<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ini Bukti Indonesia Dibanjiri Barang Impor, Nilainya Tembus USD21,94 Miliar per Oktober 2024</title><description>Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan nilai impor Indonesia mencapai USD21,94 miliar pada Oktober 2024.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/11/15/320/3086010/ini-bukti-indonesia-dibanjiri-barang-impor-nilainya-tembus-usd21-94-miliar-per-oktober-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/11/15/320/3086010/ini-bukti-indonesia-dibanjiri-barang-impor-nilainya-tembus-usd21-94-miliar-per-oktober-2024"/><item><title>Ini Bukti Indonesia Dibanjiri Barang Impor, Nilainya Tembus USD21,94 Miliar per Oktober 2024</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/11/15/320/3086010/ini-bukti-indonesia-dibanjiri-barang-impor-nilainya-tembus-usd21-94-miliar-per-oktober-2024</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/11/15/320/3086010/ini-bukti-indonesia-dibanjiri-barang-impor-nilainya-tembus-usd21-94-miliar-per-oktober-2024</guid><pubDate>Jum'at 15 November 2024 10:16 WIB</pubDate><dc:creator>Atikah Umiyani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/11/15/320/3086010/ini-bukti-indonesia-dibanjiri-barang-impor-nilainya-tembus-usd21-94-miliar-per-oktober-2024-ERRArVIF0o.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ini Bukti Indonesia Dibanjiri Barang Impor (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/11/15/320/3086010/ini-bukti-indonesia-dibanjiri-barang-impor-nilainya-tembus-usd21-94-miliar-per-oktober-2024-ERRArVIF0o.jpg</image><title>Ini Bukti Indonesia Dibanjiri Barang Impor (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan nilai impor Indonesia mencapai USD21,94 miliar pada Oktober 2024. Nilai impor Indonesia ini naik 16,54 persen dibandingkan September 2024.
Plt Kepala BPS Amalia A Widyasanti mengatakan, impor migas sebesar USD3,67 miliar naik 44,98 persen secara bulanan, impor nonmigas USD18,27 miliar naik 12,13 persen.
&quot;Peningkatan nilai impor secara bulanan ini didorong oleh peningkatan nilai impor nonmigas dengan andil 10,50 persen dan peningkatan nilai impor migas dengan andil sebesar 6,04 persen,&quot; ujarnya dalam konferensi pers hari ini, Jumat (15/11/2024).

BACA JUGA:
Neraca Perdagangan Indonesia Surplus USD2,48 Miliar di Oktober 2024

Secara tahunan, lanjut Amalia, nilai impor Oktober 2024 meningkat 17,49 persen di mana nilai impor migas naik 14,32 persen dan impor nonmigas naik 18,14 persen.
Menurutnya, peningkatan nilai impor secara tahunan baik pada komoditas migas dan nonmigas ini disebabkan oleh peningkatan volume dan juga penurunan rata-rata harga agregat.
Amalia menambahkan, pada Oktober 2024, seluruh jenis penggunaan barang impor mengalami peningkatan baik secara bulanan maupun tahunan.

BACA JUGA:
Kriteria Susu Impor yang Bebas Pajak Masuk Indonesia

Secara bulanan, nilai impor barang konsumsi meningkat 10,02 persen, bahan baku penolong meningkat 18,49 persen dan barang modal meningkat 12,55 persen.
&quot;Secara tahunan nilai impor menurut seluruh jenis penggunaan mengalami peningkatan dengan rincian, bahan konsumsi naik 12,16 persen, bahan baku penolong naik 18,48 persen, serta barang modal naik 16,41 persen,&quot; kata Amalia.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan nilai impor Indonesia mencapai USD21,94 miliar pada Oktober 2024. Nilai impor Indonesia ini naik 16,54 persen dibandingkan September 2024.
Plt Kepala BPS Amalia A Widyasanti mengatakan, impor migas sebesar USD3,67 miliar naik 44,98 persen secara bulanan, impor nonmigas USD18,27 miliar naik 12,13 persen.
&quot;Peningkatan nilai impor secara bulanan ini didorong oleh peningkatan nilai impor nonmigas dengan andil 10,50 persen dan peningkatan nilai impor migas dengan andil sebesar 6,04 persen,&quot; ujarnya dalam konferensi pers hari ini, Jumat (15/11/2024).

BACA JUGA:
Neraca Perdagangan Indonesia Surplus USD2,48 Miliar di Oktober 2024

Secara tahunan, lanjut Amalia, nilai impor Oktober 2024 meningkat 17,49 persen di mana nilai impor migas naik 14,32 persen dan impor nonmigas naik 18,14 persen.
Menurutnya, peningkatan nilai impor secara tahunan baik pada komoditas migas dan nonmigas ini disebabkan oleh peningkatan volume dan juga penurunan rata-rata harga agregat.
Amalia menambahkan, pada Oktober 2024, seluruh jenis penggunaan barang impor mengalami peningkatan baik secara bulanan maupun tahunan.

BACA JUGA:
Kriteria Susu Impor yang Bebas Pajak Masuk Indonesia

Secara bulanan, nilai impor barang konsumsi meningkat 10,02 persen, bahan baku penolong meningkat 18,49 persen dan barang modal meningkat 12,55 persen.
&quot;Secara tahunan nilai impor menurut seluruh jenis penggunaan mengalami peningkatan dengan rincian, bahan konsumsi naik 12,16 persen, bahan baku penolong naik 18,48 persen, serta barang modal naik 16,41 persen,&quot; kata Amalia.</content:encoded></item></channel></rss>
