<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rayu DPR Dukung Pembentukan Ditjen Gakkum ESDM, Bahlil: Godaannya Banyak</title><description>Bahlil Lahadalia meminta dukungan dari Komisi XII DPR RI untuk pembentukan Direktorat Jenderal Penegakan Hukum.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/11/13/320/3085482/rayu-dpr-dukung-pembentukan-ditjen-gakkum-esdm-bahlil-godaannya-banyak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/11/13/320/3085482/rayu-dpr-dukung-pembentukan-ditjen-gakkum-esdm-bahlil-godaannya-banyak"/><item><title>Rayu DPR Dukung Pembentukan Ditjen Gakkum ESDM, Bahlil: Godaannya Banyak</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/11/13/320/3085482/rayu-dpr-dukung-pembentukan-ditjen-gakkum-esdm-bahlil-godaannya-banyak</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/11/13/320/3085482/rayu-dpr-dukung-pembentukan-ditjen-gakkum-esdm-bahlil-godaannya-banyak</guid><pubDate>Rabu 13 November 2024 20:57 WIB</pubDate><dc:creator>Atikah Umiyani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/11/13/320/3085482/rayu-dpr-dukung-pembentukan-ditjen-gakkum-esdm-bahlil-godaannya-banyak-AhAV0Ong0c.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri ESDM Bahlil soal Ditjen Gakkum ESDM (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/11/13/320/3085482/rayu-dpr-dukung-pembentukan-ditjen-gakkum-esdm-bahlil-godaannya-banyak-AhAV0Ong0c.jpg</image><title>Menteri ESDM Bahlil soal Ditjen Gakkum ESDM (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia meminta dukungan dari Komisi XII DPR RI untuk pembentukan Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Ditjen Gakkum) di lingkungan Kementerian ESDM.
Bahlil menyampaikan bahwa pembentukan Ditjen Gakkum ini sesuai dengan amanat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 169 Tahun 2024 tentang Kementerian ESDM.

BACA JUGA:
Bahlil: Perintah Prabowo Tingkatkan Lifting dan Kurangi Impor Minyak!


Oleh karena itu, pihaknya telah menyusun struktur Ditjen Gakkum agar dalam waktu dekat ini mampu menyelesaikan permasalahan soal tambang ilegal dan pengeboran minyak secara ilegal.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8xMC8yNS80LzE4NjMyOS8zL1FlMTdjMmt2MDF3&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Tapi saya minta tolong Bapak Ibu semua agar tolong dukung ini Dirjen Gakkum, tolong dukung sekali karena pasti rayuannya, godaannya banyak ini Dirjen. Ini saya jujur aja. Jadi saya juga minta, kalau kita mau commit, kita buat barang ini bagus, ayo,&quot; ujar Bahlil saat Rapat Kerja bersama Komisi XII DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (13/11/2024).

BACA JUGA:
Lantik Djoko Siswanto Jadi Kepala SKK Migas, Ini Pesan Bahlil


&quot;Jangan sampai saya sudah jalan 7 langkah, teman-teman bilang, Bos, jangan lupa 7 langkah, Bos 4 langkah mundur dulu. Nah, kalau ini sudah disepakati, saya suka juga untuk menerabas ini barang,&quot; tegasnya menambahkan.Bahlil menambahkan apalagi dirinya sudah menyampaikan bahwa pengeboran minyak ilegal per hari ini mencapai kurang lebih sekitar 7 ribu hingga 8 ribu barel oil per day (BOPD).
Menurutnya, apabila pemerintah sudah memaksimalkan peranan Ditjen Gakkum ini maka pihaknya bisa langsung meminta Pertamina untuk membeli dengan harga keekonomian meskipun mereka seperti plasma inti.
&quot;Katakanlah dia sudah punya, dia bangun di konsesi yang punya yang penting bisnisnya jalan, lingkungannya jalan, itu dibeli dengan harga yang ekonomis agar orang-orang di daerah juga merasakan manfaatnya,&quot; pungkas Bahli.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia meminta dukungan dari Komisi XII DPR RI untuk pembentukan Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Ditjen Gakkum) di lingkungan Kementerian ESDM.
Bahlil menyampaikan bahwa pembentukan Ditjen Gakkum ini sesuai dengan amanat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 169 Tahun 2024 tentang Kementerian ESDM.

BACA JUGA:
Bahlil: Perintah Prabowo Tingkatkan Lifting dan Kurangi Impor Minyak!


Oleh karena itu, pihaknya telah menyusun struktur Ditjen Gakkum agar dalam waktu dekat ini mampu menyelesaikan permasalahan soal tambang ilegal dan pengeboran minyak secara ilegal.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8xMC8yNS80LzE4NjMyOS8zL1FlMTdjMmt2MDF3&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Tapi saya minta tolong Bapak Ibu semua agar tolong dukung ini Dirjen Gakkum, tolong dukung sekali karena pasti rayuannya, godaannya banyak ini Dirjen. Ini saya jujur aja. Jadi saya juga minta, kalau kita mau commit, kita buat barang ini bagus, ayo,&quot; ujar Bahlil saat Rapat Kerja bersama Komisi XII DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (13/11/2024).

BACA JUGA:
Lantik Djoko Siswanto Jadi Kepala SKK Migas, Ini Pesan Bahlil


&quot;Jangan sampai saya sudah jalan 7 langkah, teman-teman bilang, Bos, jangan lupa 7 langkah, Bos 4 langkah mundur dulu. Nah, kalau ini sudah disepakati, saya suka juga untuk menerabas ini barang,&quot; tegasnya menambahkan.Bahlil menambahkan apalagi dirinya sudah menyampaikan bahwa pengeboran minyak ilegal per hari ini mencapai kurang lebih sekitar 7 ribu hingga 8 ribu barel oil per day (BOPD).
Menurutnya, apabila pemerintah sudah memaksimalkan peranan Ditjen Gakkum ini maka pihaknya bisa langsung meminta Pertamina untuk membeli dengan harga keekonomian meskipun mereka seperti plasma inti.
&quot;Katakanlah dia sudah punya, dia bangun di konsesi yang punya yang penting bisnisnya jalan, lingkungannya jalan, itu dibeli dengan harga yang ekonomis agar orang-orang di daerah juga merasakan manfaatnya,&quot; pungkas Bahli.</content:encoded></item></channel></rss>
