<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bahlil: Perintah Prabowo Tingkatkan Lifting dan Kurangi Impor Minyak!</title><description>Bahlil Lahadalia menyatakan mandat dari Presiden Prabowo Subianto kepada dirinya.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/11/13/320/3085454/bahlil-perintah-prabowo-tingkatkan-lifting-dan-kurangi-impor-minyak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/11/13/320/3085454/bahlil-perintah-prabowo-tingkatkan-lifting-dan-kurangi-impor-minyak"/><item><title>Bahlil: Perintah Prabowo Tingkatkan Lifting dan Kurangi Impor Minyak!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/11/13/320/3085454/bahlil-perintah-prabowo-tingkatkan-lifting-dan-kurangi-impor-minyak</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/11/13/320/3085454/bahlil-perintah-prabowo-tingkatkan-lifting-dan-kurangi-impor-minyak</guid><pubDate>Rabu 13 November 2024 19:50 WIB</pubDate><dc:creator>Atikah Umiyani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/11/13/320/3085454/bahlil-perintah-prabowo-tingkatkan-lifting-dan-kurangi-impor-minyak-GlTw2Z7obV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri ESDM Bahlil soal Lifting Minyak (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/11/13/320/3085454/bahlil-perintah-prabowo-tingkatkan-lifting-dan-kurangi-impor-minyak-GlTw2Z7obV.jpg</image><title>Menteri ESDM Bahlil soal Lifting Minyak (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan mandat dari Presiden Prabowo Subianto kepada dirinya. Salah satunya, mengerek produksi minyak dan gas (migas) siap jual (lifting) serta mengurangi impor.
Bahlil menuturkan bahwa produksi minyak saat ini hanya 600 ribu barel per hari. Padahal konsumsinya mencapai 1,6 juta barel per hari sehingga Indonesia terpaksa mengimpor 1 juta barel per hari.

BACA JUGA:
Lantik Djoko Siswanto Jadi Kepala SKK Migas, Ini Pesan Bahlil


&quot;Perintah Bapak Presiden Prabowo adalah memaksimalkan semua potensi yang kita miliki untuk meningkatkan lifting agar mengurangi impor. Itu perintahnya,&quot; tegas Bahlil dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi XII DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (13/11/2024).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8xMC8yNS80LzE4NjMyOS8zL1FlMTdjMmt2MDF3&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Bahlil menambahkan, sejalan dengan upaya meningkatkan lifting tersebut, Prabowo juga meminta dirinya untuk inventarisasi aturan, terutama Peraturan Menteri (Permen), Keputusan Menteri (Kepmen) dan juga Peraturan Pemerintah (PP). Hal itu dilakukan guna memangkas aturan-aturan yang menghambat percepatan lifting migas.

BACA JUGA:
Profil Bahlil Lahadalia, Menteri ESDM yang Punya 10 Perusahaan


&quot;Maka ini segera kita lakukan penyesuaian, terutama kepada Permen, Kepmen, PP, supaya kita mendorong untuk bisa terjadi peningkatan lifting,&quot; tegasnya.Dikatakan Bahlil, untuk menindaklanjuti arahan Prabowo tersebut, dirinya sudah melakukan konsolidasi dengan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) atau perusahaan-perusahaan migas.
Lanjut dia saat ini terdapat 301 Wilayah Kerja (WK) migas yang sudah melakukan eksplorasi namun belum melaksanakan rencana pengembangan lapangan migas (Plant of Development/PoD).
&quot;Kita akan memaksa untuk PoD. Kalau sampai dengan waktu yang ditentukan, mereka juga masih banyak alasan, maka tidak menutup kemungkinan untuk kita melakukan tinjau. Dan, bisa-bisa kalau memang mereka tidak punya keseriusan, kita tawarkan kepada investor lain,&quot; terang Bahlil.
Ia mencontohkan, salah satunya Blok Masela yang saat ini memang sudah mulai proses tender. &quot;Itu kalau seandainya mereka lambat sudah ada investasi yang mau masuk mungkin bisa kita gandengkan dengan mereka,&quot; pungkas Bahlil.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan mandat dari Presiden Prabowo Subianto kepada dirinya. Salah satunya, mengerek produksi minyak dan gas (migas) siap jual (lifting) serta mengurangi impor.
Bahlil menuturkan bahwa produksi minyak saat ini hanya 600 ribu barel per hari. Padahal konsumsinya mencapai 1,6 juta barel per hari sehingga Indonesia terpaksa mengimpor 1 juta barel per hari.

BACA JUGA:
Lantik Djoko Siswanto Jadi Kepala SKK Migas, Ini Pesan Bahlil


&quot;Perintah Bapak Presiden Prabowo adalah memaksimalkan semua potensi yang kita miliki untuk meningkatkan lifting agar mengurangi impor. Itu perintahnya,&quot; tegas Bahlil dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi XII DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (13/11/2024).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8xMC8yNS80LzE4NjMyOS8zL1FlMTdjMmt2MDF3&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Bahlil menambahkan, sejalan dengan upaya meningkatkan lifting tersebut, Prabowo juga meminta dirinya untuk inventarisasi aturan, terutama Peraturan Menteri (Permen), Keputusan Menteri (Kepmen) dan juga Peraturan Pemerintah (PP). Hal itu dilakukan guna memangkas aturan-aturan yang menghambat percepatan lifting migas.

BACA JUGA:
Profil Bahlil Lahadalia, Menteri ESDM yang Punya 10 Perusahaan


&quot;Maka ini segera kita lakukan penyesuaian, terutama kepada Permen, Kepmen, PP, supaya kita mendorong untuk bisa terjadi peningkatan lifting,&quot; tegasnya.Dikatakan Bahlil, untuk menindaklanjuti arahan Prabowo tersebut, dirinya sudah melakukan konsolidasi dengan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) atau perusahaan-perusahaan migas.
Lanjut dia saat ini terdapat 301 Wilayah Kerja (WK) migas yang sudah melakukan eksplorasi namun belum melaksanakan rencana pengembangan lapangan migas (Plant of Development/PoD).
&quot;Kita akan memaksa untuk PoD. Kalau sampai dengan waktu yang ditentukan, mereka juga masih banyak alasan, maka tidak menutup kemungkinan untuk kita melakukan tinjau. Dan, bisa-bisa kalau memang mereka tidak punya keseriusan, kita tawarkan kepada investor lain,&quot; terang Bahlil.
Ia mencontohkan, salah satunya Blok Masela yang saat ini memang sudah mulai proses tender. &quot;Itu kalau seandainya mereka lambat sudah ada investasi yang mau masuk mungkin bisa kita gandengkan dengan mereka,&quot; pungkas Bahlil.</content:encoded></item></channel></rss>
