-soal-ketahanan-sektor-perbankan-di-ri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/11/13/320/3085312/bos-citibank-buka-bukaan-soal-ketahanan-sektor-perbankan-di-ri</guid><pubDate>Rabu 13 November 2024 15:02 WIB</pubDate><dc:creator>Shafira Kezia Andjani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/11/13/320/3085312/bos-citibank-buka-bukaan-soal-ketahanan-sektor-perbankan-di-ri-a4XNuv55pC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bos Citibank buka-bukaan kondisi perbankan di Indonesia (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/11/13/320/3085312/bos-citibank-buka-bukaan-soal-ketahanan-sektor-perbankan-di-ri-a4XNuv55pC.jpg</image><title>Bos Citibank buka-bukaan kondisi perbankan di Indonesia (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; CEO Citi Indonesia Batara Sianturi mengungkap kinerja Citi pada kuartal ini menunjukkan indikator yang kokoh dan sehat. Citibank, N.A., Indonesia (Citi Indonesia) mencatatkan laba bersih sebesar Rp2,2 triliun di kuartal III 2024, meningkat 32% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp1,7 triliun.
Peningkatan laba bersih salah satunya disebabkan oleh biaya operasional yang lebih efisien yang menghasilkan perbaikan Cost to Income Ratio (CIR) menjadi 41,9% dari 59,8% di tahun sebelumnya.

BACA JUGA:
Citibank Raup Laba Bersih Rp665,9 Miliar di Kuartal I-2024


&amp;ldquo;Bisnis kami yang saling terhubung di Indonesia mengalami pertumbuhan yang kuat. Seiring terus memprioritaskan transformasi pada organisasi Citi, efisiensi yang diperoleh dari biaya operasional yang lebih rendah serta upaya lainnya menghasilkan peningkatan laba bersih sebesar 32%,&amp;rdquo; paparnya dalam konferensi pers di Fairmont Jakarta, Rabu (13/11/2024).
Peningkatan laba bersih ini memberikan kontribusi pada peningkatan Return on Asset (ROA) menjadi 4,1% dari sebelumnya 2,8% di tahun 2023 dan peningkatan Return on Equity (ROE) menjadi 15,4% dari 12,7%.

BACA JUGA:
Citibank Catat Laba Bersih Rp2,5 Triliun di 2023


Rasio Liquidity Coverage (LCR) dan Rasio Net Stable Funding (NSFR) Citi Indonesia tetap kuat di 291% dan 124%, di atas ketentuan minimum. Citi Indonesia memiliki modal yang kuat dengan Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) sebesar 33,1%, meningkat dari 30,5% di tahun sebelumnya.
&quot;Pada kuartal ini, kami juga meluncurkan solusi baru untuk klien kami, Electronic Trade Loan, yang terintegrasi ke dalam aplikasi CitiDirect&amp;reg; dan memudahkan nasabah untuk mengatur kinerja keuangan mereka secara holistik. Kami akan terus mendukung pertumbuhan keuangan klien kami dan ketahanan sektor perbankan di Indonesia melalui inisiatif strategis dan komitmen kami untuk menyediakan layanan dan solusi keuangan yang komprehensif,&amp;rdquo; ungkap dia.
Bisnis perbankan Citi yang mencakup Corporate and Investment Banking,  Global Network Banking, dan Commercial Banking, terus mencatatkan  pertumbuhan pendapatan yang baik di tengah kondisi eksternal yang  menantang.
Secara khusus, Global Network Banking mencapai hal ini melalui  beragam inisiatif, termasuk kinerja koridor Asia-to-Asia yang melayani  kepentingan bisnis klien Asia Citi yang berinvestasi di Indonesia.  Pertumbuhan ini menjadi bukti kerangka bisnis yang kuat yang dibangun  selama bertahun-tahun.
Citi terus menyediakan layanan dan solusi kepada para klien  perusahaan lokal, multinasional, lembaga keuangan, dan sektor publik.  Bisnis Treasury and Trade Solutions (TTS) Citi juga mencatat pertumbuhan  positif pada kuartal ketiga tahun ini.
TTS terus berupaya untuk melakukan digitalisasi transaksi keuangan  dengan meluncurkan solusi Electronic Trade Loan yang terintegrasi ke  dalam aplikasi CitiDirect&amp;reg;. Solusi ini dilengkapi dengan dashboard  intuitif yang canggih dan secara signifikan mengurangi waktu pemrosesan  transaksi dari awal sampai akhir dan meminimalisasi proses pengumpulan  dokumen fisik untuk aplikasi pembiayaan perdagangan.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; CEO Citi Indonesia Batara Sianturi mengungkap kinerja Citi pada kuartal ini menunjukkan indikator yang kokoh dan sehat. Citibank, N.A., Indonesia (Citi Indonesia) mencatatkan laba bersih sebesar Rp2,2 triliun di kuartal III 2024, meningkat 32% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp1,7 triliun.
Peningkatan laba bersih salah satunya disebabkan oleh biaya operasional yang lebih efisien yang menghasilkan perbaikan Cost to Income Ratio (CIR) menjadi 41,9% dari 59,8% di tahun sebelumnya.

BACA JUGA:
Citibank Raup Laba Bersih Rp665,9 Miliar di Kuartal I-2024


&amp;ldquo;Bisnis kami yang saling terhubung di Indonesia mengalami pertumbuhan yang kuat. Seiring terus memprioritaskan transformasi pada organisasi Citi, efisiensi yang diperoleh dari biaya operasional yang lebih rendah serta upaya lainnya menghasilkan peningkatan laba bersih sebesar 32%,&amp;rdquo; paparnya dalam konferensi pers di Fairmont Jakarta, Rabu (13/11/2024).
Peningkatan laba bersih ini memberikan kontribusi pada peningkatan Return on Asset (ROA) menjadi 4,1% dari sebelumnya 2,8% di tahun 2023 dan peningkatan Return on Equity (ROE) menjadi 15,4% dari 12,7%.

BACA JUGA:
Citibank Catat Laba Bersih Rp2,5 Triliun di 2023


Rasio Liquidity Coverage (LCR) dan Rasio Net Stable Funding (NSFR) Citi Indonesia tetap kuat di 291% dan 124%, di atas ketentuan minimum. Citi Indonesia memiliki modal yang kuat dengan Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) sebesar 33,1%, meningkat dari 30,5% di tahun sebelumnya.
&quot;Pada kuartal ini, kami juga meluncurkan solusi baru untuk klien kami, Electronic Trade Loan, yang terintegrasi ke dalam aplikasi CitiDirect&amp;reg; dan memudahkan nasabah untuk mengatur kinerja keuangan mereka secara holistik. Kami akan terus mendukung pertumbuhan keuangan klien kami dan ketahanan sektor perbankan di Indonesia melalui inisiatif strategis dan komitmen kami untuk menyediakan layanan dan solusi keuangan yang komprehensif,&amp;rdquo; ungkap dia.
Bisnis perbankan Citi yang mencakup Corporate and Investment Banking,  Global Network Banking, dan Commercial Banking, terus mencatatkan  pertumbuhan pendapatan yang baik di tengah kondisi eksternal yang  menantang.
Secara khusus, Global Network Banking mencapai hal ini melalui  beragam inisiatif, termasuk kinerja koridor Asia-to-Asia yang melayani  kepentingan bisnis klien Asia Citi yang berinvestasi di Indonesia.  Pertumbuhan ini menjadi bukti kerangka bisnis yang kuat yang dibangun  selama bertahun-tahun.
Citi terus menyediakan layanan dan solusi kepada para klien  perusahaan lokal, multinasional, lembaga keuangan, dan sektor publik.  Bisnis Treasury and Trade Solutions (TTS) Citi juga mencatat pertumbuhan  positif pada kuartal ketiga tahun ini.
TTS terus berupaya untuk melakukan digitalisasi transaksi keuangan  dengan meluncurkan solusi Electronic Trade Loan yang terintegrasi ke  dalam aplikasi CitiDirect&amp;reg;. Solusi ini dilengkapi dengan dashboard  intuitif yang canggih dan secara signifikan mengurangi waktu pemrosesan  transaksi dari awal sampai akhir dan meminimalisasi proses pengumpulan  dokumen fisik untuk aplikasi pembiayaan perdagangan.</content:encoded></item></channel></rss>
